Sabtu, 27 Juni 2026 10:23

Musim Libur Sekolah: Asmo Sulsel Ingatkan Orang Tua Prioritaskan Keselamatan Anak Lewat Kampanye #Cari_Aman

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) selaku main dealer sepeda motor Honda di wilayah Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, dan Ambon, mengeluarkan imbauan tegas agar masyarakat tetap mengutamakan keselamatan berkendara (safety riding), khususnya saat membonceng anak-anak.
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) selaku main dealer sepeda motor Honda di wilayah Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, dan Ambon, mengeluarkan imbauan tegas agar masyarakat tetap mengutamakan keselamatan berkendara (safety riding), khususnya saat membonceng anak-anak.

Musim libur sekolah, Asmo Sulsel ingatkan keselamatan anak di motor via #Cari_Aman. Helm SNI khusus anak & jaga kecepatan stabil jadi kunci utama.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Memasuki masa libur sekolah, mobilitas masyarakat di berbagai daerah tercatat mengalami peningkatan signifikan. Banyak keluarga memanfaatkan momentum ini untuk mengunjungi tempat wisata, pusat hiburan, hingga sekadar berkeliling kota dengan menggunakan sepeda motor.

Menyikapi tren tersebut, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) selaku main dealer sepeda motor Honda di wilayah Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, dan Ambon, mengeluarkan imbauan tegas agar masyarakat tetap mengutamakan keselamatan berkendara (safety riding), khususnya saat membonceng anak-anak.

Melalui kampanye berkelanjutan #Cari_Aman, Asmo Sulsel mengajak para orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan guna memastikan setiap perjalanan liburan bersama keluarga tetap berjalan aman, nyaman, dan bebas dari risiko kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga : Dobrak Gaya Ritel Konvensional, Asmo Sulsel Ekspansi Pameran Komunitas di Jaringan Kafe Lintas Provinsi

Karakter Fisik Berbeda: Aturan Ketat Membonceng Anak di Atas Motor

Membonceng anak-anak di atas sepeda motor membutuhkan perhatian jauh lebih khusus dibanding membonceng orang dewasa. Hal ini dikarenakan kondisi fisik, kekuatan otot, serta kemampuan anak dalam menjaga keseimbangan di atas kendaraan masih sangat terbatas.

Asmo Sulsel menekankan beberapa parameter penting yang wajib dipenuhi orang tua sebelum memutuskan membawa anak berkendara:

Baca Juga : Sentuhan Hangat di Bissoloro: Asmo Sulsel Sulap Moda Transportasi Jadi Perekat Bapak dan Anak

Stabilitas Duduk: Anak harus sudah cukup besar untuk duduk secara mandiri dan stabil di jok belakang.

Jangkauan Fisik: Kaki anak harus mampu menapak dengan sempurna pada pijakan kaki (footstep) bawaan sepeda motor.

Kondisi Fisik: Hindari membonceng anak dalam kondisi mengantuk atau kelelahan karena risiko terjatuh akibat hilangnya keseimbangan sangat tinggi.

Baca Juga : Berkendara Aman dengan Motor Listrik, Ini Perbedaan yang Perlu Dipahami Pengguna

Standardisasi Gears: Helm SNI Khusus Anak Bukan Opsi, Melainkan Wajib

Kesalahan umum yang sering dijumpai di lapangan adalah abainya orang tua terhadap penggunaan alat pelindung diri (APD) pada anak. Dalam kampanye #Cari_Aman, Asmo Sulsel menegaskan bahwa proteksi terhadap anak tidak boleh dikompromikan. Anak-anak tetap wajib menggunakan helm berstandar SNI dengan ukuran yang pas (tidak kebesaran) untuk melindungi kepala secara optimal.

Selain helm, penggunaan jaket, celana panjang, dan sepatu tertutup sangat dianjurkan. Perlengkapan ini berfungsi ganda untuk melindungi tubuh anak dari paparan angin malam, terik matahari, hingga meminimalkan risiko cedera fatal atau gesekan kulit apabila terjadi insiden yang tidak diinginkan di jalan raya.

Baca Juga : Edukasi Keselamatan Tak Kenal Usia, Astra Motor Sulsel Latih Warga Lansia Jadi Pembonceng yang Aman

Manajemen Perjalanan: Jaga Kecepatan Kontrol dan Batasi Barang Bawaan

Safety Riding & Community Supervisor Astra Motor Sulawesi Selatan, Habib Permadi, mengingatkan bahwa perilaku berkendara orang tua menjadi cerminan langsung dari keselamatan anak di jok belakang. Pengendara dituntut untuk mengoperasikan motor secara halus (smooth), menghindari akselerasi mendadak, serta tidak melakukan pengereman secara agresif.

"Anak merupakan penumpang yang membutuhkan perhatian lebih saat berada di atas sepeda motor. Karena itu, orang tua perlu memastikan anak menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap, duduk dengan posisi yang benar, dan tidak melakukan perjalanan terlalu lama tanpa beristirahat. Selain itu, pengendara juga harus mengendalikan sepeda motor dengan halus, tidak ugal-ugalan, dan selalu fokus pada kondisi lalu lintas," urai Habib.

Baca Juga : Sinergi Lintas Sektoral, Asmo Sulsel Gandeng Polres Gowa dan Jasa Raharja Tanamkan Budaya #Cari_Aman di SMPN 1 Gowa

Habib juga menyoroti kebiasaan membawa muatan berlebih saat liburan. Barang bawaan yang terlalu banyak dapat mengganggu ruang gerak anak, menghalangi pandangan spion, dan merusak titik keseimbangan (center of gravity) kendaraan. Orang tua disarankan memaksimalkan kapasitas bagasi bawah jok atau menggunakan tas punggung yang ringkas agar tidak mengganggu kontrol setang kemudi.

Bagi keluarga yang menempuh rute jarak jauh, Asmo Sulsel menyarankan untuk melakukan istirahat berkala secara teratur, memilih rute yang ramah berkendara (tidak terlalu padat), serta menjaga ritme kecepatan yang stabil demi menjaga kebugaran fisik anak sepanjang perjalanan.

#asmo sulsel #Cari Aman #safety riding Honda #Habib Permadi #Libur Sekolah 2026 #Tips Berkendara #Helm SNI Anak #astra motor #Sepeda Motor Honda #Info Makassar