Kamis, 23 April 2026 17:49

Golden Asian Rilis 40 Menu Baru, Four Points Makassar Targetkan F&B Tumbuh 40%

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Lobster fruits Salad Golden Asian by Fourpoint by Sheraton
Lobster fruits Salad Golden Asian by Fourpoint by Sheraton

Four Points by Sheraton Makassar meluncurkan 40 menu Chinese halal tanpa alkohol untuk memperkuat pasar wedding dan keluarga. Strategi ini ditargetkan mendorong kontribusi F&B hingga 40?ri total pendapatan hotel.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR — Sektor perhotelan di Makassar kembali memacu strategi bisnis berbasis kuliner. Golden Asian Restaurant yang berada di bawah naungan Four Points by Sheraton Makassar resmi meluncurkan 40 menu baru Chinese food halal, sebagai langkah agresif memperkuat daya saing sekaligus mengoptimalkan ceruk pasar wedding dan banquet.

Langkah ini bukan sekadar penyegaran menu, melainkan strategi komersial terukur. Dengan menargetkan kontribusi pendapatan hingga 30–40 persen dari lini Food & Beverage (F&B), hotel ini memposisikan kuliner sebagai mesin pertumbuhan baru di tengah persaingan industri hospitality yang semakin ketat.

Executive Chinese Chef Golden Asian Restaurant, Sifu Tan Kim Tiong, yang didatangkan langsung dari Malaysia, menjadi kunci diferensiasi produk. Ia menghadirkan racikan autentik dengan sentuhan modern melalui beragam hidangan berbasis udang, daging sapi, ayam, hingga menu premium seperti teripang dan kepiting.

Baca Juga : Program Umrah Jadi Magnet, Industri Pembiayaan Masuk Ranah Spiritual

“Keunggulan kami ada pada saus yang diracik sendiri dengan karakter rasa yang tidak ditemukan di tempat lain. Ini menjadi identitas sekaligus nilai jual utama,” ujar Sifu Tan.

Dari sisi pricing, Golden Asian tetap bermain kompetitif. Paket Chinese wedding ditawarkan mulai dari Rp3,2 juta per meja, angka yang dinilai masih terjangkau untuk segmen menengah ke atas, sekaligus menjaga volume pasar tetap stabil.

Director of Sales and Marketing Four Points by Sheraton Makassar, Devi Pujayanti, menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mempertahankan positioning Golden Asian sebagai destinasi utama Chinese halal dining di Makassar.

Baca Juga : TA Wedding Gallery Makassar Tawarkan Konsep ‘Nikah Dulu, Bayar Belakangan’

“Kami melihat demand untuk Chinese wedding dan banquet masih sangat tinggi. Dengan tambahan puluhan varian menu baru, kami optimistis Golden Asian tetap menjadi pilihan utama masyarakat, apalagi dengan harga yang masih kompetitif,” jelas Devi.

Secara kinerja, segmen wedding menjadi tulang punggung. Hotel ini mencatat rata-rata 50 acara pernikahan setiap tiga bulan, angka yang mencerminkan kuatnya pasar event sosial di Makassar. Dengan tambahan menu baru, potensi peningkatan nilai transaksi per event (average spending) pun terbuka lebar.

Founder IMB Group, Idris Manggabarani, turut menyoroti pentingnya ekosistem dalam mendorong pertumbuhan bisnis perhotelan, termasuk peran media.

Baca Juga : F.our Points by Sheraton Makassar Hadirkan Paket Pernikahan Mewah di Ballroom Termegah dengan Kapasitas Hingga 5.000 Tamu

“Kami berterima kasih atas dukungan berbagai pihak, khususnya media, yang menjadi bagian penting dalam perkembangan aktivitas hotel. Harapannya, kolaborasi ini terus terjalin dan saling menguatkan,” ujarnya.

Dengan kombinasi inovasi produk, strategi harga, dan penguatan pasar wedding, Four Points by Sheraton Makassar menunjukkan bahwa sektor F&B bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan pilar utama dalam mengakselerasi pertumbuhan bisnis hotel di era kompetisi berbasis pengalaman.

Mantap sekali mungkin bisa diangkat juga ke hotel yg mengusung konsep halal selain makanannya.

