Selasa, 06 Agustus 2024 15:54

Di Bawah Kepemimpinan Chaidir Syam, Maros Masuk Nominasi Kabupaten Anti Korupsi

Editor
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Di Bawah Kepemimpinan Chaidir Syam, Maros Masuk Nominasi Kabupaten Anti Korupsi

Di Bawah Kepemimpinan Chaidir Syam, Pemkab Maros Masuk Nominasi Kabupaten Anti Korupsi

MAROS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan observasi kabupaten/kota antikorupsi di Kabupaten Maros.

Observasi tersebut digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Selasa (6/8/2024).

Plh Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Andhika Widiarto mengatakan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengusulkan tiga daerah calon kabupaten/kota anti korupsi.

Baca Juga : 12 Kecamatan Terendam Banjir, BPBD Tetapkan Maros Darurat Bencana

“Ada Kabupaten Maros, Bantaeng dan Kota Makassar,” katanya.

Ia mengatakan Kabupaten Maros dipilih untuk dilakukan observasi karena telah memenuhi beberapa persayaratan.

“MCP minimal 75, Sakip, WTP minimal 2 tahun berturut-turut, tidak ada ada kepala daerah yang terjerat korupsi selama 3 tahun dan juga SPIP,” rincinya.

Baca Juga : Pemkab Maros Terima Bantuan Rp102 Miliar dari Kemensos

Ia menyebut ada enam komponen dan 19 indikator penilaian yang disiapkan.

“Mulai dari pengawasan, pelayanan publik, hingga budaya kerja, nanti hasilnya di paparkan ke pimpinan apakah akan terpilih atau tidak,” ujarnya.

Ia menilai sejauh ini Kabupaten Maros telah memiki banyak program inovasi.

Baca Juga : Belajar 7 Bulan, Bupati Maros Chaidir Syam Wisuda 16 Lansia

“Inovasi itu yang akan kita liat, apakah sangat berdampak bagi masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu Bupati Maros, Chaidir Syam mengaku bersyukur Maros bisa masuk nominasi observasi kabupaten anti korupsi.

“Masukan-masukan dari KPK kita akan maksimal perbaiki untuk ditingkatkan,” ujarnya.

Baca Juga : Fathan, Putra Bupati Maros Raih Juara Satu Nasional Memanah Berkuda

Mantan Ketua DPRD Maros itu mengatakan ada beberapa upaya pencegahan korupsi yang telah pihaknya lakukan.

“Kami terus melakukan pengawasan secara internal, Maros sudah 13 kali berturut-turut dapat WTP,” tuturnya.

Ia mengatakan saat ini ada beberapa kasus korupsi yang sedang di proses.

Baca Juga : Bupati Maros Kembali Raih Penghargaan di Bidang Literasi

“Kasus saber pungli, ada 2 kasus yang kita lakukan punishment, tahun lalu 1 dan tahun ini 1 yakni kasus di peternakan,” tutupnya.

#pemkab maros