Selasa, 27 Oktober 2026 11:23

OJK Bekali 500 Pelajar Sekolah Rakyat Literasi Keuangan dan Digital, Ingatkan Bahaya Penipuan Online

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar OJK Digiclass Sekolah Rakyat 2026 di Jakarta, Selasa (27/10/2026). Sekitar 500 pelajar mendapatkan edukasi literasi keuangan dan keterampilan digital untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan serta mendorong pemanfaatan teknologi secara produktif.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar OJK Digiclass Sekolah Rakyat 2026 di Jakarta, Selasa (27/10/2026). Sekitar 500 pelajar mendapatkan edukasi literasi keuangan dan keterampilan digital untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan serta mendorong pemanfaatan teknologi secara produktif.

OJK membekali 500 pelajar Sekolah Rakyat literasi keuangan dan digital melalui OJK Digiclass 2026. Friderica mengingatkan bahaya penipuan online.

RAKYATKU.COM,JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat perlindungan generasi muda dari ancaman penipuan keuangan di era digital. Melalui program OJK Digiclass Sekolah Rakyat 2026, sekitar 500 pelajar dibekali pengetahuan keuangan dan keterampilan digital agar mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, aman, dan produktif.

Kegiatan bertema “Saatnya Berkarya, Ciptakan Prestasi” tersebut berlangsung di Aula Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) Jakarta, Selasa (27/10/2026), sekaligus menjadi bagian dari momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Program ini tidak hanya memberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, tetapi juga mendorong pelajar mengembangkan kreativitas, mengenali risiko penipuan digital, serta memanfaatkan perkembangan teknologi untuk membuka peluang masa depan.

Baca Juga : Regulator Pasar Modal ASEAN Dukung Reformasi Indonesia, OJK Perkuat Transparansi dan Perlindungan Investor

OJK Ingatkan Anak Muda Waspada Penipuan Digital

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar bagi generasi muda untuk belajar, berkarya, dan menciptakan kegiatan ekonomi.

Namun, kemajuan tersebut juga menghadirkan berbagai risiko, termasuk penipuan keuangan yang semakin banyak memanfaatkan ruang digital.

Baca Juga : Jangan Asal Investasi, OJK Bagikan Langkah Aman Memilih Layanan Keuangan

Karena itu, kemampuan menggunakan teknologi harus diimbangi dengan pengetahuan keuangan dan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penipuan.

“Ini adalah juga bentuk pelindungan OJK pada masyarakat. Memberikan edukasi, literasi. Supaya adik-adik tidak terkena scam penipuan. Ini banyak sekali korban scam ke anak-anak muda,” kata Friderica.

Menurutnya, penguatan literasi sejak usia sekolah menjadi langkah penting agar generasi muda tidak mudah terjebak dalam penawaran keuangan yang merugikan.

Baca Juga : OJK Sulsel Sulbar Bersama Komisi XI DPR RI Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat Sinjai

Melalui OJK Digiclass, para pelajar diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami manfaat dan risiko dari aktivitas digital yang mereka lakukan.

Literasi Keuangan dan Digital Jadi Bekal Masa Depan

Friderica menjelaskan bahwa OJK Digiclass merupakan bentuk dukungan terhadap program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan generasi muda.

Baca Juga : Kepala OJK Sulsel Sulbar Tekankan Pentingnya Perlindungan Konsumen Jasa Keuangan

Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya berfokus pada penguasaan mata pelajaran di sekolah.

Pelajar juga perlu memiliki kemampuan mengelola keuangan dan memahami perkembangan teknologi yang semakin memengaruhi kehidupan sehari-hari.

“Jadi kelas ini spesial. Tidak cuma belajar tentang keuangan. Tapi mengajarkan juga bagaimana kalian paham digital literacy dan financial literacy,” ujarnya.

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Ia menilai perpaduan kedua kemampuan tersebut dapat menjadi bekal penting bagi pelajar untuk menghadapi tantangan masa depan.

“Dua hal itu kalau dikombinasikan akan menjadi suatu pengetahuan yang sangat dahsyat. Pengetahuan dan keterampilan yang sangat dahsyat untuk masa depan kalian,” tambah Friderica.

Kegiatan OJK Digiclass dikemas melalui kelas literasi keuangan dan digital kreatif yang interaktif.

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Pendekatan tersebut bertujuan membantu pelajar memahami penggunaan teknologi secara produktif sekaligus mengembangkan potensi dan kreativitas mereka.

Literasi Keuangan Pelajar Masih di Bawah Nasional

Pentingnya edukasi keuangan bagi generasi muda juga tercermin dari hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026.

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Berdasarkan survei tersebut, indeks literasi keuangan kelompok pelajar dan mahasiswa tercatat sebesar 62,72 persen.

