MAROS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros meliburkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Rabu (12/2/2025).
Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan kebijakan ini diambil mengingat kondisi banjir yang masih tinggi dan menggenangi sejumlah perkantoran.
“Kita liburkan untuk perkantoran di Pemkab Maros hari ini karena melihat kondisi banjir yang masih cukup tinggi dan kantor-kantor masih digenangi air,” ujarnya.
Baca Juga : Wakil Bupati Maros Terima 360 Mahasiswa Unhas Mulai KKN Tematik
Ia mengaku telah menginstruksikan seluruh perangkat daerah dan camat di Maros untuk menyesuaikan kegiatan kerja dengan situasi bencana ini.
“Hari ini kegiatan aktivitas perkantoran diliburkan sampai dengan situasi dan kondisi kembali kondusif dan aman. Semoga bencana ini segera berlalu dan Maros kembali pulih,” tuturnya.
Tidak hanya perkantoran, sekolah-sekolah di Maros juga diimbau untuk melaksanakan pembelajaran daring (online).
Baca Juga : Bupati Maros Ajak Ayah Lebih Terlibat Lewat Gerakan Mengambil Rapor
“Sejak kemarin kita menghimbau supaya persekolahan dilakukan dengan daring atau diliburkan di hari ini,” lanjutnya.
Mantan Ketua DPRD Maros itu menyebut hampir seluruh wilayah Maros terdampak banjir, dan 10 kecamatan dengan kondisi yang sangat parah.
Kecamatan yang terdampak parah antara lain Turikale, Bontoa, Lau, Mandai, Marusu, Maros Baru, Bantimurung, Moncongloe, Tanralili, dan Simbang.
Baca Juga : Bupati Maros Terbitkan Surat Edaran Larangan Petasan, Miras dan Narkoba
Bahkan, sejumlah jalan protokol di Maros mengalami kemacetan parah, dengan kendaraan tidak bisa bergerak sama sekali.
