RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengapresiasi para pengembang yang telah menyerahkan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) perumahan para Selasa 8 September 2026.
"Terimakasih hari ini telah menyerahkan PSU perumahan yang mungkin sudah bertahun-tahun menjadi persoalan yang ada di tengah-tengah masyarakat," kata Appi di Toddopuli Raya.
Dengan penyerahan itu, Appi meyakini bahwa penyerahan PSU sebenarnya bukan hal yang sulit. Ada beberapa persyaratan memang yang harus kita selesaikan, dan jika dilaksanakan dengan baik, tentu penyerahannya tidak akan berlangsung lama.
Baca Juga : Wali Kota Appi Lantik Pejabat Fungsional, Ada Instruksi Khusus untuk Kepala UPT TPA Tamangapa
"Maka dari itu, saya selalu menyampaikan kepada teman-teman yang ada di Dinas Perumahan untuk jauh lebih proaktif lagi memastikan PSU-PSU ini ada. Kenapa? Karena kalau PSUnya tidak diserahkan, yang mendapatkan dampaknya adalah masyarakat itu," jelasnya.
Setelah penyerahan itu selanjutnya menjadi tugas pemerintah untuk menjadi prioritas di dalam proses pembangunan. Tentu saja dengan melakukan perencanaan anggaran sebelum mengeksekusi.
"Dan yakinlah bahwa Kota Makassar ini tidak akan pernah melihat kondisi masyarakat yang memprihatinkan tidak disentuh oleh pemerintah. Kami berkomitmen untuk memastikan sarana, infrastruktur, dan pelayanan kepada masyarakat akan berjalan dengan sangat maksimal," jelasnya
Baca Juga : Sebanyak 7.505 Rumah Akan Terima Retribusi Sampah Gratis dan 93 Bedah Rumah di Mariso
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Makassar, Mahyuddin menyebut ada beberapa perumahan yang menyerahkan PSU. Namun ada juga yang diserahkan oleh masyarakat.
"Ada tiga perumahan yang diserahkan oleh masyarakat. Ini disebabkan karena pengembangnya sudah tidak diketahui keberadaannya karena mereka sudah bangkrut dan kita sudah cari ke mana, tidak diketahui di mana kantornya," kata Mahyuddin.
Ia menyebut masih ada beberapa perumahan yang belum penyerahan sekitar 600-an 700-an perumahan. Untuk tahun ini sudah ada 23 perumahan. Sementara target sampai akhir tahun sekitar 50 perumahan.
Baca Juga : Antisipasi Krisis Lahan Pemakaman, Appi Tinjau Calon TPU di Maros
"Selama menjadi kewenangan Dinas Perumahan dari tahun 2017 sampai sekarang itu sudah ada 221 perumahan dengan total nilai aset berdasarkan NJOP yang ada di dalam kompleks perumahan kurang lebih sekitar 6 triliun," bebernya.
