Rabu, 28 Juni 2023 09:00

Parepare Jadi Daerah dengan Tingkat Kemiskinan Terendah di Sulsel

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan Sulsel tahun 2023 di Novotel Makassar Grand Shayla, Kota Makassar, Selasa (27/6/2023).
Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan Sulsel tahun 2023 di Novotel Makassar Grand Shayla, Kota Makassar, Selasa (27/6/2023).

Dalam Rakor Penanggulangan Kemiskinan Sulsel 2023 terungkap bahwa Kota Parepare berhasil mencapai tingkat kemiskinan terendah di Sulsel. Terdapat 182 jiwa yang mengalami kemiskinan ekstrem, dengan empat kelurahan di Parepare mencapai angka 0 kemiskinan ekstrem.

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Kota Parepare jadi daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulawesi Selatan (Sulsel). Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan Sulsel tahun 2023 di Novotel Makassar Grand Shayla, Kota Makassar, Selasa (27/6/2023).

Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Koordinasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Parepare, turut hadir dalam acara itu bersama organisasi perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare terkait.

Rakor ini diselenggarakan Bappelitbangda Sulsel dengan dukungan dari USAID ERAT yang dihadiri para wakil wali kota dan wakil bupati se-Sulsel yang juga menjabat ketua TKPKD di wilayah masing-masing.

Baca Juga : Tolak RUU Penyiaran, Aliansi Jurnalis Parepare Gelar Aksi di Depan Gedung Dewan

Dalam Rakor disampaikan bahwa Parepare berhasil mencapai tingkat kemiskinan ekstrem terendah di Sulsel. Data kemiskinan ekstrem Parepare didapatkan dari hasil pemadanan data P3KE Menko PMK dan hasil Regsosek BPS 2023.

Terdapat 182 jiwa yang mengalami kemiskinan ekstrem (desil 1) yang tersebar di empat wilayah kecamatan. Namun, empat Kelurahan di Parepare sudah mencapai angka 0 atau tidak memiliki kemiskinan ekstrem, yaitu Kelurahan Lemoe, Mallusetasi, Lakessi, dan Ujung Bulu. Sementara, Kelurahan Tiro Sompe masih memiliki jumlah kemiskinan ekstrem yang signifikan, yaitu 35 jiwa.

Plt. Kepala Bappeda Parepare, Zulkarnaen Nasrun, yang mendampingi Wakil Wali Kota Parepare mengatakan bahwa hasil ini merupakan bentuk sinergitas program semua pemangku jabatan yang dilaksanakan di Parepare.

Baca Juga : Kota Parepare Kembali Raih WTP

"Semua unsur turun ke lapangan. Pemerintah, swasta, dan masyarakat bergerak sesuai peran dan fungsinya sehingga Parepare dapat menekan angka kemiskinan, utamanya kemiskinan ekstrem," ujarnya.

Dalam arahannya, Pangerang menegaskan diperlukan upaya ekstra untuk mencapai target nasional pada 2024, yaitu menurunkan jumlah kemiskinan ekstrem menjadi 0 jiwa.

"Dalam waktu dekat akan dilakukan rapat tindak lanjut setelah mendapat petunjuk dari Bapak Wali Kota Parepare (Taufan Pawe)," kata Pangerang.

#Pemkot Parepare #Kemiskinan Ekstrem #Pangerang Rahim