Jumat, 17 Juli 2026 23:54

Sinergi Olahraga dan Eco-Green, Pekan Olahraga NIPAH 2026 Gaungkan Kampanye 'Game On, Waste Gone'

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pekan Olahraga NIPAH 2026, resmi dibuka mulai tanggal 17 hingga 19 Juli 2026 dengan membawa paradigma baru yang menyatukan semangat kompetisi dan keberlanjutan (sustainability).
Pekan Olahraga NIPAH 2026, resmi dibuka mulai tanggal 17 hingga 19 Juli 2026 dengan membawa paradigma baru yang menyatukan semangat kompetisi dan keberlanjutan (sustainability).

Pekan Olahraga NIPAH 2026 di Makassar hadirkan 25 cabang olahraga & kampanye 'Game On, Waste Gone' hasilkan medali serta instalasi unik dari limbah daur ulang.

RAKYATKU.COM ,MAKASSAR – NIPAH PARK kembali mengukuhkan posisinya sebagai pionir ruang publik inklusif yang adaptif terhadap isu lingkungan. Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, salah satu agenda tahunan terbesar di Sulawesi Selatan, Pekan Olahraga NIPAH 2026, resmi dibuka mulai tanggal 17 hingga 19 Juli 2026 dengan membawa paradigma baru yang menyatukan semangat kompetisi dan keberlanjutan (sustainability).

Tahun ini, festival olahraga urban tersebut menghadirkan 25 kategori olahraga yang mencakup 17 cabang kompetisi dan 8 cabang eksibisi. Mulai dari olahraga beregu, bela diri, olahraga raket, rekreasi, kelas kebugaran, hingga olahraga elektronik (e-sports) disuguhkan untuk memfasilitasi lintas generasi dan komunitas.

Namun, daya tarik utama gelaran kali ini terletak pada peluncuran kampanye inovatif bertajuk "Game On, Waste Gone".

Baca Juga : Pasar 'Intimate Wedding' Melejit, Four Points Makassar Catat Rekor 33 Pernikahan dalam Sebulan

Hilirisasi Upcycled Material: Memberi Kehidupan Kedua bagi Limbah

Sebagai kawasan mixed-use yang sejak awal mengadopsi konsep bangunan hijau (green building), NIPAH PARK berupaya membuktikan bahwa implementasi keberlanjutan tidak boleh berhenti pada desain arsitektur fisik semata, melainkan harus hidup dalam aktivitas di dalamnya. Langkah konkret ini diwujudkan melalui kolaborasi strategis bersama firma kreatif RASAPASAR.

Melalui sentuhan kreativitas, berbagai material pascakonsumsi seperti limbah plastik, furnitur usang, material sisa promosi, limbah padat industri, hingga sampah elektronik disulap menjadi infrastruktur penunjang acara. Seluruh medali bagi para juara, merchandise, papan penanda (signage), hingga instalasi seni yang tersebar di area mal murni diproduksi dari hasil daur ulang.

Baca Juga : Perkuat Dominasi Properti Sulsel, GMTD Hadirkan Varian Rumah Tumbuh hingga Premium di Makassar

 "Kami menyadari bahwa perubahan tidak selalu harus dimulai dari langkah raksasa. Melalui Pekan Olahraga NIPAH, kami memilih memulai dari hal-hal yang paling dekat dengan operasional kami sendiri," jelas Sales & Marketing General Manager Kalla Property, Rasmila Sari Suaib.

Rasmila menambahkan bahwa kolaborasi ini menjadi media komunikasi visual yang nyata agar pengunjung dapat melihat bahwa setiap aktivitas manusia memiliki dampak, dan setiap dampak memberikan kesempatan untuk memilih opsi yang lebih bertanggung jawab terhadap bumi.

Katalisator Ekosistem Komunitas dan Ruang Publik yang Hidup

Baca Juga : Perkuat Dominasi Properti Sulsel, GMTD Hadirkan Varian Rumah Tumbuh hingga Premium di Makassar

Sejak pertama kali diinisiasi pada tahun 2022, pergelaran ini mencatat kurva pertumbuhan yang impresif. Berdasarkan data historis empat tahun terakhir, total atlet yang berpartisipasi telah menembus 7.638 orang dengan traksi kunjungan mencapai lebih dari 205 ribu orang.

Property General Manager NIPAH PARK & Office, Aswan Amiruddin, menegaskan bahwa konsistensi ini merupakan komitmen jangka panjang korporasi untuk menghadirkan ruang publik yang berdaya guna secara sosial dan ekonomi.

"Bagi kami, ajang ini tidak pernah hanya tentang menyelenggarakan sebuah pertandingan. Yang ingin kami bangun adalah ruang yang terus hidup—tempat di mana komunitas bertumbuh, melahirkan prestasi, dan menciptakan interaksi sosial yang bermakna," urai Aswan.

Baca Juga : Perkuat Dominasi Properti Sulsel, GMTD Hadirkan Varian Rumah Tumbuh hingga Premium di Makassar

Creative Director RASAPASAR, Reza Enem, turut menjelaskan bahwa konsep yang diusung dalam instalasi seni kali ini mengacu pada prinsip 'Bekas Pakai Alih Fungsi'. Pendekatan ini diharapkan mampu mengikis jarak antara isu keberlanjutan yang selama ini dianggap rumit menjadi sesuatu yang dekat dan dapat diinisiasi dari lingkungan rumah tangga sehari-hari.

#PekanOlahragaNIPAH #NIPAHPARK #KallaProperty #GameOnWasteGone #UpcycledArt #SustainabilityEvent #InfoMakassar #Sportainment