Sabtu, 27 Mei 2023 16:06

Rembuk Stunting 2023, Bupati Luwu Utara Ajak Seluruh Pihak Berperan Aktif

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Rembuk stunting tahun 2023 Pemkab Luwu Utara di Aula La Galigo, Kantor Bupati Luwu Utara, Jumat (27/5/2023).
Rembuk stunting tahun 2023 Pemkab Luwu Utara di Aula La Galigo, Kantor Bupati Luwu Utara, Jumat (27/5/2023).

Pemkab Luwu Utara melaksanakan rembuk stunting 2023 dengan Bupati Indah Putri Indriani memimpin dan mengajak seluruh pihak terlibat aktif. Tujuannya untuk monitoring, mengidentifikasi kendala, dan merumuskan langkah-langkah penurunan angka stunting di Luwu Utara yang mengalami peningkatan signifikan ini.

 

RAKYATKU.COM, LUWU UTARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara melaksanakan rembuk stunting tahun 2023 di Aula La Galigo, Kantor Bupati Luwu Utara, Jumat (27/5/2023).

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, hadir memimpin rembuk dan turut dihadiri Wakil Bupati, Suaib Mansur, Ketua DPRD Luwu Utara, Basir, jajaran Forkopimda, para pimpinan perangkat daerah terkait, camat, kepala desa, dan organisasi masyarakat sipil.

Baca Juga : Pemkab Luwu Utara Raih Opini WTP ke- 12

Rembuk stunting merupakan rangkaian aksi, tepatnya aksi ketiga, dari delapan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Indah saat memberikan arahan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak atas kerja lima bulan ini, terhitung Januari hingga Mei 2023, sekaligus mengingatkan untuk tidak kendor dan lebih giat lagi sesuai peran masing-masing.

"Tujuan kita rembuk adalah monitoring kerja kita selama ini sekaligus mengidentifikasi kendala yang Bapak-Ibu hadapi di lapangan dan merumuskan langkah yang dapat kita ambil ke depan," kata Indah.

Baca Juga : Bersama Balai Pompengan, Bupati Luwu Utara Naik Katinting ke Pombakka

Hal lain yang juga diingatkan Indah kepada seluruh perangkatnya terkait waktu intervensi yang menurutnya tinggal beberapa bulan.

"Saya meminta kepada camat dan kades untuk memastikan di wilayahnya seluruh sasaran, utamanya baduta dan bumil kurang energi kronis (KEK) menerima makanan tambahan (PMT) yang kaya protein hewani. Sekali lagi penurunan angka stunting butuh upaya kolaboratif semua pihak," pesan bupati yang karib disapa IDP ini.

Diketahui dari data, angka stunting di Luwu Utara akhir-akhir ini cukup meningkat dan menyebar luas setelah sebelumnya pada 2022 berdasarkan SSGI, naik 10,3 persen menjadi 29,8 persen.

#pemkab luwu utara #Indah Putri Indriani