Baca Juga : Santika Hotel Tawarkan Paket Pernikahan Terbaik di 2024

Karena hotel ini tidak ada minuman beralkohol biar bisa jd data tarik pembaca

Masuk—itu justru angle yang bisa memperkuat diferensiasi bisnisnya. Saya tajamkan dengan memasukkan positioning hotel sebagai destinasi halal-friendly, bukan sekadar menu.

Judul:

Baca Juga : Pasangan Ini Kembalikan Uang dari Tamu yang Salah Tulis Nominal di Cek Hadiah Pernikahan

Strategi Halal Four Points Makassar: 40 Menu Chinese Baru Tanpa Alkohol Bidik Lonjakan Revenue F&B

Makassar, 23 April 2026 — Four Points by Sheraton Makassar mempertegas positioning sebagai hotel berkonsep halal-friendly dengan meluncurkan 40 menu baru Chinese food di Golden Asian Restaurant. Tak hanya menonjolkan kehalalan bahan makanan, hotel ini juga konsisten tidak menyediakan minuman beralkohol, menjadikannya salah satu diferensiasi kuat di pasar hospitality Makassar.

Baca Juga : Pasangan Ini Kembalikan Uang dari Tamu yang Salah Tulis Nominal di Cek Hadiah Pernikahan

Langkah ini menjadi strategi bisnis yang terukur. Di tengah meningkatnya permintaan terhadap layanan berbasis halal, terutama untuk segmen wedding dan keluarga, Four Points menangkap peluang tersebut dengan memperkuat lini Food & Beverage (F&B) sebagai penggerak utama pendapatan.

Baca Juga : Pasangan Ini Kembalikan Uang dari Tamu yang Salah Tulis Nominal di Cek Hadiah Pernikahan

Director of Sales and Marketing Four Points by Sheraton Makassar, Devi Pujayanti, menegaskan bahwa konsep halal tidak hanya berhenti pada menu, tetapi menjadi bagian dari keseluruhan pengalaman tamu.

Baca Juga : Pasangan Ini Kembalikan Uang dari Tamu yang Salah Tulis Nominal di Cek Hadiah Pernikahan

“Kami ingin memberikan rasa nyaman bagi tamu, khususnya untuk acara keluarga dan pernikahan. Selain menu Chinese halal, kami juga tidak menyediakan alkohol sehingga lebih sesuai dengan kebutuhan pasar mayoritas di Makassar,” ujarnya.

Inovasi menu menjadi ujung tombak. Executive Chinese Chef Sifu Tan Kim Tiong yang didatangkan dari Malaysia menghadirkan puluhan hidangan berbasis udang, daging sapi, ayam hingga menu premium seperti teripang dan kepiting. Seluruh menu diperkuat dengan racikan saus khas yang dikembangkan sendiri.

Baca Juga : Pasangan Ini Kembalikan Uang dari Tamu yang Salah Tulis Nominal di Cek Hadiah Pernikahan

“Cita rasa tetap autentik Chinese, tetapi kami pastikan halal dan bisa diterima semua kalangan. Saus kami menjadi pembeda karena diracik khusus,” jelas Sifu Tan.

Dari sisi komersial, paket Chinese wedding ditawarkan mulai Rp3,2 juta per meja. Harga ini dinilai kompetitif untuk mendorong volume event sekaligus meningkatkan nilai transaksi. Saat ini, Four Points Makassar mencatat sekitar 50 acara pernikahan setiap tiga bulan—pasar yang menjadi tulang punggung pertumbuhan F&B.

Baca Juga : Pasangan Ini Kembalikan Uang dari Tamu yang Salah Tulis Nominal di Cek Hadiah Pernikahan

Dengan tambahan variasi menu dan penguatan konsep halal, manajemen menargetkan kontribusi revenue F&B dapat mencapai 30–40 persen terhadap total pendapatan hotel.

Baca Juga : Pasangan Ini Kembalikan Uang dari Tamu yang Salah Tulis Nominal di Cek Hadiah Pernikahan

Founder IMB Group, Idris Manggabarani, menyebut keberhasilan strategi ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk media dalam membangun awareness pasar.

“Konsep halal ini bukan hanya tren, tapi kebutuhan pasar. Kami optimistis ini akan menjadi daya tarik kuat dan terus mendorong pertumbuhan bisnis hotel,” ujarnya.

