Kamis, 29 Oktober 2026 10:43

OJK dan Andi Yuliani Paris Ingatkan Warga Sinjai Tak Tergiur Investasi Bodong

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat bersama Anggota Komisi XI DPR RI, Andi Yuliani Paris, menggelar edukasi keuangan di Kabupaten Sinjai, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap investasi ilegal dan memahami risiko sebelum mengambil keputusan keuangan.
OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat bersama Anggota Komisi XI DPR RI, Andi Yuliani Paris, menggelar edukasi keuangan di Kabupaten Sinjai, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap investasi ilegal dan memahami risiko sebelum mengambil keputusan keuangan.

OJK Sulsel Sulbar bersama Andi Yuliani Paris mengingatkan warga Sinjai agar waspada investasi bodong dan tidak tergiur tawaran keuntungan tinggi.

RAKYATKU.COM, SINJAI – Masyarakat Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, diingatkan agar tidak mudah tergiur tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Terlebih jika keuntungan tersebut diklaim pasti diperoleh tanpa disertai penjelasan mengenai risiko yang mungkin terjadi.

Peringatan itu disampaikan dalam kegiatan edukasi keuangan yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat bersama Anggota Komisi XI DPR RI, Andi Yuliani Paris, di Kabupaten Sinjai, Senin (26/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan, pemanfaatan produk jasa keuangan, serta perlindungan diri dari aktivitas investasi ilegal.

Baca Juga : Regulator Pasar Modal ASEAN Dukung Reformasi Indonesia, OJK Perkuat Transparansi dan Perlindungan Investor

Melalui edukasi ini, masyarakat didorong untuk lebih berhati-hati sebelum menempatkan dana pada suatu produk investasi, termasuk memastikan legalitas pihak yang menawarkan investasi tersebut.

Jangan Mudah Percaya Tawaran Keuntungan Tinggi

Salah satu materi utama yang disampaikan kepada peserta adalah pentingnya mengenali ciri-ciri penawaran investasi yang patut dicurigai.

Baca Juga : Jangan Asal Investasi, OJK Bagikan Langkah Aman Memilih Layanan Keuangan

Masyarakat diminta mewaspadai tawaran keuntungan tinggi dalam waktu singkat, terutama apabila disertai janji keuntungan pasti tanpa penjelasan risiko yang memadai.

Penawaran seperti itu perlu diperiksa secara cermat sebelum masyarakat memutuskan menyerahkan uang atau melakukan investasi.

Peserta juga diingatkan agar tidak terburu-buru mengambil keputusan hanya karena ajakan orang lain maupun tekanan untuk segera menyetorkan dana.

Baca Juga : OJK Sulsel Sulbar Bersama Komisi XI DPR RI Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat Sinjai

Langkah awal yang perlu dilakukan adalah memeriksa legalitas pihak yang menawarkan investasi, memahami mekanisme pengelolaan dana, serta mempertimbangkan potensi kerugian.

Dengan cara tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengambil keputusan keuangan secara lebih rasional dan tidak mudah terpengaruh oleh penawaran yang belum jelas.

Andi Yuliani Paris: Masyarakat Harus Cerdas Kelola Keuangan

Baca Juga : Kepala OJK Sulsel Sulbar Tekankan Pentingnya Perlindungan Konsumen Jasa Keuangan

Anggota Komisi XI DPR RI, Andi Yuliani Paris, menegaskan bahwa literasi keuangan merupakan kemampuan penting yang perlu dimiliki seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, masyarakat saat ini dihadapkan pada berbagai pilihan produk dan layanan keuangan yang menawarkan manfaat berbeda.

Karena itu, pemahaman mengenai pengelolaan pendapatan, kebiasaan menabung, hingga penggunaan pembiayaan secara bijak menjadi bekal penting dalam menjaga kondisi keuangan keluarga.

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

“Literasi keuangan sangat penting karena masyarakat berhadapan dengan berbagai pilihan produk dan layanan keuangan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Andi Yuliani Paris.

Ia menekankan bahwa setiap keputusan keuangan harus mempertimbangkan manfaat dan risiko agar tidak menimbulkan kerugian di kemudian hari.

“Masyarakat perlu memahami cara mengelola pendapatan, membangun kebiasaan menabung, menggunakan pembiayaan secara bijak, dan mengenali risiko sebelum mengambil keputusan keuangan,” jelasnya.

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Andi Yuliani Paris berharap peningkatan pemahaman keuangan dapat membantu masyarakat menjadi lebih mandiri dalam menentukan pilihan.

