Minggu, 13 September 2026 08:39

Menyongsong Indonesia Emas 2045: OJK Tegaskan Pentingnya Kesehatan Finansial dan Kewaspadaan Generasi Muda

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kepala OJK Sulselbar Much. Muchlasin
Kepala OJK Sulselbar Much. Muchlasin

Kepala OJK Sulselbar Moh. Muchlasin tekankan pentingnya tabungan emas dan kewaspadaan terhadap penipuan keuangan (pasobis) demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR — Menuju momentum Indonesia Emas 2045, kesiapan bangsa tidak hanya diukur dari megahnya pembangunan infrastruktur atau laju pertumbuhan ekonomi nasional semata. Fondasi paling mendasar justru terletak pada kualitas sumber daya manusia—khususnya kesiapan fisik dan ketahanan finansial generasi muda yang akan menjadi pilar utama 19 tahun mendatang.

Pesan krusial tersebut ditegaskan oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar), Moh. Muchlasin, dalam ajang Gold Run yang diselenggarakan oleh PT Pegadaian di Makassar. Kehadiran OJK dalam kegiatan ini tidak sekadar memberikan apresiasi atas inovasi literasi keuangan berbasis olahraga, tetapi juga membawa misi edukasi strategis bagi masyarakat luas.

Dari Sehat Fisik Menuju Sehat Finansial

Baca Juga : Sinergi Pegadaian, OJK, dan Pemkot Makassar, Olahraga Jadi Pintu Masuk Membangun Benteng Keuangan Masa Depan

Dalam arahannya, Moh. Muchlasin menggarisbawahi fenomena positif masyarakat Makassar yang kian aktif berolahraga dan menjaga kebugaran tubuh. Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa kesehatan fisik yang prima tidak akan cukup jika tidak diimbangi dengan kesehatan finansial yang solid dan terencana.

"Badan boleh sehat, tetapi jangan sampai kita 'masuk angin' secara finansial saat dihadapkan pada kewajiban biaya pendidikan, pembayaran cicilan, hingga persiapan dana pernikahan. Kesehatan fisik dan ketahanan finansial harus berjalan beriringan sejak dini," tegas Moh. Muchlasin di hadapan para peserta.

Secara historis, pada dekade 1960-an, posisi ekonomi Indonesia relatif setara dengan beberapa negara berkembang lainnya di Asia. Untuk mampu bertransformasi menjadi negara maju (developed country), kesadaran mengelola keuangan dan membangun basis tabungan yang kuat sejak usia muda—terutama bagi generasi yang kini berusia belasan hingga 20-an tahun—menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar.

Baca Juga : Alarm Kenaikan Penyakit Kronis Usia Muda, BPJS Kesehatan Perkuat Skrining dan Kampanyekan Gerakan Hidup Sehat

Investasi Emas dan Benteng Menghadapi Modus Pasobis

Sebagai salah satu instrumen ketahanan ekonomi jangka panjang, OJK merekomendasikan tabungan emas sebagai langkah awal investasi yang aman dan teruji. Emas dinilai memiliki daya tahan tinggi terhadap inflasi (hedging), berisiko relatif rendah, serta bernilai strategis untuk menjaga stabilitas finansial di masa depan.

Namun, seiring dengan dorongan budaya menabung, OJK juga mengeluarkan peringatan keras terkait maraknya praktik kejahatan keuangan, seperti penipuan siber (pasobis) dan investasi bodong yang menawarkan skema keuntungan instan secara tidak rasional.

Baca Juga : AHM Best Student 2026 Tantang Gen Z Lahirkan Inovasi Berbasis SDGs

Untuk membentengi diri dari risiko kerugian keuangan, OJK mengimbau masyarakat memperhatikan tiga langkah utama:

Waspadai Iming-iming Keuntungan Cepat: Hindari godaan investasi yang menjanjikan lonjakan dana drastis dalam waktu singkat tanpa rasionalitas skema bisnis yang jelas.

Gunakan Lembaga Legal dan Terdaftar: Pastikan seluruh transaksi keuangan dilakukan melalui lembaga resmi yang terdaftar dan berada di bawah pengawasan OJK, seperti PT Pegadaian.

Baca Juga : DANCOW Indonesia Cerdas Hadir Perdana di Sulsel, Athirah Bukit Baruga Wakili Timur Indonesia ke Panggung Nasional

Manfaatkan Kanal Pengaduan Resmi: Apabila mengindikasikan potensi penipuan atau mengalami kendala transaksi, masyarakat diimbau segera memanfaatkan layanan pengaduan OJK atau mendatangi kantor operasional terdekat.

Dengan memadukan pola hidup sehat, kebiasaan berinvestasi sejak dini, serta tingkat kewaspadaan yang tinggi terhadap berbagai modus kejahatan finansial, generasi muda Indonesia diharapkan mampu menjadi motor penggerak utama dalam membawa bangsa berdiri sejajar dengan negara-negara maju pada tahun 2045.

#Indonesia Emas 2045 #tabungan emas Pegadaian #Penipuan Keuangan Pasobis #Literasi Finansial Makassar #Moh Muchlasin OJK.