Di tengah persaingan industri perhotelan yang semakin mengarah pada pengalaman dan segmentasi pasar, Four Points by Sheraton Makassar menunjukkan bahwa diferensiasi berbasis nilai—seperti konsep halal menyeluruh—dapat menjadi kunci untuk memenangkan pasar sekaligus memperkuat loyalitas pelanggan.

Baca Juga : Pasangan Ini Kembalikan Uang dari Tamu yang Salah Tulis Nominal di Cek Hadiah Pernikahan

Buat jd berita ekobis yg menarik, kuat dan berbobot

Four Points by Sheraton Makassar mempertegas positioning sebagai hotel berkonsep halal-friendly dengan meluncurkan 40 menu baru Chinese food di Golden Asian Restaurant.

Tak hanya menonjolkan kehalalan bahan makanan, hotel ini juga konsisten tidak menyediakan minuman beralkohol, menjadikannya salah satu diferensiasi kuat di pasar hospitality Makassar.

Baca Juga : Pasangan Ini Kembalikan Uang dari Tamu yang Salah Tulis Nominal di Cek Hadiah Pernikahan

Langkah ini menjadi strategi bisnis yang terukur. Di tengah meningkatnya permintaan terhadap layanan berbasis halal, terutama untuk segmen wedding dan keluarga, Four Points menangkap peluang tersebut dengan memperkuat lini Food & Beverage (F&B) sebagai penggerak utama pendapatan.

Founder IMB Group, Idris Manggabarani, mengungkapkan Di tengah persaingan industri perhotelan yang semakin mengarah pada pengalaman dan segmentasi pasar, Four Points by Sheraton Makassar menunjukkan bahwa diferensiasi berbasis nilai seperti konsep halal menyeluruh dapat menjadi kunci untuk memenangkan pasar sekaligus memperkuat loyalitas pelanggan.

“Konsep halal ini bukan hanya tren, tapi kebutuhan pasar. Kami optimistis ini akan menjadi daya tarik kuat dan terus mendorong pertumbuhan bisnis hotel,” ujarnya.

Baca Juga : Pasangan Ini Kembalikan Uang dari Tamu yang Salah Tulis Nominal di Cek Hadiah Pernikahan

Executive Chinese Chef Sifu Tan Kim Tiong yang didatangkan dari Malaysia menghadirkan puluhan hidangan berbasis udang, daging sapi, ayam hingga menu premium seperti teripang dan kepiting. Seluruh menu diperkuat dengan racikan saus khas yang dikembangkan sendiri.

“Cita rasa tetap autentik Chinese, tetapi kami pastikan halal dan bisa diterima semua kalangan. Saus kami menjadi pembeda karena diracik khusus, mungkin di tempat lain olahan sama tapi rasa yang berbeda” jelas Sifu Tan.

Baca Juga : Pasangan Ini Kembalikan Uang dari Tamu yang Salah Tulis Nominal di Cek Hadiah Pernikahan

Director of Sales and Marketing Four Points by Sheraton Makassar, Devi Pujayanti, menegaskan bahwa konsep halal tidak hanya berhenti pada menu, tetapi menjadi bagian dari keseluruhan pengalaman tamu.

Baca Juga : Pasangan Ini Kembalikan Uang dari Tamu yang Salah Tulis Nominal di Cek Hadiah Pernikahan

“Kami ingin memberikan rasa nyaman bagi tamu, khususnya untuk acara keluarga dan pernikahan. Selain menu Chinese halal, kami juga tidak menyediakan alkohol sehingga lebih sesuai dengan kebutuhan pasar mayoritas di Makassar,” ujarnya.

Dari sisi komersial, hadirnya menu baru ini akan menjadi Varian berbeda bagi para tamu Chinese wedding karena selain menjadi varian pada paket wedding, menu baru ini dapat di pesan terpisah dari paket sebagai menu tambahan atau pelengkap, salah satu paket Chinese wedding ditawarkan mulai Rp3,2 juta per meja yang isinya 10 orang. Harga ini dinilai kompetitif dengan menu yang spesial dan rasa yang dijamin enak dan halal.

Saat ini, Four Points Makassar mencatat ada sekitar 50 acara pernikahan setiap tiga bulan

Baca Juga : Pasangan Ini Kembalikan Uang dari Tamu yang Salah Tulis Nominal di Cek Hadiah Pernikahan

Dengan tambahan variasi menu dan penguatan konsep halal, manajemen menargetkan kontribusi revenue F&B dapat mencapai 30–40 persen terhadap total pendapatan hotel.

