RAKYATKU.COM, MAMUJU - Komisi II DPRD Kabupaten Wajo melakukan kunjungan kerja ke Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (19/1/2024). Dalam kunjungannya ini, mereka sharing dengan Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan (Ekbang) Setda Sulbar terkait Participating Interest (PI) 10 persen.
Baca Juga : Harapan Pemudik Terwujud! Bupati Wajo Lepas Program Mudik Gratis Siwa–Tobaku
Baca Juga : Muhammad Ibnu Hasyim Kini Pimpin PUPR Wajo
Rombongan Komisi II DPRD Wajo ini diterima langsung Kepala Biro Ekbang Setda Sulbar Masriadi Nadi Atjo didampingi Direktur Sebuku Energi Malaqbi Harif Hanafing di ruang rapat rumah jabatan Sekprov Sulbar.
Baca Juga : Harapan Pemudik Terwujud! Bupati Wajo Lepas Program Mudik Gratis Siwa–Tobaku
Baca Juga : Muhammad Ibnu Hasyim Kini Pimpin PUPR Wajo
Dalam pertemuan ini, Komisi II DPRD Kabupaten Wajo mempertanyakan terkait cara implementasi terhadap proses pengelolaan PI 10 persen dan sinergitas dengan pemerintah kabupaten dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari hasil pengelolaan PI 10% yang telah berhasil diperoleh BUMD Perumda Sebuku Energi Malaqbi Sulbar.
Baca Juga : Harapan Pemudik Terwujud! Bupati Wajo Lepas Program Mudik Gratis Siwa–Tobaku
Baca Juga : Muhammad Ibnu Hasyim Kini Pimpin PUPR Wajo
Baca Juga : Bupati Andi Rosman Dorong WARE 2026 Jadi Agenda Tahunan dengan Perputaran Ekonomi Capai Rp16 Miliar
Aturan mengenai PI 10% ini tercantum dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 37 Tahun 2016 tentang ketentuan-ketentuan penawaran Participating Interest 10 % pada wilayah kerja minyak dan gas bumi.
Baca Juga : Harapan Pemudik Terwujud! Bupati Wajo Lepas Program Mudik Gratis Siwa–Tobaku
Baca Juga : Muhammad Ibnu Hasyim Kini Pimpin PUPR Wajo
"PI 10% merupakan domain pemerintah provinsi sesuai dengan peraturan perundang-undangan," kata Masriadi.
Baca Juga : Harapan Pemudik Terwujud! Bupati Wajo Lepas Program Mudik Gratis Siwa–Tobaku
Baca Juga : Muhammad Ibnu Hasyim Kini Pimpin PUPR Wajo
Dia menyarankan Pemkab Wajo segera membentuk BUMD yang akan menerima dan mengelola PI 10% tersebut sesuai prosedur pemilihan yang benar.
