Minggu, 13 September 2026 08:58

Sinergi Pegadaian, OJK, dan Pemkot Makassar, Olahraga Jadi Pintu Masuk Membangun Benteng Keuangan Masa Depan

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
(Ki-kan) Kepala OJK Sulselbar Much. Muchlasin, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga kita Makassar Syamsul. Bahri, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI Makassar (SulSelBarRa Maluku) Pratikno
(Ki-kan) Kepala OJK Sulselbar Much. Muchlasin, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga kita Makassar Syamsul. Bahri, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI Makassar (SulSelBarRa Maluku) Pratikno

Pegadaian Makassar bersama OJK Sulselbar dan Dispora Makassar sukses menggelar Gold Run 1.500 runner. Edukasi tabungan emas dan cegah penipuan pasobis.

RAKYATKU. COM, MAKASSAR — Ajang Gold Run yang diselenggarakan PT Pegadaian Kanwil VI Makassar sukses menyedot perhatian publik,minggu (13/9).

Sebanyak 1.500 pelari berhasil menyentuh garis finish dalam kegiatan yang tidak hanya menggelorakan gaya hidup sehat, tetapi juga mengusung filosofi konsistensi finansial, kewaspadaan terhadap kejahatan keuangan digital, serta aksi kepedulian lingkungan menuju Indonesia Emas 2045.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI Makassar (Sulselbar-Maluku), Pratikno, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta dan pihak yang mendukung suksesnya ajang ini. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa olahraga lari memiliki kemiripan mendasar dengan upaya membangun masa depan finansial.

Baca Juga : Lewat Gold Run 2026, PT Pegadaian Kanwil VI Makassar Tebarkan Filosofi Konsistensi Finansial Masa Depan

"Lari mengajarkan kita tentang konsistensi. Dari langkah-langkah kecil secara konsisten, tujuan besar akhirnya tercapai. Hal ini sama persis dengan upaya membangun keamanan finansial di masa depan. PT Pegadaian hadir untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mewujudkan ketahanan finansial tersebut," ungkap Pratikno.

Edukasi Finansial dan Kewaspadaan Pasobis

Sejalan dengan semangat tersebut, Kepala OJK Sulselbar, Moh. Muchlasin, mengingatkan pentingnya kesiapan finansial generasi muda yang berusia belasan hingga 20-an tahun sebagai pilar utama 19 tahun mendatang menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga : Menyongsong Indonesia Emas 2045: OJK Tegaskan Pentingnya Kesehatan Finansial dan Kewaspadaan Generasi Muda

"Badan boleh sehat, tetapi jangan sampai kita 'masuk angin' secara finansial saat menghadapi biaya pendidikan, cicilan, hingga dana pernikahan. Kesehatan fisik dan finansial harus berjalan seiring," jelas Moh. Muchlasin.

OJK merekomendasikan tabungan emas—seperti layanan dari Pegadaian—sebagai instrumen investasi yang aman dan efektif menjaga nilai aset (hedging). Di saat yang sama, OJK memperingatkan masyarakat agar mewaspadai tawaran investasi bodong dan modus penipuan siber (pasobis). Masyarakat diimbau selalu menggunakan lembaga keuangan legal dan terdaftar serta memanfaatkan kanal pengaduan resmi OJK jika menemukan hal mencurigakan.

Dukungan Pemkot Makassar dan Inovasi "Makassar Move"

Baca Juga : DPRD Kota Makassar Perkuat Pengawasan Fungsi Pemuda dan Olahraga, Dorong Percepatan Aset dan Fasilitas Publik

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar, Syamsul Bahri, turut mengapresiasi kontribusi Pegadaian yang menghidupkan iklim olahraga kota setiap akhir pekan. Pada kesempatan itu, ia mengajak masyarakat memanfaatkan fitur Makassar Move pada aplikasi Lontara.

"Lewat Makassar Move, masyarakat tidak hanya merekam aktivitas olahraga, tetapi juga bisa melaporkan kondisi lingkungan sekitar—seperti jalan rusak atau masalah sampah. Kami juga terus mendorong keterlibatan warga dalam pemilahan sampah dari rumah tangga demi kelestarian lingkungan," tutur Syamsul Bahri.

Sinergi antara gaya hidup sehat, konsistensi menabung emas, penggunaan aplikasi publik, serta kewaspadaan finansial ini menjadi bukti kolaborasi nyata antara BUMN, regulator, dan pemerintah daerah dalam mencetak generasi muda Makassar yang tangguh dan siap menyongsong masa depan.

#pegadaian #OJK sulselbar #dispora makassar #Gold Run #Tabungan emas #Makassar Move #Pasobis #Indonesia Emas 2045