Inovasi menu menjadi ujung tombak.

Judul:

Baca Juga : Pasangan Ini Kembalikan Uang dari Tamu yang Salah Tulis Nominal di Cek Hadiah Pernikahan

Strategi Halal Four Points Makassar: 40 Menu Chinese Baru Jadi Mesin Pertumbuhan F&B

Makassar, 23 April 2026 — Four Points by Sheraton Makassar mengakselerasi strategi bisnisnya dengan mempertegas konsep halal-friendly melalui peluncuran 40 menu baru Chinese food di Golden Asian Restaurant. Langkah ini tidak hanya memperkaya variasi kuliner, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan pendapatan, khususnya dari lini Food & Beverage (F&B).

Berbeda dari hotel pada umumnya, Four Points Makassar konsisten tidak menyediakan minuman beralkohol. Kebijakan ini menjadi bagian dari positioning bisnis yang menyasar pasar mayoritas, terutama segmen keluarga dan wedding, yang kini menunjukkan tren peningkatan terhadap layanan berbasis halal.

Baca Juga : Pasangan Ini Kembalikan Uang dari Tamu yang Salah Tulis Nominal di Cek Hadiah Pernikahan

Founder IMB Group, Idris Manggabarani, menilai diferensiasi berbasis nilai menjadi kunci dalam memenangkan persaingan industri perhotelan yang semakin kompetitif dan tersegmentasi.

“Konsep halal ini bukan hanya tren, tapi kebutuhan pasar. Kami optimistis ini akan menjadi daya tarik kuat dan terus mendorong pertumbuhan bisnis hotel,” ujar Idris.

Dari sisi produk, inovasi menu menjadi ujung tombak. Executive Chinese Chef Golden Asian Restaurant, Sifu Tan Kim Tiong, yang didatangkan dari Malaysia, menghadirkan beragam hidangan mulai dari olahan udang, daging sapi, ayam hingga menu premium seperti teripang dan kepiting. Seluruh sajian diperkuat dengan racikan saus khas yang dikembangkan secara eksklusif.

Baca Juga : Pasangan Ini Kembalikan Uang dari Tamu yang Salah Tulis Nominal di Cek Hadiah Pernikahan

“Cita rasa tetap autentik Chinese, tetapi kami pastikan halal dan bisa diterima semua kalangan. Mungkin di tempat lain bahan sama, tetapi rasa kami berbeda karena saus diracik khusus,” jelas Sifu Tan.

Director of Sales and Marketing Four Points by Sheraton Makassar, Devi Pujayanti, menegaskan bahwa konsep halal tidak berhenti pada aspek makanan, melainkan menjadi bagian dari keseluruhan pengalaman tamu.

“Kami ingin menghadirkan rasa nyaman, khususnya untuk acara keluarga dan pernikahan. Dengan tidak adanya alkohol serta pilihan menu yang variatif, kami melihat ini sangat relevan dengan kebutuhan pasar di Makassar,” ujarnya.

Baca Juga : Pasangan Ini Kembalikan Uang dari Tamu yang Salah Tulis Nominal di Cek Hadiah Pernikahan

Secara komersial, peluncuran menu baru ini juga memperkuat daya tarik paket Chinese wedding. Selain menjadi bagian dari paket utama, menu tambahan dapat dipesan secara fleksibel sebagai pelengkap. Paket Chinese wedding ditawarkan mulai Rp3,2 juta per meja untuk 10 orang—harga yang dinilai kompetitif di kelasnya.

Kinerja segmen wedding sendiri terbilang solid, dengan rata-rata sekitar 50 acara pernikahan setiap tiga bulan. Dengan tambahan variasi menu dan penguatan konsep halal, manajemen menargetkan kontribusi F&B mampu menyumbang 30–40 persen terhadap total revenue hotel.

Di tengah dinamika industri hospitality yang semakin menekankan pengalaman dan nilai, Four Points by Sheraton Makassar menunjukkan bahwa strategi halal terintegrasi bukan hanya diferensiasi, tetapi juga motor pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

#Four Points Makassar #Golden Asian #Chinese food halal #F&B #wedding #Paket pernikahan #strategi bisnis