RAKYATKU. COM, MAKASSAR – Program Studi Pendidikan Profesi Bidan di bawah naungan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar sukses mengukir prestasi gemilang. Meski statusnya masih tergolong sebagai program studi (prodi) baru, lini pendidikan penata laksana kesehatan ini langsung berhasil menduduki kasta tertinggi penilaian mutu dengan meraih predikat Akreditasi Unggul pada Selasa, 7 Juli 2026.
Capaian akseleratif ini mematahkan stigma bahwa prodi baru membutuhkan waktu lama untuk mencapai performa tata kelola terbaik. Keberhasilan ini sekaligus mengukuhkan posisi FKIK Unismuh sebagai salah satu kiblat pencetak tenaga kesehatan bereputasi di Indonesia Timur.
Desain Mutu Sejak Peletakan Batu Pertama
Baca Juga : Jadi Tuan Rumah Nasional, Unismuh Makassar Gelar Seminar Hasil Program Kosabangsa Kemendiktisaintek 2025
Kaprodi Pendidikan Profesi Bidan FKIK Unismuh Makassar, Bd. Daswati, S.SiT., M.Keb., menegaskan bahwa lonjakan prestasi ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari blue print perencanaan yang matang sejak awal prodi didirikan.
"Predikat Akreditasi Unggul ini sudah menjadi target mati sejak awal prodi ini dirancang. Target tersebut kami jadikan kompas dalam menyusun perencanaan strategis, mematangkan tata kelola, meningkatkan kualitas SDM, serta memastikan seluruh roda akademik berputar di atas standar mutu nasional," ujar Daswati.
Salah satu pilar utama yang memperkokoh aspek akademik prodi ini adalah penerapan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Melalui pendekatan berbasis luaran ini, poros pendidikan tidak lagi hanya berfokus pada proses perkuliahan konvensional, melainkan bertumpu pada capaian kompetensi riil lulusan yang terukur dan adaptif dengan kebutuhan industri pelayanan kesehatan modern.
Baca Juga : Jadi Tuan Rumah Nasional, Unismuh Makassar Gelar Seminar Hasil Program Kosabangsa Kemendiktisaintek 2025
Selain penguatan kurikulum, manajemen prodi juga secara agresif mendongkrak performa sistem penjaminan mutu internal, produktivitas riset, publikasi ilmiah, pengabdian masyarakat, hingga penyediaan fasilitas laboratorium yang mutakhir.
Sinergi Lintas Sektoral dan Penguatan Praktik Klinik
Dekan FKIK Unismuh Makassar, Prof. Suryani As’ad, memaknai raihan ini sebagai bukti bahwa budaya mutu di tingkat fakultas bergerak secara dinamis. Mengingat prodi ini bersentuhan langsung dengan sektor krusial pelayanan kesehatan ibu dan anak, tanggung jawab yang diemban pasca-akreditasi justru semakin besar.
Baca Juga : Jadi Tuan Rumah Nasional, Unismuh Makassar Gelar Seminar Hasil Program Kosabangsa Kemendiktisaintek 2025
"Akreditasi Unggul menunjukkan fondasi kami sudah kokoh. Namun, tantangan sesungguhnya adalah merawat konsistensi ini. Fokus FKIK ke depan adalah memperkuat kualitas preceptor (dosen pembimbing klinik) yang mumpuni, memperluas ketersediaan lahan pembelajaran praktik profesi yang representatif, serta memperlebar jejaring kemitraan dengan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan," urai Prof. Suryani.
Di sisi lain, Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Prof. Andi Sukri Syamsuri, menilai pencapaian ini merupakan buah dari harmonisasi penjaminan mutu eksternal dan internal yang berjalan sinergis dari tingkat universitas hingga prodi. Pria yang akrab disapa Prof. Andis ini menyebut Unismuh akan terus mendorong seluruh prodi untuk melampaui standar nasional melalui inovasi akademik berkelanjutan.
Sebuah Amanah dan Energi Inovasi
Baca Juga : Jadi Tuan Rumah Nasional, Unismuh Makassar Gelar Seminar Hasil Program Kosabangsa Kemendiktisaintek 2025
Apresiasi mendalam turut datang dari Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abd. Rakhim Nanda. Menurutnya, predikat tertinggi ini merupakan bentuk amanah kolektif yang harus dipertanggungjawabkan langsung kepada masyarakat melalui kualitas lulusan di lapangan.
"Bagi Unhas dan Muhammadiyah, akreditasi bukan sekadar mengejar status atau gengsi kelembagaan, melainkan sebuah ikhtiar untuk menghadirkan layanan akademik yang berdampak nyata. Capaian ini harus dikonversi menjadi energi baru untuk memperkuat tata kelola kampus yang bereputasi," tegas Dr. Abd. Rakhim Nanda.
Menatap masa depan, Daswati optimistis predikat Akreditasi Unggul ini akan menjadi batu pijakan bagi Prodi Pendidikan Profesi Bidan FKIK Unismuh untuk terus melahirkan bidan-bidan profesional yang tidak hanya unggul dalam aspek klinis, tetapi juga memiliki integritas, etika profesi yang kuat, serta empati tinggi dalam pelayanan kesehatan publik.