“Dengan pemahaman yang memadai, masyarakat akan lebih mandiri, tidak mudah terpengaruh oleh tawaran yang tidak masuk akal, dan mampu melindungi diri serta keluarganya dari kerugian finansial,” tegasnya.

OJK Dorong Masyarakat Pahami Risiko Investasi

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Sementara itu, Kepala OJK Sulsel Sulbar, Moch. Muchlasin, mengatakan bahwa pemahaman mengenai fungsi dan peran OJK menjadi dasar penting bagi masyarakat dalam memanfaatkan produk serta layanan jasa keuangan.

Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui hak dan kewajibannya sebagai konsumen agar dapat menggunakan layanan keuangan secara tepat.

“OJK memiliki peran dalam mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan serta melaksanakan pelindungan konsumen dan masyarakat di sektor jasa keuangan,” ujar Muchlasin.

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Ia menjelaskan bahwa edukasi keuangan tidak hanya bertujuan memperkenalkan produk dan layanan keuangan, tetapi juga membantu masyarakat memahami berbagai risiko yang menyertainya.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat memahami peran OJK, mengetahui hak dan kewajibannya sebagai konsumen, serta semakin cermat dalam memanfaatkan layanan keuangan yang tersedia,” katanya.

Muchlasin menilai pemahaman tersebut penting agar masyarakat dapat memperoleh manfaat dari layanan keuangan sekaligus menghindari risiko yang berpotensi merugikan.

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Periksa Legalitas Sebelum Menyerahkan Uang

Dalam kegiatan edukasi tersebut, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya memeriksa legalitas penyedia produk dan layanan keuangan.

Pemeriksaan legalitas menjadi salah satu langkah awal untuk menilai apakah pihak yang menawarkan investasi memiliki izin atau status yang sesuai dengan kegiatan usahanya.

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Namun, legalitas bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan.

Masyarakat juga harus memahami manfaat, biaya, mekanisme, dan risiko produk sebelum memutuskan untuk menggunakannya.

Selain itu, peserta diingatkan untuk menjaga kerahasiaan data pribadi serta informasi perbankan agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Melalui edukasi tersebut, OJK mendorong masyarakat agar tidak mengambil keputusan keuangan secara tergesa-gesa.

Temukan Investasi Mencurigakan? Hubungi OJK 157

OJK juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan saluran informasi resmi apabila menemukan tawaran investasi yang mencurigakan.

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Masyarakat dapat menghubungi Kontak OJK 157 untuk memperoleh informasi maupun menyampaikan pengaduan terkait dugaan aktivitas keuangan ilegal sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah ini penting agar masyarakat tidak hanya mengandalkan informasi dari pihak yang menawarkan investasi.

Melalui kanal resmi, masyarakat dapat mencari informasi sebelum mengambil keputusan yang berkaitan dengan penggunaan dana pribadi maupun keluarga.

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Literasi Keuangan Diharapkan Lindungi Ekonomi Keluarga

Andi Yuliani Paris menilai edukasi keuangan perlu menjangkau masyarakat hingga tingkat daerah.

Menurutnya, pemahaman mengenai produk dan layanan keuangan dapat membantu keluarga mengelola pendapatan, menentukan prioritas kebutuhan, dan menghindari keputusan yang berpotensi merugikan.

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Peningkatan literasi keuangan juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat serta mendorong penggunaan layanan keuangan formal secara lebih bertanggung jawab.

Sementara itu, OJK Sulsel Sulbar menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan edukasi.

Sinergi antara OJK, DPR RI, pemerintah daerah, industri jasa keuangan, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam membangun pemahaman keuangan yang berkelanjutan.

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Ajak Warga Sinjai Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Melalui kegiatan di Kabupaten Sinjai, OJK dan Anggota Komisi XI DPR RI berharap masyarakat semakin mampu mengenali penawaran investasi yang mencurigakan serta mengambil keputusan keuangan secara aman dan bijak.

Pesan utamanya, masyarakat tidak boleh hanya tergiur besarnya keuntungan yang dijanjikan. Legalitas, kewajaran penawaran, serta pemahaman terhadap risiko harus menjadi pertimbangan sebelum memutuskan berinvestasi.

#OJK #OJK Sulsel Sulbar #Andi Yuliani Paris #investasi bodong #investasi ilegal #literasi keuangan #kabupaten sinjai #Moch. Muchlasin #Komisi XI DPR RI #Edukasi keuangan #Sulawesi Selatan