Jumat, 22 Mei 2026 13:38

Unismuh Makassar Jadi Tuan Rumah Workshop Publikasi Ilmiah Internasional Kemendiktisaintek

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Universitas Muhammadiyah Makassar dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Workshop Inclusive Publication Camp (In-Camp) Batch-1 Tahun 2026 yang diselenggarakan Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Universitas Muhammadiyah Makassar dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Workshop Inclusive Publication Camp (In-Camp) Batch-1 Tahun 2026 yang diselenggarakan Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Unismuh Makassar menjadi tuan rumah Workshop Inclusive Publication Camp 2026 dari Kemendiktisaintek untuk memperkuat kapasitas publikasi ilmiah internasional dosen dan peneliti.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah Makassar dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Workshop Inclusive Publication Camp (In-Camp) Batch-1 Tahun 2026 yang diselenggarakan Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Kegiatan nasional tersebut berlangsung pada 19–22 Mei 2026 dengan pusat kegiatan di kampus Unismuh Makassar dan Hotel Aryaduta Makassar sebagai lokasi penginapan peserta. Pembukaan workshop dilaksanakan di Aula Teater I GIFt Unismuh Makassar, Rabu, 20 Mei 2026.

Workshop In-Camp digelar sebagai upaya meningkatkan kapasitas dosen dan peneliti perguruan tinggi dalam menghasilkan artikel ilmiah bereputasi internasional, sekaligus memperkuat daya saing riset Indonesia di tingkat global.

Baca Juga : Unismuh Makassar Perkuat Budaya Islami Lewat Darul Arqam Angkatan IV

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek, Dr. Mohammad Fauzan Adziman, menegaskan bahwa publikasi ilmiah internasional kini menjadi indikator penting dalam menunjukkan kualitas dan kapasitas bangsa dalam memproduksi pengetahuan.

“Publikasi ilmiah internasional hari ini bukan sekadar indikator akademik, tetapi juga representasi kapasitas bangsa dalam memproduksi pengetahuan yang diakui dunia. Karena itu, penguatan kompetensi peneliti dan dosen harus terus dilakukan secara inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peran aktif Unismuh Makassar dalam membangun budaya akademik dan jejaring riset nasional.

Baca Juga : Pegadaian Perkuat Dukungan Pendidikan, Renovasi SD Aisyiyah Pangkep Digelontor Rp100 Juta

“Kami melihat Unismuh Makassar memiliki komitmen yang kuat dalam pengembangan budaya riset dan publikasi ilmiah. Ini menjadi modal penting untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi Indonesia dalam jejaring akademik global,” kata Fauzan.

Perkuat Talenta Riset Nasional

Direktur Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Heri Kuswanto, menjelaskan bahwa program In-Camp dirancang untuk memperluas akses pendampingan publikasi ilmiah bagi dosen dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Baca Juga : Telkomsel Bangun Fasilitas Sanitasi di Maros, Dorong Akses Air Bersih dan Kesehatan Lingkungan

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa talenta riset di perguruan tinggi memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berkembang dan berkontribusi dalam peningkatan daya saing riset nasional,” ujarnya.

Workshop menghadirkan narasumber dan fasilitator dari sejumlah perguruan tinggi ternama seperti Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Sebelas Maret, Universitas Andalas, hingga Universitas Negeri Jakarta.

Materi yang diberikan meliputi strategi publikasi di jurnal internasional bereputasi, penyusunan artikel berbasis IMRaD, teknik menulis introduction yang kuat, metode penelitian yang mampu meyakinkan reviewer, teknik sitasi dan manajemen referensi, hingga proses submission jurnal internasional.

Baca Juga : Sambut HUT ke-14, Aston Makassar Edukasi Puluhan Siswa SD Lewat “Kid’s Hotel Adventure”

Peserta juga memperoleh pendampingan intensif melalui sesi bedah artikel secara berkelompok bersama fasilitator.

Unismuh Perkuat Budaya Riset

Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abd Rakhim Nanda, menyebut workshop tersebut menjadi momentum strategis bagi kampus dalam memperkuat budaya riset dan publikasi ilmiah.

Baca Juga : LAZ Hadji Kalla Perkuat Pendidikan Al-Qur’an di Pelosok Pinrang, Puluhan Guru Mengaji Ikuti Standardisasi Metode Tilawati

Unismuh Makassar terus mendorong dosen dan peneliti agar tidak hanya produktif meneliti, tetapi juga mampu memublikasikan karya ilmiah yang bermutu, bereputasi, dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Ketua Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Unismuh, Dr. Muh Arief Muhsin, menambahkan bahwa publikasi ilmiah merupakan bagian penting dari tanggung jawab akademik perguruan tinggi.

“Publikasi ilmiah bukan sekadar luaran administratif, tetapi bagian dari tanggung jawab akademik untuk menyebarkan pengetahuan dan memperkuat kontribusi perguruan tinggi,” katanya.

Baca Juga : LAZ Hadji Kalla Perkuat Pendidikan Al-Qur’an di Pelosok Pinrang, Puluhan Guru Mengaji Ikuti Standardisasi Metode Tilawati

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerja Sama Unismuh Makassar, Prof. Andi Sukri Syamsuri, menilai kolaborasi dengan Kemendiktisaintek menjadi langkah strategis dalam memperkuat rekognisi akademik kampus.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar Unismuh dalam membangun mutu akademik, memperluas jejaring kerja sama, dan meningkatkan kontribusi kampus dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Workshop In-Camp Batch-1 Tahun 2026 ditutup dengan sesi reviu hasil pendampingan artikel, penyampaian kesan peserta, tindak lanjut program dari Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, serta penutupan resmi oleh pimpinan Unismuh Makassar.

#Unismuh Makassar #publikasi ilmiah #Kemendiktisaintek #workshop riset #jurnal internasional #penelitian #dosen #Perguruan Tinggi #LP3M #Sulawesi Selatan