Rabu, 14 Januari 2026 17:46

Peringatan Curah Hujan Tinggi, Pemkab Gowa Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana

Redaksi
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Husniah Talenrang
Husniah Talenrang

Kondisi geografis Kabupaten Gowa rawan terjadi bencana seperti longsor, karena sebagian wilayah Kabupaten Gowa adalah dataran tinggi.

GOWA --- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca di sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan, termasuk Kabupaten Gowa. Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, Kabupaten Gowa menjadi daerah dengan status curah hujan tinggi.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Gowa tetap siap siaga dalam mengantisipasi cuaca ekstrem yang akan terjadi di wilayah Kabupaten Gowa.

“Pastinya dalam bentuk apapun kejadian yang terjadi di Kabupaten Gowa, pasti akan cepat kita tindaklanjuti. Saya sudah meminta Kepala BPBD Kabupaten Gowa bersama dinas terkait untuk cepat tanggap terhadap hal-hal yang mungkin terjadi di Kabupaten Gowa,” ungkapnya.

Baca Juga : Pemkab Gowa Dukung Komitmen Presiden Prabowo Hapus Kemiskinan Ekstrem

Apalagi menurut orang nomor satu di Kabupaten Gowa ini, kondisi geografis Kabupaten Gowa ini rawan terjadi bencana seperti longsor, karena sebagian wilayah Kabupaten Gowa adalah dataran tinggi.

“Kami siapkan posko siaga bencana di seluruh Desa dan Keluhuran, ini sudah jauh-jauh hari sudah kita aktifkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gowa, Wahyudin mengatakan bahwa BMKG telah mengeluarkan status peringatan dini curah hujan tinggi untuk wilayah Kabupaten Gowa dan hampir seluruh kecamatan berada dalam kategori siaga, dan empat kecamatan ditetapkan dalam kategori awas.

Baca Juga : Kunjungi IPA dan Kantor Perumda AM Tirta Jeneberang, Bupati Gowa Minta Peningkatan Layanan dan Kualitas Air Bersih

Wahyudin menjelaskan bahwa sesuai arahan pimpinan, pihaknya telah mengambil langkah-langkah mitigasi dengan menyebarluaskan peringatan dini ke seluruh wilayah, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, lurah, hingga kepada masyarakat luas.

“Sebagai langkah mitigasi, kami menyampaikan peringatan dini ini secara menyeluruh agar seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi,” ujar Wahyudin saat dikonfirmasi Selasa (13/1).

Ia menjelaskan, BPBD Kabupaten Gowa melakukan pemantauan intensif terhadap titik-titik rawan bencana seperti banjir, angin kencang, dan longsor. Selain itu, posko siaga telah diaktifkan di kantor BPBD serta di kantor-kantor desa dan kelurahan guna mempercepat koordinasi dan penanganan apabila terjadi keadaan darurat.

Baca Juga : Potensi Curah Hujan Tinggi di Gowa, Bupati Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

BPBD juga telah mempersiapkan logistik dan peralatan pendukung tanggap darurat, antara lain kendaraan serbaguna, truk, mobil pick-up, perahu fiber dan perahu karet, life jacket, helm, serta kebutuhan logistik lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wahyudin turut menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di luar rumah saat hujan lebat atau angin kencang, serta tidak melakukan aktivitas di daerah aliran sungai. Saat ini sudah terdapat korban jiwa akibat beraktivitas di sungai,” tegasnya.

Baca Juga : Bupati Gowa Cek Titik Genangan Air Rawan Banjir di Somba Opu

Selain itu, masyarakat diminta menghindari berteduh di bawah pohon yang berpotensi tumbang, membersihkan drainase di lingkungan masing-masing, serta aktif memantau informasi prakiraan cuaca dari sumber resmi.

“Warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor diimbau untuk bersiap melakukan evakuasi mandiri sementara ke tempat yang lebih aman apabila kondisi memburuk” tambahnya.

Terpisah, Camat Tinggimoncong, Andi Aso Mannuntungi Ambarala mengatakan bahwa pemerintah kecamatan bersama tripika dan sejumlah pihak juga mengaktifkan posko siaga bencana. Apalagi menurutnya berdasarkan Prakiraan BMKG wilayahnya masuk zona merah atau awas dengan curah hujan tinggi.

Baca Juga : DPRD Gowa Tetapkan Ranperda Perubahan Pengelolaan Barang Milik Daerah

“Jadi upaya-upaya yg telah disiapkan yaitu berkoordinasi dengan Polsek dan Koramil setempat membentuk posko siaga bencana, kemudian menyiapkan atau menstandbykan sarana prasarana pendukung ketika terjadi bencana baik itu pohon tumbang ataupun longsor,” ujarnya.

Selain itu, dirinya terus menghimbau masyarakat untuk selalu waspada terkhusus masyarakat yg tinggal di lereng-lereng gunung sedapat mungkin untuk berpindah tempat tinggal sementara waktu ke rumah keluarga yg dianggap lebih aman.

“Kami juga menyiapkan gedung fasilitas milik pemerintah untuk dijadikan lokasi pengungsian jikalau terjadi hal-hal yang berakibat fatal nantinya,” tambahnya.

#Pemkab Gowa