RAKYATKU.COM,PAREPARE--Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, langsung turun ke lokasi kebakaran yang terjadi di Jalan Mayor Haddade, Kamis (16/7/2026), untuk memastikan proses penanganan berjalan maksimal dan kondisi para korban.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station
Dalam peninjauan tersebut, Tasming Hamid didampingi Kapolres Parepare, Indra Waspada, bersama personel Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) serta relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana).
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station
Setibanya di lokasi, Wali Kota menyambangi para korban sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah sekaligus memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan perhatian dan penanganan.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Tasming juga memerintahkan personel Damkar dan relawan Tagana untuk menyisir seluruh titik rumah yang terbakar guna memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station
"Kami turun langsung ke lokasi kebakaran untuk memastikan api sudah padam dan korban selamat," ujar Tasming Hamid.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station
Ia juga kembali mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang disertai angin kencang.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
"Musim kemarau dan angin kencang seperti sekarang ini sangat berisiko memicu kebakaran. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat menggunakan api di rumah," pesannya.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah warga tersebut masih dalam penyelidikan aparat kepolisian bersama petugas Damkar.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station
Jumlah kerugian akibat peristiwa itu juga belum dapat dipastikan. Di lokasi kejadian, petugas masih melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa sekaligus mengumpulkan informasi terkait penyebab kebakaran.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station
Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station
Sementara itu, relawan Tagana, Naham Halid, mengungkapkan bahwa terdapat dua dugaan awal mengenai pemicu kebakaran yang masih memerlukan pembuktian.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station
"Ada dua versi penyebab kebakaran. Katanya ada anak seorang tukang di rumah itu bermain api, dan ada juga yang menyebut pemilik rumah sedang memasak," ujarnya. (*)
