Sabtu, 11 September 2021 14:34

Wisuda 482 Mahasiswa Digelar Hybrid, Ketua STIBA Sampaikan Permohonan Maaf

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ketua STIBA Makassar, Ahmad Hanafi Lc MA PhD saat menyampaikan pidato ilmiah.
Ketua STIBA Makassar, Ahmad Hanafi Lc MA PhD saat menyampaikan pidato ilmiah.

Wisuda ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan titik awal bagi para wisudawan dan wisudawati mentasbihkan dirinya sebagai seorang Sarjana Hukum Islam Program Perbandingan Mazhab.

RAKYATKU.COM - Wisuda IV Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar dibuka Ketua Senat STIBA Makassar Muhammad Yusran Anshar, Lc, MA, PhD, Sabtu (11/9/2021).

Wisuda kali ini merupakan yang pertama kalinya diadakan secara hybrid. Sebagian besar mengikuti secara daring. Beberapa lainnya hadir di lokasi acara, Gedung Aisyah Kampus Putri STIBA Makassar.

Ketua Panitia Wisuda IV, Saifullah Anshar, Lc, MHI melaporkan, jumlah peserta wisuda sebanyak 482 orang. Dengan rincian wisudawan alumni tahun 2020 berjumlah 290 orang, terdiri atas 153 putra dan 137 putri.

Baca Juga : Muskerta Digelar di Tengah Cuaca Ekstrem, Ketua STIBA Ungkap Doa "Tolak Bala" Rasulullah

Sedangkan untuk alumni tahun 2021, terdiri atas 192 orang, yaitu 92 putra dan 100 putri.

Ketua STIBA, Ahmad Hanafi Dain Yunta, Lc, MA, PhD mengawali sambutannya dengan menyampaikan permohonan maaf kepada peserta wisuda yang mengikuti secara daring.

“Musyawarah penentuan pelaksanaan wisuda secara hybrid ini dilaksanakan berkali-kali, bukan keputusan tiba-tiba. Di awal diusulkan diadakan virtual saja, tapi dengan berbagai pertimbangan maka dilaksanakan secara hybrid. Maka sekali lagi mohon maaf, ini momentum bersejarah bagi Antum dan Antunna, tapi kita harus menyesuaikan dengan keadaan yang ada. Semoga ada hikmahnya,” ujar Ustaz Ahmad, sapaan akrabnya.

Baca Juga : Teken Kerja Sama dengan Unimerz, Ketua STIBA Makassar Buka Rahasia Institusinya Banyak Peminat

Ia juga mengatakan bahwa wisuda ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan titik awal bagi para wisudawan dan wisudawati mentasbihkan dirinya sebagai seorang Sarjana Hukum Islam Program Perbandingan Mazhab.

Sponsored by MGID

Di tengah situasi pandemi, STIBA tetap melakukan pembelajaran secara penuh walaupun masih banyak kekurangan. Apalagi STIBA adalah sekolah tinggi yang membina mahasiswanya dengan diasramakan yang pembinaannya bukan hanya di ruang kelas.

Ustaz Ahmad berharap dalam waktu dekat STIBA bisa melakukan pembelajaran secara langsung dengan tatap muka.

Baca Juga : Danny Pomanto Ajak Peserta Wisuda STIBA Kawal Kota Makassar Tetap di Jalan Lurus

Ustaz Ahmad juga mengatakan, STIBA harus berkembang secara baik untuk mewujudkan visi 1453 H, yaitu menjadi salah satu dari sepuluh besar institusi pendidikan Islam terbaik yang berbasis ahlussunnah wal jama'ah di Nusantara.

Demi mewujudkan visi ini, STIBA berkomitmen untuk menambah program studi, yaitu Pendidikan Bahasa Arab, Hukum Ekonomi Syariah, dan Ilmu Hadis.

Baca Juga : Puji Topik Skripsi Mahasiswa STIBA, Wakor Kopertais Wilayah VIII: Pembahasannya Aktual, Beda dengan PT Lain

“Insya Allah dengan tekad yang kuat dan kerja sama yang kita bangun, mudah-mudahan cita-cita besar ini dapat kita wujudkan pada tahun 1453 H/2030 M,” kata Ustaz Ahmad.

Terakhir, Ustaz Ahmad mengajak seluruh sivitas akademika STIBA Makassar untuk bersyukur kepada Allah atas ‘inayah dan pertolongan Allah. Kemudian berterima kasih kepada seluruh pihak tanpa terkecuali yang telah membantu proses pendidikan di STIBA Makassar.

#STIBA Makassar