RAKYATKU.COM - Dalam suasana yang penuh kebersamaan, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin mengambil bagian dalam salat Jumat yang khidmat di Kabupaten Bone. Setelah itu, ia melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan menara Masjid Nurul Ilmi Himal SMPPSMADAGA Bone yang terletak di Jalan Lapawawoi, Watampone pada Jumat (19/4/2024).
Baca Juga : Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Nasional pada Ajang National Governance Awards
Dalam sambutannya, Bahtiar mengungkapkan kekagumannya terhadap inisiatif para alumni sekolah yang telah mengambil langkah nyata dalam pembangunan masjid.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Nasional pada Ajang National Governance Awards
"Ini luar biasa, alumni sekolah yang membangun masjid, bayangkan kalau banyak di Indonesia alumni sekolah yang membangun masjid," ujarnya dengan penuh semangat.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Nasional pada Ajang National Governance Awards
Baca Juga : Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Nanas, Mantan Pj Gubernur: Saya Pastikan Clear and Clean
Kebanggaan, bahwa kebersamaan alumni terasa begitu kuat, terutama melihat solidaritas yang terjalin.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Nasional pada Ajang National Governance Awards
"Mulai hari ini kita lakukan peletakan batu pertama, kita harus bangun sampai selesai," tegas Bahtiar, menandai dimulainya proses pembangunan yang diharapkan akan terus berlanjut hingga penyelesaian.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Nasional pada Ajang National Governance Awards
Salah seorang pengurus masjid, Nasaruddin menambahkan bahwa, rencana pembangunan menara sudah lama dibicarakan dan kini mulai direalisasikan untuk melengkapi fasilitas masjid utama.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Nasional pada Ajang National Governance Awards
Baca Juga : Kasus Pelecehan di Lingkungan Kampus Mencuat, Pemprov Sulsel Tegaskan Komitmen Perlindungan
"Beliau (Bahtiar) juga merupakan alumni SMA 2 atau SMA 3 sekarang. Sehingga beliau sangat antusias untuk melakukan peletakan batu pertama," ungkap Nasaruddin.
