Kamis, 29 Oktober 2026 10:54

Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Anggota Komisi XI DPR RI, Andi Yuliani Paris, bersama OJK Sulsel Sulbar mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat di Kabupaten Sinjai, Senin (26/10/2026). Edukasi tersebut menekankan pentingnya pengelolaan pendapatan, kebiasaan menabung, dan pengambilan keputusan keuangan secara bijak.
Anggota Komisi XI DPR RI, Andi Yuliani Paris, bersama OJK Sulsel Sulbar mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat di Kabupaten Sinjai, Senin (26/10/2026). Edukasi tersebut menekankan pentingnya pengelolaan pendapatan, kebiasaan menabung, dan pengambilan keputusan keuangan secara bijak.

Andi Yuliani Paris bersama OJK Sulsel Sulbar mengajak warga Sinjai cerdas mengelola keuangan keluarga, membiasakan menabung, dan menggunakan pembiayaan secara bijak.

RAKYATKU.COM,SINJAI – Mengelola keuangan keluarga bukan sekadar mengatur pengeluaran sehari-hari, tetapi juga menentukan prioritas kebutuhan, membangun kebiasaan menabung, serta memahami risiko sebelum mengambil keputusan keuangan.

Hal tersebut menjadi perhatian Anggota Komisi XI DPR RI, Andi Yuliani Paris, saat bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menggelar kegiatan edukasi keuangan di Kabupaten Sinjai, Senin (26/10/2026).

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan pribadi dan keluarga agar mampu mengambil keputusan yang lebih bijak.

Baca Juga : Asmo Sulsel Edukasi Karyawan Cargill Makassar, Kenalkan Cara Aman Berkendara Motor Listrik Honda

Andi Yuliani Paris menilai literasi keuangan merupakan kemampuan penting yang perlu dimiliki seluruh lapisan masyarakat, terutama di tengah semakin beragamnya pilihan produk dan layanan jasa keuangan.

Pemahaman yang baik diharapkan dapat membantu masyarakat mengelola pendapatan secara bertanggung jawab sekaligus melindungi kondisi keuangan keluarga dari risiko kerugian.

Andi Yuliani Paris Tekankan Pentingnya Literasi Keuangan

Baca Juga : Jangan Asal Investasi, OJK Bagikan Langkah Aman Memilih Layanan Keuangan

Andi Yuliani Paris mengatakan, masyarakat saat ini berhadapan dengan berbagai pilihan layanan keuangan dalam kehidupan sehari-hari.

Mulai dari produk tabungan, pembiayaan, hingga investasi, setiap layanan memiliki manfaat dan risiko yang perlu dipahami sebelum digunakan.

Karena itu, masyarakat tidak cukup hanya mengetahui cara mengakses layanan keuangan, tetapi juga harus mampu menentukan pilihan sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Baca Juga : OJK Sulsel Sulbar Bersama Komisi XI DPR RI Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat Sinjai

“Literasi keuangan sangat penting karena masyarakat berhadapan dengan berbagai pilihan produk dan layanan keuangan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Andi Yuliani Paris.

Menurutnya, pemahaman mengenai pengelolaan pendapatan menjadi salah satu fondasi dalam membangun kondisi keuangan keluarga yang lebih baik.

Masyarakat perlu membiasakan diri menentukan prioritas kebutuhan agar penggunaan uang dapat dilakukan secara lebih terarah.

Baca Juga : Kepala OJK Sulsel Sulbar Tekankan Pentingnya Perlindungan Konsumen Jasa Keuangan

Dorong Kebiasaan Menabung dan Penggunaan Pembiayaan Secara Bijak

Dalam kegiatan edukasi tersebut, Andi Yuliani Paris juga menekankan pentingnya membangun kebiasaan menabung.

Kebiasaan tersebut menjadi salah satu bagian dari pengelolaan keuangan yang perlu dipahami masyarakat, selain kemampuan menggunakan fasilitas pembiayaan secara bertanggung jawab.

Baca Juga : OJK dan Andi Yuliani Paris Ingatkan Warga Sinjai Tak Tergiur Investasi Bodong

“Masyarakat perlu memahami cara mengelola pendapatan, membangun kebiasaan menabung, menggunakan pembiayaan secara bijak, dan mengenali risiko sebelum mengambil keputusan keuangan,” jelasnya.

Menurut Andi Yuliani Paris, pemahaman terhadap manfaat dan risiko layanan keuangan dapat membantu masyarakat menghindari keputusan yang tidak sesuai dengan kebutuhan.

Penggunaan produk pembiayaan, misalnya, perlu mempertimbangkan kemampuan keuangan agar tidak menimbulkan beban yang sulit dipenuhi.

Baca Juga : OJK dan Andi Yuliani Paris Ingatkan Warga Sinjai Tak Tergiur Investasi Bodong

Begitu pula dalam menentukan pilihan investasi, masyarakat perlu memahami mekanisme dan risiko yang menyertainya.

Dengan kemampuan tersebut, pengelolaan keuangan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan saat ini, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan kondisi ekonomi keluarga.

Keuangan Keluarga yang Sehat Perkuat Kemandirian Masyarakat

Baca Juga : OJK dan Andi Yuliani Paris Ingatkan Warga Sinjai Tak Tergiur Investasi Bodong

Andi Yuliani Paris menilai peningkatan literasi keuangan memiliki hubungan erat dengan kemampuan masyarakat menjaga kesejahteraan keluarga.

