Selasa, 26 April 2022 17:13

Disaksikan JK, PMI Makassar Teken MoU dengan Politeknik Akbara Surakarta Bakal Bangun Perguruan Tinggi

Usman Pala
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Penandatanganan nota kesepemahaman disaksikan langsung oleh Ketua PMI Pusat M Jusuf Kalla di Markas PMI Pusat, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (26/4/2022).
Penandatanganan nota kesepemahaman disaksikan langsung oleh Ketua PMI Pusat M Jusuf Kalla di Markas PMI Pusat, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (26/4/2022).

Jusuf Kalla dalam sambutannya menyebut kerjasama ini diharapkan mampu untuk meningkatkan sumber daya manusia di PMI, khususnya di Indonesia Timur.

RAKYATKU.COM, JAKARTA -- Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar bakal mendirikan perguruan tinggi swasta. Pembentukan Perguruan tinggi ini bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia, khususnya para relawan PMI di Indonesia Timur.

Untuk membantu proses pembentukan Perguruan Tinggi ini, PMI Kota Makassar juga menggandeng Politeknik Akbara Surakarta, sebagai Perguruan Tinggi yang sudah terlebih dahulu berdiri.

Penandatanganan nota kesepemahaman itu sendiri disaksikan langsung oleh Ketua PMI Pusat M Jusuf Kalla di Markas PMI Pusat, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (26/4/2022).

Baca Juga : Yayasan Hadji Kalla-PMI Makassar Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Jusuf Kalla dalam sambutannya menyebut kerjasama ini diharapkan mampu untuk meningkatkan sumber daya manusia di PMI, khususnya di Indonesia Timur.

Olehnya ia pun mengapresiasi kerjasama antara PMI Kota Makassar dengan Politeknik Akbara Surakarta ini.

 

"Dengan aturan-aturan yang ada, kita memang harus memiliki standarisasi pendidikan yang baik. Olehkarena itu saya berharap kerjasama yang saling memberikan kebaikan," ucap JK pada kegiatan tersebut.

Baca Juga : Empat Prodi S1 Unhas Jalani Proses Visitasi Akreditasi Internasional AUN-QA Batch IX

Senada dengan itu, Ketua PMI kota Makassar, Syamsu Rizal MI berujar ide gagasan untuk membuat Perguruan tinggin ini sudah sejak lama. Namun, baru dapat terealisasi saat ini.

Sponsored by MGID

"Sebenarnya ini sudah kami inisiasi dari setahun yang sebelumnya untuk memastikan akselesasi peningkatan SDM petugas kemanusiaan PMI itu dapat meningkat," ucap Deng Ical saapan akrabnya.

Deng Ical menyebut saat ini di Indonesia Timur masih belum ada lembaga atau perguran tinggi untuk para relawan kemanusiaan. Relawan dari Indonesia Timur jika ingin melanjutkan pendidikan harus dikirim ke Jawa untuk belajar.

Baca Juga : Mahasiswi Curhat Dosen Pegang Tangan hingga Baring di Pangkuan, UNM Akan Usut Tuntas

"Olehnya kita buatlah perguruan tinggi ini, diharapkan berdirinya Perguruan tinggi ini dapat memfasilitasi seluruh unit dari PMI ini untuk mempercepat dan mudah-mudahan selama 4 tahun semua bank darah dan unit dibawah PMI kota Makassar sudah memiliki kualifikasi minimal D3," ucap Ical.

Sementara itu, Direktur Politeknik Akbara Surakarta, dr Titis Wahyono menyebut pemilihan PMI Kota Makassar untuk kerjasama pendirian perguruan tinggi ini dikarenakan Makassar merupakan pintu masuk di Indonesia Timur.

Selain itu, keduanya memiliki visi dan misi yang sama, segingga kolaborasi ini dapat terjalin.

Baca Juga : Mengenang 40 Tahun Wafatnya Kalla dan Athirah, Quraish Shihab: Beliau Beragama dengan Sangat Teliti

"Makassar yang merupakan pusat wilayah di Indonesia Timur akan makin berkembang dan mengembangkan kualitas SDM di Indonesia timur, khususnya di PMI. Orangnya yang sangat progresif, saya kira kita punya visi yang sama," pungkasnya.

#pmi makassar #Jusuf Kalla #Syamsu Rizal #Politeknik Akbara #Perguruan Tinggi