RAKYATKU.COM, MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melantik pejabat fungsional yang baru di lingkungan Pemkot Makassar.
Salah satu tugas penting diberikan kepada Kepala UPT TPA Tamangapa Antang, Pesawatro yang kini memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa berjalan secara profesional, modern, dan berwawasan lingkungan.
Pesan tersebut disampaikan Munafri saat memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah/janji pejabat fungsional di lingkungan Pemkot Makassar yang berlangsung di Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (8/9/2026).
Baca Juga : Pengembang Perumahan Serahkan PSU ke Pemerintah Kota Makassar
Secara khusus, Munafri memberikan sejumlah penekanan kepada Kepala UPT TPA Tamangapa Antang, Pesawatro.
Ia menilai pengelolaan TPA Tamangapa membutuhkan sistem yang profesional, modern, dan berwawasan lingkungan.
Pengelolaan tersebut juga tidak boleh mengabaikan keberadaan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan TPA.
Baca Juga : Sebanyak 7.505 Rumah Akan Terima Retribusi Sampah Gratis dan 93 Bedah Rumah di Mariso
Appi itu berharap TPA Tamangapa ke depan tidak hanya menjadi lokasi pengolahan sampah, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah sekitarnya.
“Diperlukan sistem pengelolaan TPA yang profesional, modern, dan berwawasan lingkungan yang tidak meninggalkan masyarakat yang ada di sekitarnya, sehingga TPA ini bisa menjadi TPA yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, ia meminta pengelola TPA mengakselerasi penerapan tata kelola persampahan berbasis teknologi.
Baca Juga : Antisipasi Krisis Lahan Pemakaman, Appi Tinjau Calon TPU di Maros
Pemanfaatan teknologi dinilai penting untuk mendukung berbagai program persampahan yang tengah dijalankan Pemkot Makassar.
Sekaligus meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan sampah. Menurut Munafri, tugas Kepala UPT TPA Tamangapa tidak ringan.
Selain menjamin pengelolaan kawasan berjalan dengan baik, pejabat tersebut juga harus mampu menjaga kondusivitas, keamanan dan hubungan yang harmonis antara pengelola TPA dengan masyarakat sekitar.
Baca Juga : 15.177 KK Warga Tamalate Nikmati Iuran Sampah Gratis, Warga Pilah Sampah dari Rumah
“Tentunya mempunyai tugas yang sangat berat untuk menjaga kondusivitas, keamanan, serta hubungan yang harmonis antara masyarakat dan TPA Tamangapa dan masyarakat yang ada di wilayah sekitarnya,” tuturnya.
“Tugas ini, penting mengingat keberadaan TPA Tamangapa berkaitan langsung dengan persoalan persampahan,” jelasnya.
Appi menegaskan, pelantikan pejabat bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi penanda dimulainya tanggung jawab dan komitmen baru dalam menjalankan tugas pemerintahan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Baca Juga : Belasan Ribu Rumah di Panakkukang Bakal Nikmati Iuran Sampah Gratis
“Pelantikan ini adalah komitmen yang sudah kita bangun secara bersama-sama, ini kadang-kadang kita lupa,” pesan Munafri mengawali Berbagai.
"Di dalam proses pelantikan jangan hanya menjadi sebuah seremonial yang tidak dilanjutkan pada tataran pascapelantikan," tambah Appi.
Ia mengatakan, hal yang paling penting setelah pelantikan adalah memastikan seluruh pejabat mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai jabatan yang dipercayakan.
Baca Juga : Belasan Ribu Rumah di Panakkukang Bakal Nikmati Iuran Sampah Gratis
Oleh karena itu, Munafri meminta pejabat baru dilantik membuktikan dedikasi mereka melalui kinerja nyata, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Ini diperlukan pembuktian dan dedikasi dalam rangka proses pelayanan masyarakat yang ada di Kota Makassar,” ujarnya.
Munafri menyebut promosi, rotasi maupun penyegaran jabatan merupakan bagian yang lumrah sekaligus penting dalam sistem tata kelola pemerintahan.