Masyarakat yang memahami cara mengelola keuangan diharapkan lebih mandiri dalam menentukan pilihan dan tidak mudah terpengaruh oleh penawaran yang tidak masuk akal.

“Dengan pemahaman yang memadai, masyarakat akan lebih mandiri, tidak mudah terpengaruh oleh tawaran yang tidak masuk akal, dan mampu melindungi diri serta keluarganya dari kerugian finansial,” tegasnya.

Baca Juga : OJK dan Andi Yuliani Paris Ingatkan Warga Sinjai Tak Tergiur Investasi Bodong

Ia juga menekankan bahwa edukasi keuangan tidak boleh hanya terpusat di kota-kota besar.

Masyarakat di daerah perlu memperoleh kesempatan yang sama untuk memahami produk dan layanan keuangan agar manfaat perkembangan sektor jasa keuangan dapat dirasakan secara lebih merata.

Peningkatan literasi keuangan diharapkan dapat mendukung kesejahteraan keluarga, memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, serta mendorong pemanfaatan layanan keuangan formal secara lebih berkualitas.

Baca Juga : OJK dan Andi Yuliani Paris Ingatkan Warga Sinjai Tak Tergiur Investasi Bodong

OJK Sulsel Sulbar Dorong Pengambilan Keputusan Keuangan yang Tepat

Sementara itu, Kepala OJK Sulsel Sulbar, Moch. Muchlasin, menegaskan bahwa pemahaman mengenai fungsi dan peran OJK menjadi bagian penting dalam meningkatkan kemampuan masyarakat memanfaatkan layanan jasa keuangan.

Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui hak dan kewajibannya sebagai konsumen agar dapat menggunakan produk keuangan secara aman dan bertanggung jawab.

Baca Juga : OJK dan Andi Yuliani Paris Ingatkan Warga Sinjai Tak Tergiur Investasi Bodong

“OJK memiliki peran dalam mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan serta melaksanakan pelindungan konsumen dan masyarakat di sektor jasa keuangan,” ujar Muchlasin.

Ia menjelaskan bahwa edukasi keuangan bertujuan membantu masyarakat mengenali berbagai layanan yang tersedia sekaligus memahami risiko yang mungkin timbul.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat memahami peran OJK, mengetahui hak dan kewajibannya sebagai konsumen, serta semakin cermat dalam memanfaatkan layanan keuangan yang tersedia,” tambahnya.

Baca Juga : OJK dan Andi Yuliani Paris Ingatkan Warga Sinjai Tak Tergiur Investasi Bodong

Muchlasin berharap peningkatan pemahaman tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh manfaat dari sektor jasa keuangan tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian.

Masyarakat Diajak Lebih Cermat Memilih Layanan Keuangan

Selain membahas pengelolaan pendapatan dan kebiasaan menabung, peserta edukasi juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya memilih produk keuangan sesuai kebutuhan.

Baca Juga : OJK dan Andi Yuliani Paris Ingatkan Warga Sinjai Tak Tergiur Investasi Bodong

Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan manfaat, biaya, serta risiko sebelum menggunakan suatu produk atau layanan.

Pemeriksaan legalitas penyedia layanan keuangan juga menjadi bagian penting dalam proses pengambilan keputusan.

Peserta turut mendapatkan edukasi mengenai perlindungan data pribadi dan kerahasiaan informasi perbankan.

Baca Juga : OJK dan Andi Yuliani Paris Ingatkan Warga Sinjai Tak Tergiur Investasi Bodong

Langkah tersebut diperlukan agar masyarakat dapat memanfaatkan perkembangan layanan keuangan dengan lebih aman.

Melalui kegiatan ini, OJK Sulsel Sulbar mendorong masyarakat agar tidak hanya memiliki akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga mampu menggunakannya secara bijak.

Literasi Keuangan Perlu Menjangkau Masyarakat Daerah

Baca Juga : OJK dan Andi Yuliani Paris Ingatkan Warga Sinjai Tak Tergiur Investasi Bodong

Andi Yuliani Paris menekankan pentingnya pemerataan edukasi keuangan hingga tingkat daerah.

Menurutnya, peningkatan pemahaman masyarakat terhadap sektor jasa keuangan dapat mendukung kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi.

Di sisi lain, Moch. Muchlasin menyampaikan bahwa peningkatan literasi keuangan membutuhkan kerja sama berkelanjutan dari berbagai pihak.

Baca Juga : OJK dan Andi Yuliani Paris Ingatkan Warga Sinjai Tak Tergiur Investasi Bodong

Sinergi antara OJK, DPR RI, pemerintah daerah, industri jasa keuangan, dan elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan edukasi.

Melalui kegiatan di Kabupaten Sinjai, OJK Sulsel Sulbar bersama Andi Yuliani Paris berharap masyarakat semakin mampu mengelola keuangan pribadi dan keluarga dengan lebih baik.

Dengan pemahaman keuangan yang memadai, masyarakat diharapkan dapat menentukan prioritas kebutuhan, membangun kebiasaan menabung, menggunakan pembiayaan secara bijak, serta mengambil keputusan finansial yang lebih aman dan bertanggung jawab.

#Andi Yuliani Paris #OJK Sulsel Sulbar #literasi keuangan #Keuangan Keluarga #kabupaten sinjai #Komisi XI DPR RI #Edukasi keuangan #Menabung #ekonomi keluarga #Moch. Muchlasin #Sulawesi Selatan.