Sabtu, 27 Juni 2026 09:35

Sentuhan Inovasi Mahasiswa Poltekpar Makassar: Sulap Sejarah Sanrobone Jadi Paket Wisata Digital

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Mengusung tema besar “The Future of Heritage: Designing, Digitizing, and Celebrating Sanrobone” dengan slogan pemantik “Inspired by History, Powered by Innovation”,
Mengusung tema besar “The Future of Heritage: Designing, Digitizing, and Celebrating Sanrobone” dengan slogan pemantik “Inspired by History, Powered by Innovation”,

Mahasiswa Destinasi Pariwisata Poltekpar Makassar sukses gelar Seminar Project Based Learning (PBL) 2026 dengan fokus digitalisasi dan branding Desa Wisata Sanrobone.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Akselerasi pengembangan desa wisata berbasis cagar budaya (heritage) di Sulawesi Selatan kini mulai menyentuh aspek digitalisasi dan penguatan narasi lokal. Langkah strategis ini dikupas tuntas oleh Program Studi Destinasi Pariwisata Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar melalui perhelatan Seminar Project Based Learning (PBL) 2026 yang berlangsung di Aula I Wayan Bendhi, Makassar, Kamis (25/6).

Mengusung tema besar “The Future of Heritage: Designing, Digitizing, and Celebrating Sanrobone” dengan slogan pemantik “Inspired by History, Powered by Innovation”, seminar ini membedah hasil pengabdian dan riset aplikatif lapangan terintegrasi. Fokus utamanya adalah merancang ulang masa depan pariwisata berbasis masyarakat di Desa Wisata Sanrobone, Kabupaten Takalar.

Direktur Poltekpar Makassar, Herry Rachmat Widjaja, saat membuka agenda secara resmi menjelaskan bahwa skema pembelajaran berbasis proyek ini ditargetkan untuk menembus batas teori di ruang kelas. Mahasiswa ditempa untuk berhadapan langsung dengan dinamika lapangan guna menghasilkan cetak biru (blueprint) destinasi yang aplikatif.

Baca Juga : Poltekpar Makassar Pertahankan Predikat “Informatif” Tiga Tahun Berturut-turut

“Pembelajaran berbasis proyek memungkinkan mahasiswa untuk memahami secara komprehensif dinamika pengelolaan destinasi wisata, sekaligus menghasilkan luaran yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan pemangku kepentingan,” urai Herry Rachmat Widjaja.

Formula Integrasi: Storytelling hingga Paket Wisata Tematik

Dalam sesi pemaparan ilmiah, para mahasiswa Semester IV Program Studi Destinasi Pariwisata membedah ragam analisis struktural dan rekomendasi taktis pasca-turun lapangan. Output riset yang disajikan mencakup perancangan ulang konsep wisata sejarah, formulasi storytelling (narasi kawasan) yang memikat, hingga arsitektur digitalisasi informasi destinasi untuk mempermudah akses wisatawan global.

Baca Juga : Poltekpar Makassar Pertahankan Predikat “Informatif” Tiga Tahun Berturut-turut

Lebih jauh, mahasiswa juga merumuskan draf strategi komunikasi merek (branding) lokal serta cetak biru paket wisata tematik hulu-hilir. Rencana perjalanan tersebut dirancang khusus dengan mengawinkan aspek nilai sejarah kerajaan, atraksi seni budaya, serta pelibatan aktif warga lokal sebagai motor penggerak ekonomi.

Sinergi Segitiga Emas Pariwisata Berkelanjutan

Ajang diseminasi hasil PBL ini tidak berjalan satu arah. Kehadiran Ketua Pokdarwis Desa Wisata Sanrobone, Ir. Muh. Alauddin, bersama Sekretaris Desa Sanrobone, Suwardi, S.Si, menjadi representasi penting dari pilar komunitas dan birokrasi tingkat tapak.

Baca Juga : Poltekpar Makassar Pertahankan Predikat “Informatif” Tiga Tahun Berturut-turut

Sesi diskusi interaktif yang bergulir memberikan ruang bagi pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menyelaraskan rekomendasi akademis mahasiswa dengan kebutuhan riil di lapangan. Validasi dari pihak desa ini memastikan bahwa hasil studi pemetaan potensi tidak berakhir sebagai dokumen berdebu di perpustakaan, melainkan menjadi panduan kerja terukur bagi Pokdarwis.

Melalui seminar hasil PBL ini, Poltekpar Makassar kembali membuktikan perannya sebagai lembaga pendidikan vokasi yang berorientasi pada kontribusi sosial nyata. Inovasi taktis ini diharapkan mampu mendongkrak daya saing dan menempatkan posisi Desa Wisata Sanrobone sebagai salah satu destinasi kultural unggulan yang mandiri, berdaya saing global, namun tetap memegang teguh akar sejarahnya.

#Herry Rachmat Widjaja #Pokdarwis Sanrobone #Storytelling Destinasi Wisata #Paket Wisata Tematik #Aula I Wayan Bendhi #Kuliah Kerja Lapangan Pariwisata.