RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin mengajak seluruh ulama di Sulsel menggelar doa bersama agar seluruh stakeholder dimudahkan dan dikuatkan dalam menghadapi musibah bencana alam seperti banjir dan longsor.
Baca Juga : Dorong UMKM Naik Kelas, BI Sulsel dan Pemprov Pacu Daya Saing Wastra Heritage Market 2026
Baca Juga : Ketua KIMA Shooting Club Jalin Silaturahmi dengan UNITAMA Makassar
Baca Juga : Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Nanas, Mantan Pj Gubernur: Saya Pastikan Clear and Clean
"Saya berdialog dan meminta doa kepada para ulama kita di Sulsel ini. Kita akhir-akhir ini banyak sekali cobaan dari Allah SWT. Kita sebagai umat, sebagai pemerintah, selain berupaya apa yang bisa kita lakukan berdasarkan manajemen bencana," kata Bahtiar usai berdiskusi dengan Pengurus Wilayah NU Provinsi Sulsel, Rabu, 8 Mei 2024.
Baca Juga : Dorong UMKM Naik Kelas, BI Sulsel dan Pemprov Pacu Daya Saing Wastra Heritage Market 2026
Baca Juga : Ketua KIMA Shooting Club Jalin Silaturahmi dengan UNITAMA Makassar
Baca Juga : Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Nanas, Mantan Pj Gubernur: Saya Pastikan Clear and Clean
Menurut Bahtiar, daerah kita ini dikelola dengan berlandaskan keyakinan dan kepercayaan kepada Tuhan yang Maha Kuasa. "Kami memohon kepada para ulama Sulsel untuk melakukan doa bersama di masjid dan rumah-rumah ibadah di seluruh Sulsel," tuturnya.
Baca Juga : Dorong UMKM Naik Kelas, BI Sulsel dan Pemprov Pacu Daya Saing Wastra Heritage Market 2026
Baca Juga : Ketua KIMA Shooting Club Jalin Silaturahmi dengan UNITAMA Makassar
Baca Juga : Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Nanas, Mantan Pj Gubernur: Saya Pastikan Clear and Clean
Baca Juga : Raih Progres 25 Persen, PT Bumi Karsa Dapat Apresiasi DPRD Sulsel untuk Proyek MYP Paket 3
Kemudian, dukungan dari para ulama dengan berbagai bentuk menggerakkan partisipasi masyarakat, bantuan sumbangan, baik fisik tenaga maupun berupa benda lainnya yang disumbangkan.
Baca Juga : Dorong UMKM Naik Kelas, BI Sulsel dan Pemprov Pacu Daya Saing Wastra Heritage Market 2026
Baca Juga : Ketua KIMA Shooting Club Jalin Silaturahmi dengan UNITAMA Makassar
Baca Juga : Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Nanas, Mantan Pj Gubernur: Saya Pastikan Clear and Clean
"Nah saya update sampai hari ini perkembangan penanganan menjadi semakin baik, pengendalian di lapangan beberapa hari terakhir ini dipimpin oleh Bapak Kapolda bersama Pangdam," lanjutnya.
Baca Juga : Dorong UMKM Naik Kelas, BI Sulsel dan Pemprov Pacu Daya Saing Wastra Heritage Market 2026
Baca Juga : Ketua KIMA Shooting Club Jalin Silaturahmi dengan UNITAMA Makassar
Baca Juga : Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Nanas, Mantan Pj Gubernur: Saya Pastikan Clear and Clean
Wilayah Latimojong yang kemarin terisolir sudah bisa ditembus, namun mobilisasi bantuan masih melalui udara.
Baca Juga : Dorong UMKM Naik Kelas, BI Sulsel dan Pemprov Pacu Daya Saing Wastra Heritage Market 2026
Baca Juga : Ketua KIMA Shooting Club Jalin Silaturahmi dengan UNITAMA Makassar
Baca Juga : Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Nanas, Mantan Pj Gubernur: Saya Pastikan Clear and Clean
"Kalau tidak salah ada 12 Desa, dan medannya tidak mudah. Kita lakukan upaya percepatan. Jadi TNI-Polri bersama teman-teman relawan lembaga lainnya termasuk kementerian, berupaya bagaimana membangun jembatan secepatnya," urainya.
Baca Juga : Dorong UMKM Naik Kelas, BI Sulsel dan Pemprov Pacu Daya Saing Wastra Heritage Market 2026
Baca Juga : Ketua KIMA Shooting Club Jalin Silaturahmi dengan UNITAMA Makassar
Baca Juga : Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Nanas, Mantan Pj Gubernur: Saya Pastikan Clear and Clean
"Tapi upaya ini sudah semakin baik, termasuk relawan dan tenaga medis karena sudah membangun posko-posko, nanti kita akan perbanyak titik pelayanan nantinya," lanjutnya.
Baca Juga : Dorong UMKM Naik Kelas, BI Sulsel dan Pemprov Pacu Daya Saing Wastra Heritage Market 2026
Baca Juga : Ketua KIMA Shooting Club Jalin Silaturahmi dengan UNITAMA Makassar
Baca Juga : Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Nanas, Mantan Pj Gubernur: Saya Pastikan Clear and Clean
Bahtiar menambahkan, daerah terdampak memerlukan penanganan langsung. Logistik diangkut menggunakan helikopter dari TNI, Polri, dan BNPB.
