Rabu, 08 Februari 2023 17:09
(Foto:Sky News)
Editor : Usman Pala

RAKYATKU.COM -- KBRI Ankara mengkonfirmasi bahwa seorang Warga Negara Indonesia (WNI) meninggal akibat gempa berkekuatan 7,8 skala richter yang mengguncang Turki pada hari Senin (6/2/2022).

 

WNI yang meninggal dunia bernama Nia Marlinda dan berasal dari Bali.

Dalam siaran persnya, KBRI Ankara menyampaikan bahwa Nia bersama suami berkewarganegaraan Turki dan anak mereka yang baru berumur 1 tahun meninggal karena tertimbun reruntuhan.

Baca Juga : Jumlah Korban Gempa Turki-Suriah Tembus 50.000 Orang

"1 WNI (a.n. Nia Marlinda) asal Bali dan seorang anak berusia 1 tahun serta suami WN Turki di Kahraman Maras ditemukan meninggal dunia karena tertimbun reruntuhan," tulis KBRI Ankara dalam siaran persnya, Rabu (8/2/2023).

 

Jenazah Nia tidak akan dibawa pulang ke Indonesia dan sudah dikomunikasikan kepada keluarganya di Indonesia. Almarhumah dan keluarganya akan dimakamkan di Kahramanmaras.

"Kolonel Amir, Atase Pertahanan RI KBRI Ankara, yang memimpin Tim Evakuasi ke Kahramanmaras telah memastikan pemulasaraan almarhumah, KBRI telah mengkomunikasikan hal tersebut kepada keluarga almarhumah. Almarhumah dan keluarga akan dimakamkan hari ini di Kahramanmaras," tambahnya.

Baca Juga : Indonesia Kirim 140 Ton Bahan Makanan dan Logistik untuk Korban Gempa Turki-Suriah

Sampai saat ini, jumlah korban jiwa gempa besar di Turki dan Suriah sudah mencapai 9.600 lebih dan diprediksikan jumlah korban jiwa akan terus bertambah karena masih ada warga yang tertimbun di bawah reruntuhan bangunan.