Selasa, 10 Maret 2026 21:33

OJK Edukasi 300 Santri di Maros tentang Keuangan Syariah

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat terus memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan generasi muda.
Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat terus memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan generasi muda.

OJK Sulselbar menggelar edukasi keuangan syariah bagi 300 santri di Sekolah Putri Darul Istiqamah Maros sebagai bagian dari GERAK Syariah dan penguatan literasi keuangan generasi muda.

RAKYATKU. COM, MAROS – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat terus memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan generasi muda. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah yang digelar di Aula Sekolah Putri Darul Istiqamah, Kabupaten Maros, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari Gerakan Nasional Literasi keuangan syariah (GERAK Syariah) itu diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri dari pengajar dan santri. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai prinsip dasar keuangan syariah, pengelolaan keuangan secara bijak, hingga pengenalan berbagai produk dan layanan perbankan syariah.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch Muchlasin, menegaskan pentingnya memperkenalkan nilai-nilai keuangan syariah sejak usia muda, khususnya di lingkungan pesantren.

Baca Juga : Danamon Umumkan Pemenang DHB 5.0, Bagikan Puluhan Mobil dan Ratusan Gadget untuk Nasabah

Menurutnya, keuangan syariah tidak hanya berbicara soal transaksi ekonomi, tetapi juga menanamkan prinsip moral seperti kejujuran, keadilan, dan keberkahan dalam pengelolaan harta.

“Dalam Islam, mengelola keuangan bukan hanya soal mencari keuntungan, tetapi juga tanggung jawab dan kemanfaatan. Dengan memahami produk dan layanan keuangan syariah, para santri diharapkan dapat menjadi generasi yang cerdas secara finansial sekaligus berpegang pada nilai-nilai syariah,” ujar Muchlasin.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Dewan Pembina SPIDI Female Boarding School dan SADIQ, M. Safwan, serta Regional CEO Makassar Bank Syariah Indonesia, Sukma Dwie Priardi.

Baca Juga : LPS Berbagi di Ramadan, Santuni 100 Anak Yatim dan Dhuafa di Makassar

Dalam kesempatan itu, Sukma menilai tingkat literasi masyarakat terhadap layanan perbankan syariah masih perlu terus ditingkatkan agar pemanfaatannya semakin luas di masyarakat.

“Literasi masyarakat terhadap bank syariah masih relatif rendah karena banyak yang belum memahami produk dan layanan yang tersedia. Padahal industri ini terus berkembang dan diawasi oleh Dewan Syariah Nasional serta OJK,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan literasi diharapkan mampu mendorong inklusi keuangan syariah, sehingga masyarakat tidak hanya memahami konsepnya tetapi juga memanfaatkan layanan keuangan syariah dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.

Baca Juga : OJK Dorong Pembiayaan UMKM untuk Perkuat Ekonomi Daerah

Melalui kegiatan ini, OJK berharap para santri tidak hanya memahami konsep keuangan syariah secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam pengelolaan keuangan pribadi secara bijak dan sesuai prinsip syariah.

Program edukasi tersebut juga menjadi bagian dari penguatan Ekosistem Pesantren Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS) yang bertujuan memperluas akses layanan keuangan di lingkungan pesantren.

Ke depan, OJK bersama berbagai pemangku kepentingan berkomitmen memperluas program literasi dan inklusi keuangan syariah secara lebih masif di berbagai lapisan masyarakat, khususnya di lembaga pendidikan dan pesantren.

Baca Juga : Momentum Ramadan, OJK Rangkul Industri Jasa Keuangan Sulselbar

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem keuangan syariah nasional sekaligus melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki literasi finansial yang baik, tetapi juga berdaya secara ekonomi dengan berlandaskan nilai-nilai syariah.

#OJK #keuangan syariah #literasi keuangan #Pesantren Maros #bank syariah indonesia #GERAK Syariah #Edukasi keuangan #Santri Indonesia