RAKYATKU. COM, MAKASSAR — Pasar otomotif nasional mulai menunjukkan arah baru. Jika sebelumnya kendaraan listrik lebih didominasi segmen city car, kini persaingan mulai bergeser ke kelas SUV keluarga yang memiliki pasar jauh lebih besar. Momentum itu dimanfaatkan Wuling Motors dengan menghadirkan Wuling Eksion di Makassar, Sulawesi Selatan.
Peluncuran SUV 7-seater terbaru tersebut bukan sekadar penambahan lini produk, tetapi juga menjadi sinyal kuat bahwa peta industri otomotif Indonesia mulai memasuki fase baru elektrifikasi kendaraan keluarga.
Wuling menghadirkan Eksion dalam dua pilihan teknologi sekaligus, yakni full electric vehicle (EV) dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Strategi dual teknologi ini dinilai menjadi langkah realistis untuk menjangkau konsumen Indonesia yang masih berada dalam masa transisi menuju kendaraan listrik penuh.
Baca Juga : Toyota Agya Melesat di Segmen City Car, Kuasai 30 Persen Pasar Compact Entry
Regional Sales Area Wuling Motors, Ary Santoso, mengatakan kehadiran Wuling Eksion dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas keluarga modern yang menginginkan efisiensi tanpa mengorbankan kenyamanan maupun fleksibilitas perjalanan.
“Melalui Wuling Eksion, kami ingin menghadirkan SUV keluarga modern dengan teknologi elektrifikasi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Langkah Wuling membawa model ini ke Makassar juga mencerminkan meningkatnya potensi pasar otomotif elektrifikasi di kawasan Indonesia Timur. Selama ini, penetrasi kendaraan listrik cenderung terpusat di Pulau Jawa, terutama Jakarta dan kota satelitnya.
Baca Juga : Suzuki Grand Vitara Andalkan Fitur Pintar untuk Hadapi Kemacetan dan Tanjakan Saat Libur Panjang
Namun dalam dua tahun terakhir, pertumbuhan infrastruktur dan meningkatnya daya beli masyarakat urban di kota besar luar Jawa mulai membuka peluang baru bagi produsen otomotif.
General Manager Kumala Group, Ivan Pudya Sumanta, menilai Wuling Eksion hadir membawa kombinasi teknologi terbaru yang menjadi nilai jual utama kendaraan tersebut.
SUV ini dibekali teknologi WFMS, Ling Power, Ling OS, hingga Magic Battery Pro yang menjadi bagian dari strategi Wuling memperkuat positioning di segmen kendaraan elektrifikasi modern.
Baca Juga : BYD Indonesia Perluas Akses Kendaraan Listrik Lewat Penyegaran ATTO 1 dan Hadirkan Varian Baru
Dari sisi desain, Wuling Eksion mencoba bermain di area emotional value konsumen dengan mengusung konsep Muscular Flowline Design yang menampilkan karakter SUV modern dan premium.
Namun kekuatan utama kendaraan ini justru berada pada efisiensi dan fleksibilitas teknologi penggeraknya.
Varian Plug-in Hybrid menggabungkan mesin hybrid 1.500 cc dengan baterai 20,5 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer. Sementara varian EV menawarkan daya jelajah hingga 530 kilometer dengan motor listrik bertenaga 150 kW dan torsi 310 Nm.
Baca Juga : Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Kepedulian Sosial melalui Program BERKAH di Makassar
Secara ekonomi, strategi ini cukup menarik. Konsumen yang belum sepenuhnya percaya diri terhadap keterbatasan infrastruktur charging station dapat memilih varian PHEV, sementara pengguna yang siap beralih total ke kendaraan listrik memiliki opsi EV murni.
Pendekatan tersebut dinilai menjadi solusi transisi yang cukup relevan di pasar Indonesia saat ini.
Tak hanya mengandalkan efisiensi, Wuling juga mulai serius membangun citra premium melalui fitur keselamatan dan kenyamanan. Eksion dibekali teknologi Level 2 ADAS dengan 11 fitur keselamatan aktif, panoramic sunroof, electric seat adjustment, hingga kabin fleksibel dengan kapasitas bagasi mencapai 1.788 liter.
Baca Juga : Pertamina Gelar Pasar Murah di Makassar, 1.000 Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Prasejahtera
Di tengah ketatnya persaingan industri otomotif, kehadiran Wuling Eksion sekaligus memperlihatkan perubahan strategi produsen otomotif Tiongkok yang kini tidak lagi hanya bermain di faktor harga murah, tetapi mulai masuk ke segmen teknologi dan value product.
Pengamat industri menilai tren ini dapat menjadi tekanan baru bagi merek Jepang yang selama bertahun-tahun mendominasi pasar SUV keluarga di Indonesia.
Untuk pasar Makassar, Wuling menawarkan harga early bird mulai Rp397,8 juta untuk varian EV dan Rp454 juta untuk varian PHEV. Harga tersebut dinilai cukup kompetitif jika dibandingkan fitur dan teknologi yang ditawarkan.
Baca Juga : Pertamina Gelar Pasar Murah di Makassar, 1.000 Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Prasejahtera
Peluncuran Wuling Eksion di Makassar juga mempertegas bahwa transformasi industri otomotif nasional menuju era elektrifikasi kini tidak lagi menjadi wacana jangka panjang, melainkan mulai menjadi arena persaingan nyata di berbagai segmen kendaraan.
