Minggu, 20 Februari 2022 10:10

Dua Warga Kabupaten Gowa Meninggal Akibat Kebakaran Saat Tidur

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
TKP kebakaran di Kabupaten Gowa yang merenggut nyawa.
TKP kebakaran di Kabupaten Gowa yang merenggut nyawa.

"Namun seketika kedua korban tidak merespon dan akhirnya tak terselamatkan"

RAKYATKU.COM, GOWA - Musibah kebakaran yang mengakibatkan korban jiwa dua orang terjadi di Kabupaten Gowa. Peristiwa nahas tersebut terjadi Ahad 20 Ferbruari 2022 sekira jam 01.30 Wita di jalan Poros Parangbingtolo - Lompobattang lingkungan, Lembangbu'ne Kelurahan Cikoro Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa.

Adapun kedua korban meninggal dunia (MD) diantaranya Dg. Mimang, IRT beruisi 80 tahun dan Haidir seorang pelajar berusia 14 tahun. Seorang lainnya yang selamat adalah Rajuddin (40).

Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Tambunan mengatakan peristiwa terjadi saat waktu tidur malam. Rajuddin tidur di bawah kolong rumah sementara Dg. Mimang (MD) dan Haidir (MD) tidur di atas rumah.

Baca Juga : Korban Meninggal Dunia, Lima Pelaku Pengeroyokan Ditangkap Resmob Polda Sulsel

Dini hari sekitar pukul 01.30 wita Rajuddin melihat api dari lantai papan rumahnya dan langsung berlari keluar kamar melewati dinding kamar yang terbuat dari kayu. Ia menendang dinding sambil berteriak membangunkan Dg. Mimang dan Haidir untuk segera keluar dari rumah.

"Namun seketika kedua korban tidak merespon dan akhirnya tak terselamatkan," kata AKP Tambunan.

 

Rajuddin berteriak meminta tolong kepada warga hingga datang Abd Kadir dan Dg. Paring disusul warga lainnya untuk membantu memadamkan api.

Baca Juga : Kebakaran Lalap Tiga Unit Rumah di Jeneponto, Satu Orang Meninggal Dunia

AKP Tambunan mengatakan rumah terbuat dari kayu dan mudah terbakar menyebabkan api dengan cepat menjalar ke seluruh bangunan. Dg. Mimang dan Haidir tidak sempat menyelamatkan diri dan terbakar.

Sponsored by MGID

"Kedua korban yang meninggal dunia telah diambil pihak keluarga untuk dimakamkan," tambahnya.

Atas kejadian tersebut kerugian material ditaksir Rp 50 juta. Adapun dugaan sementara penyebab kebakaran akibat kosleting listrik.

Baca Juga : Gubernur Harap Dukung Maksimal, Paket Pembangunan Bendungan Jenelata Gowa Senilai Rp4,15 Triliun

"Diduga akibat arus pendek pada instalasi listrik rumah milik korban," sebutnya.

 

#musibah kebakaran #Kabupaten Gowa #korban meninggal dunia