Angka tersebut masih berada di bawah indeks literasi keuangan nasional yang mencapai 69,57 persen.

Sementara itu, indeks inklusi keuangan kelompok pelajar dan mahasiswa telah mencapai 92,76 persen.

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Data tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara tingkat penggunaan atau akses layanan keuangan dengan tingkat pemahaman terhadap produk dan layanan tersebut.

Artinya, tingginya inklusi keuangan perlu diimbangi dengan kemampuan memahami manfaat, risiko, serta tanggung jawab dalam menggunakan layanan keuangan.

Kondisi ini menjadi salah satu alasan pentingnya memperkuat edukasi keuangan sejak usia sekolah.

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Dengan literasi yang lebih baik, generasi muda diharapkan mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak dan tidak mudah terpengaruh oleh penawaran yang berpotensi merugikan.

Komdigi Ingatkan Pelajar, AI Bukan Pengganti Cara Berpikir

Selain membahas literasi keuangan, kegiatan OJK Digiclass juga memberikan perhatian terhadap perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Fifi Aleyda Yahya, mengingatkan para pelajar agar menggunakan teknologi secara kritis dan bertanggung jawab.

Menurutnya, kemajuan teknologi, termasuk AI, harus dimanfaatkan sebagai sarana pendukung proses belajar dan pengembangan kreativitas.

Namun, penggunaan teknologi tidak boleh menggantikan kemampuan manusia untuk berpikir dan mengambil keputusan.

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

“Tapi adik-adik yang saya kasihi, Artificial Intelligence itu hanya alat bantu, bukan pengganti otak kita, bukan pengganti nurani kita, bukan pengganti insting kita sebagai manusia seutuhnya,” tegas Fifi.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kecakapan digital bukan hanya kemampuan mengoperasikan teknologi, tetapi juga mencakup kemampuan menilai informasi dan menggunakan teknologi secara bijaksana.

Komisi Informasi Apresiasi Program OJK

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Ketua Komisi Informasi Pusat, Handoko Agung Saputro, turut memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan OJK Digiclass di Sekolah Rakyat.

Menurutnya, keterbukaan informasi publik dan kemampuan literasi digital memiliki peran penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi generasi muda.

Akses terhadap informasi dan pendidikan yang memadai diharapkan dapat membantu pelajar mengembangkan kemampuan serta mewujudkan cita-cita mereka.

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

“Saya memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada OJK yang ternyata sangat concern bukan saja dalam hal bidang ekonomi nasional tetapi untuk mendukung dan melaksanakan visi misi Presiden dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa lewat Sekolah Rakyat,” kata Handoko.

Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik kepada masyarakat.

Pelajar Sekolah Rakyat Dikukuhkan Jadi Duta Literasi Keuangan

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Salah satu bagian penting dalam kegiatan OJK Digiclass 2026 adalah pengukuhan pelajar Sekolah Rakyat yang hadir sebagai Duta Literasi Keuangan.

Pengukuhan tersebut menjadi langkah untuk memperluas penyebaran edukasi keuangan melalui keterlibatan langsung generasi muda.

Para pelajar diharapkan dapat berperan dalam membangun budaya literasi keuangan, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Melalui peran tersebut, pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti kegiatan diharapkan tidak berhenti pada peserta, tetapi dapat dibagikan kepada lingkungan sekitarnya.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari strategi meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya penggunaan layanan keuangan secara bertanggung jawab.

OJK Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Selain memperluas edukasi keuangan, OJK terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik kepada masyarakat.

Komitmen tersebut tercermin dari keberhasilan OJK mempertahankan predikat Badan Publik Informatif selama tiga tahun berturut-turut, yakni 2023 hingga 2025.

OJK juga memperoleh penghargaan Arkaya Wiwarta Prajanugraha pada 2025.

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Sementara itu, layanan informasi publik OJK melalui E-PPID memperoleh sertifikasi internasional ISO 22301:2019 pada 2026.

Berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat keterbukaan informasi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ke depan, OJK berkomitmen melanjutkan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas edukasi keuangan dan meningkatkan kecakapan digital masyarakat.

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Melalui OJK Digiclass Sekolah Rakyat 2026, lembaga tersebut berharap generasi muda semakin siap menghadapi perkembangan teknologi sekaligus memiliki pemahaman keuangan yang memadai.

Program ini juga menjadi bagian dari dukungan OJK terhadap pembangunan sumber daya manusia yang unggul dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045.

#OJK #OJK Digiclass 2026 #Sekolah Rakyat #Friderica Widyasari Dewi #literasi keuangan #Literasi Digital #Penipuan online #Komdigi #Artificial Intelligence #SNLIK 2026 #Indonesia Emas 2045.