RAKYATKU.COM -- Seorang bayi Suriah ditemukan hidup di antara reruntuhan rumah setelah gempa berkekuatan 7,8 skala Richter membunuh ibunya, saudara perempuan dan laki-lakinya.
Raghad Ismail, berusia 18 bulan, ditemukan selamat tanpa cedera di antara puing-puing yang jatuh di kota Azaz, Suriah, pada Senin pagi (6/2/2023).
Pamannya, yang merawat bayi itu, mengatakan saudara perempuan Raghad, berusia 5 tahun, dan saudara laki-lakinya, berusia 4 tahun, meninggal dalam kejadian tersebut.
Baca Juga : Jumlah Korban Gempa Turki-Suriah Tembus 50.000 Orang
Ibu Raghad yang sedang hamil juga tewas dalam kejadian tersebut.
Abu Hussam mengatakan bahwa ayah Raghad dikhawatirkan patah tulang belakangnya, tetapi putrinya yang masih kecil selamat.
"Istrinya yang sedang hamil, putrinya yang berusia 5 tahun, dan putranya yang berusia 4 tahun semuanya telah terbunuh," kata Abu Hussam dikutip dari Sky News.
Baca Juga : Indonesia Kirim 140 Ton Bahan Makanan dan Logistik untuk Korban Gempa Turki-Suriah
Hussam juga mengatakan bahwa keluarga lain yang tinggal di gedung itu, seorang ibu dan tiga anak, berhasil diselamatkan.