Selasa, 10 Maret 2026 22:43

SheHacks Indosat Dorong Startup Perempuan Indonesia Tembus Pasar Asia Tenggara

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Program pemberdayaan perempuan berbasis teknologi milik Indosat Ooredoo Hutchison, SheHacks, memperluas kiprahnya di tingkat regional melalui Global Market Benchmarking Trip ke Vietnam
Program pemberdayaan perempuan berbasis teknologi milik Indosat Ooredoo Hutchison, SheHacks, memperluas kiprahnya di tingkat regional melalui Global Market Benchmarking Trip ke Vietnam

Program SheHacks Indosat membawa lima startup perempuan Indonesia ke Vietnam untuk membuka peluang investasi, kolaborasi pasar, dan ekspansi ekosistem inovasi digital di Asia Tenggara.

RAKYATKU. COM, Ho Chi Minh City – Program pemberdayaan perempuan berbasis teknologi milik Indosat Ooredoo Hutchison, SheHacks, memperluas kiprahnya di tingkat regional melalui Global Market Benchmarking Trip ke Vietnam. Inisiatif ini menjadi langkah strategis untuk membuka akses pasar baru sekaligus memperkuat jejaring inovasi di Asia Tenggara.

Melalui program tersebut, SheHacks membawa lima startup perempuan terbaik dari program Top 5 MVP Accelerator 2025 yang mewakili berbagai sektor digital prioritas di Indonesia, khususnya yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence.

Kelima startup tersebut adalah DoctorTool, penyedia ekosistem digital berbasis AI untuk fasilitas layanan kesehatan; Hear Me, solusi komunikasi inklusif berbasis teknologi bagi komunitas tuli; Serenic.ai, platform AI klinis untuk otomatisasi administrasi rumah sakit; Katalis AI, solusi pemasaran digital berbasis AI dan analisis data; serta Lunar Interactive, platform pembelajaran bahasa asing dengan sistem gamifikasi.

Baca Juga : IM3 Perkenalkan Satspam+ di Makassar, Perkuat Perlindungan Pelanggan dari Ancaman Penipuan Digital

Chief Legal & Regulatory Officer Indosat, Reski Damayanti, mengatakan program ini dirancang untuk membuka peluang lebih luas bagi perempuan Indonesia agar dapat berperan aktif dalam ekonomi digital global.

“Program ini menghadirkan peluang nyata bagi perempuan Indonesia untuk terlibat dalam ekonomi digital global. Melalui kolaborasi lintas negara dan akses ke investor, kami ingin para founder perempuan membangun koneksi yang kuat dengan ekosistem digital dunia serta mengubah inovasi mereka menjadi solusi yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (9/3/2026).

Selama kunjungan di Vietnam, para founder menjalani rangkaian kegiatan intensif yang dirancang untuk memperluas peluang investasi dan kolaborasi pasar. Program ini mencakup 51 sesi business matching, mentoring bersama pakar AI dan strategi bisnis, hingga diskusi pengembangan komunitas startup.

Baca Juga : Indosat Pamerkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara pada MWC 2026 Barcelona

Selain itu, delegasi SheHacks juga melakukan dialog dengan sejumlah institusi inovasi pemerintah Vietnam guna membuka akses pasar bagi startup Indonesia. Kolaborasi tersebut melibatkan berbagai lembaga strategis seperti Department of Science & Technology (DOST), Startup & Innovation Hub (SIHUB), HCMC Innovation Department, Business Startup Support Centre (BSSC), dan Investment & Trade Promotion Center (ITPC).

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, SheHacks berhasil membangun koneksi strategis dengan enam investor, enam instansi pemerintah, serta sembilan calon mitra bisnis di ekosistem inovasi Vietnam. Jaringan ini diharapkan menjadi fondasi penting bagi ekspansi startup Indonesia ke pasar regional.

Tidak hanya itu, para founder juga mendapat kesempatan mengikuti sesi pitching bersama investor seperti Do Ventures dan DMZ Ventures, yang membuka peluang pendanaan serta memperluas eksposur startup perempuan Indonesia di tingkat internasional.

Baca Juga : Indosat Jadi Satu-satunya Telko Indonesia Masuk Fortune Best Companies to Work For Asia Tenggara 2025

Program ini juga memberi kesempatan bagi para founder untuk mempelajari regulasi bisnis di Vietnam, mengevaluasi potensi ekspansi pasar, serta menyesuaikan model bisnis mereka agar lebih kompetitif di kawasan Asia Tenggara.

Indosat menilai langkah ini menegaskan bahwa SheHacks bukan sekadar program inkubasi startup, melainkan platform pemberdayaan perempuan berbasis inovasi yang mampu menjembatani kolaborasi lintas negara.

Melalui inisiatif ini, Indosat berharap ekosistem inovasi perempuan di kawasan Asia dapat berkembang lebih inklusif, tangguh, dan kompetitif, sekaligus membuka jalan bagi lebih banyak startup perempuan Indonesia untuk menembus pasar global.

#SheHacks Indosat #startup perempuan Indonesia #ekonomi digital Asia Tenggara #startup AI Indonesia #Indosat Ooredoo Hutchison