Baca Juga : Belasan Ribu Rumah di Panakkukang Bakal Nikmati Iuran Sampah Gratis
Langkah tersebut, kata dia, dilakukan untuk memastikan roda pemerintahan dapat berjalan secara optimal sekaligus mempercepat pencapaian target pembangunan dan merespons dinamika kebutuhan masyarakat.
Dia pun meminta seluruh pejabat yang telah dilantik agar memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing serta mampu menerjemahkannya ke dalam bentuk pelayanan yang konkret.
"Saya berharap Bapak, Ibu yang sudah dilantik ini harus benar-benar mampu menjalankannya dengan baik sesuai dengan tugas pokoknya. Dan yang paling penting adalah bagaimana pola-pola pelayanan kepada masyarakat ini bisa berjalan dengan baik," harapnya.
Baca Juga : Belasan Ribu Rumah di Panakkukang Bakal Nikmati Iuran Sampah Gratis
Selain Kepala UPT TPA Tamangapa, Munafri juga memberikan Arahan khusus kepada pejabat fungsional yang bertugas sebagai Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Lakkang.
Appi meminta pejabat tersebut membantu lurah dan seluruh jajaran Kelurahan Lakkang dalam mengoptimalkan potensi wisata serta kearifan lokal yang memiliki wilayah tersebut.
Lakkang, kata Munafri, memiliki potensi yang dapat dikembangkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis komunitas lokal.
Baca Juga : Belasan Ribu Rumah di Panakkukang Bakal Nikmati Iuran Sampah Gratis
Oleh karena itu, pejabat yang ditempatkan di bidang pemberdayaan masyarakat diminta aktif mengajak dan mendorong masyarakat untuk terlibat dalam proses pembangunan.
“Saya berharap ini bisa membantu rekan-rekan yang ada di Kelurahan Lakkang, khususnya Pak Lurah dan seluruh jajarannya, untuk mengoptimalisasi potensi daya tarik wisata dan kearifan lokal yang ada di sana,” katanya.
Ia juga meminta agar pemberdayaan masyarakat tidak hanya menghentikan kegiatan pemerintahan, tetapi juga diarahkan pada penguatan ekonomi lokal.
Baca Juga : Belasan Ribu Rumah di Panakkukang Bakal Nikmati Iuran Sampah Gratis
Pejabat tersebut diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif warga untuk membangun ekonomi lokal yang bertumpu pada potensi dan kekuatan masyarakat setempat.
Tidak hanya itu, pejabat pemberdayaan masyarakat diminta menjadi garda terdepan dalam mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat Lakkang secara adil dan merata.
Arahan khusus juga diberikan Munafri kepada Analis Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur. Ia menekankan pentingnya penguatan tata kelola manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengedepankan kualifikasi, kompetensi dan kinerja.
Baca Juga : Belasan Ribu Rumah di Panakkukang Bakal Nikmati Iuran Sampah Gratis
Menurutnya, penerapan sistem merit harus benar-benar dipastikan berjalan dalam sistem pemerintahan Kota Makassar.
“Tentunya mempunyai tugas untuk memperkuat tata kelola manajemen ASN yang berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja atau sistem merit yang harus dipastikan ini bisa berjalan dengan baik,” terangnya.
Selain penguatan sistem merit, Munafri juga meminta adanya inovasi dalam pengembangan kapasitas SDM aparatur.
Baca Juga : Belasan Ribu Rumah di Panakkukang Bakal Nikmati Iuran Sampah Gratis
Pengembangan tersebut diarahkan untuk melahirkan aparatur yang adaptif terhadap perubahan, profesional dalam menjalankan tugas, serta memiliki integritas.
Tidak kalah pentingnya, pembinaan disiplin dan kesejahteraan ASN juga harus menjadi perhatian.
“Semoga seluruh aspek tersebut dapat berjalan seimbang sehingga peningkatan kualitas aparatur untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tutup Appi.
