Kamis, 07 April 2022 15:43

Wali Kota Palopo Nobar Film Selimut Kabut Rongkong

Redaksi
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Wali Kota Palopo Nobar Film Selimut Kabut Rongkong

Film Selimut Kabut Rongkong disutradarai oleh Indra J Mae dan dibintangi oleh Wasri Yanti, Dinda Tarisa, serta Agung Iskandar.

PALOPO – Wali Kota Palopo, HM Judas Amir nonton bareng film Selimut Kabut Rongkong di Bioskop City Market Palopo, Kamis (7/4/2022).

Wali Kota Palopo dua periode ini hadir bersama Kapolres Palopo AKBP Muhammad Yusuf Usman dan Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur.

Judas Amir sangat mengapresiasi film karya anak Sulawesi Selatan. Apalagi lokasi pembuatan film di Luwu Utara yang merupakan bagian dari Tana Luwu.

Baca Juga : Pemkot Palopo Komitmen Eliminasi Campak dan Rubella

“Secara tidak langsung kita harus bangga. Budaya salah satu daerah di Tana Luwu diperkenalkan di film ini. Semua yang menonton adalah masyarakat seluruh Indonesia,” jelasnya.

 

Ketua NasDem Palopo ini berharap film ini dapat memotivasi para pencinta film di Luwu Raya terkhusus di Kota Palopo.

 

“Film ini bisa jadi pemantik anak muda lainnya untuk berkarya. Selamat menonton film Selimut Kabut Rongkong,” kata Judas Amir.

Baca Juga : 7 Kali Berturut-turut, Pemkot Palopo Pertahankan Penghargaan WTP

Wali Kota Palopo didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Wahyudin.

Sponsored by MGID

Sebelum nobar dimulai manajemen Film Selimut Kabut Rongkong terlebih dahulu mengadakan Gala Premiere.

Pemeran film Selimut Kabut Rongkong hadir dalam kegiatan itu.

Baca Juga : TP PKK Palopo Halal bihalal dengan DWP

Selimut Kabut Rongkong merupakan film bergenre petualangan yang sayang untuk dilewatkan.

Film ini disutradarai oleh Indra J Mae dan dibintangi oleh Wasri Yanti, Dinda Tarisa, serta Agung Iskandar.

Selimut Kabut Rongkong bercerita tentang seorang perempuan bernama Bunga Melati, penggiat traveling yang mendatangi desa pelosok di Kecamatan Rongkong Kabupaten Luwu.

Baca Juga : 80 Warga Palopo Dilatih Keterampilan Berbasis Kompetensi

Hal itu dilakukannya demi menjadi seorang guru relawan untuk warga lokal di sana.

Hingga pada suatu ketika Bunga terjebak dalam konflik warga mengenai tanah adat yang tak pernah ia pikirkan sebelumnya.

Karena dianggap memprovokasi warga oleh sekelompok pengusaha, Bunga pun nyaris dilenyapkan. 

#pemkot palopo #Judas Amir