Jumat, 11 Juni 2021 13:30

Menolak Izin Tambang Emas, Wakil Bupati Sangihe Batuk Darah Sebelum Meninggal

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Helmud Hontong (Istimewa)
Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Helmud Hontong (Istimewa)

Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Helmud Hontong sebelumnya membuat surat menolak izin tambang emas. Wabup Kepulauan Sangihe, Helmud meninggal dalam penerbangan Denpasar-Ujungpandang.

RAKYATKU.COM - Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Helmud Hontong meninggal dunia di pesawat, Rabu (9/6/2021).

Wabup Kepulauan Sangihe, Helmud Hontong meninggal dalam penerbangan Denpasar-Ujungpandang.

Kala itu, Helmud Hontong menaiki pesawat dengan nomor penerbangan Lion Air JT740 dan menempati Seat: 25E. Dia ditemani ajudan, Harmen Kontu yang duduk di seat: 25F.

Baca Juga : Sempat Batuk Darah, Ini Penyebab Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong Meninggal Dunia

Namun, kematian Wabup Kepulauan Sangihe ini meninggalkan sejumlah tanya. Dikabarkan, beberapa saat setelah pesawat lepas landas, Helmud tiba-tiba batuk darah dari hidung dan mulut, dikutip dari indozone.

Sebelum meninggal, Helmud Hontong telah membuat surat permohonan pembatalan izin operasi pertambangan emas di wilayahnya. Hal tersebut dikatakan Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Gaghana, Kamis (10/6/2021).
"Iya Pak Wakil Bupati memang bikin surat (tolak tambang)," kata Jabes dikutip dari Kompas.com.

 

Jabes menambahkan, Helmud Hontong semasa hidup menolak akan adanya aktivitas pertambangan emas di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Baca Juga : Penumpang Lion Air yang Meninggal di Bandara Hasanuddin Wakil Bupati Sangihe, Begini Kronologinya

"Almarhum memang menolak izin tambang, tapi saya belum melihat suratnya," ujarnya.

 

#Helmut Hontong #tambang