Sabtu, 09 April 2022 08:17

Perkuat Komitmen Ramah Lingkungan, Toyota Perkenalkan Kijang Innova EV Concept

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kijang Innova EV Concept.
Kijang Innova EV Concept.

Memasyarakatkan penggunaan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia sudah menjadi perhatian Toyota sejak lama. Sejak 2009 lalu, Toyota mulai memperkenalkan mobil ramah lingkungan dengan mendatangkan Toyota Prius berteknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV).

RAKYATKU.COM - Bentuk komitmen terhadap kebijakan pemerintah Indonesia mendorong teknologi ramah lingkungan di sektor otomotif, PT Toyota-Astra Motor (TAM) melalui ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2022 memperkenalkan Kijang Innova EV Concept yang sepenuhnya menggunakan tenaga listrik sebagai penggerak.

"Kehadiran Kijang Innova EV Concept menjadi bukti bahwa Toyota sangat memperhatikan dan mendukung kebijakan Pemerintah dalam membangun ekosistem yang ramah lingkungan untuk kehidupan yang lebih baik bagi bangsa Indonesia ke depannya,” kata Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, dalam siaran pers yang diterima Rakyatku.com, Jumat (8/4/2022).

Memasyarakatkan penggunaan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia sudah menjadi perhatian Toyota sejak lama. Sejak 2009 lalu, Toyota mulai memperkenalkan mobil ramah lingkungan dengan mendatangkan Toyota Prius berteknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV).

Baca Juga : Kalla Toyota Serahkan Grand Prize Satu Unit Agya

Prius adalah kendaraan elektrifikasi pertama yang diproduksi secara komersial di pentas otomotif global sehingga menjadi pionir kendaraan ramah lingkungan dunia. Menyusul kehadiran Prius HEV, Toyota memperkuat jajaran kendaraan elektrifikasi dengan mendatangkan berbagai model lainnya, termasuk yang menggunakan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dan Battery Electric Vehicle (BEV).

Kehadiran kendaraan elektrifikasi di Indonesia juga mendapat respons positif. Hingga saat ini, secara total Toyota Indonesia telah memiliki 11 model kendaraan elektrifikasi. Melalui berbagai model tersebut, Toyota telah berhasil menjual lebih dari 5.800 unit kendaraan elektrifikasi di Indonesia dan diperkirakan memberi kontribusi terhadap pengurangan emisi CO2 sekitar 15.000 ton.

Di samping terus memperbanyak kehadiran model kendaraan, guna meningkatkan sosialisasi dan memasyarakatkan pemasaran kendaraan ramah lingkungan, sejak April 2021 Toyota juga mengimplementasikan program EV Smart Mobility di kawasan pariwisata Nusa Dua, Bali.

Baca Juga : Kalla dan Basarnas Sulsel Sukses Gelar Pelatihan Emergency Respon

Melalui program ini, Toyota menyediakan 30 unit kendaraan elektrifikasi yang terdiri dari atas 20 unit Toyota COMS berbasis Battery Electric Vehicle (BEV), 5 unit Toyota C+pod (BEV), dan 5 unit Toyota Prius PHEV untuk bisa disewa oleh wisatawan yang berkunjung ke Pulau Dewata.

Sponsored by MGID

Meski terkendala pandemi COVID-19, jumlah rombongan maupun wisatawan perorangan yang memanfaatkan program ini tergolong besar. Sejak diluncurkan pada 31 Maret 2021—bertepatan dengan 50 tahun Toyota Indonesia, jumlah rombongan wisatawan yang memanfaatkan program ini lebih dari 1.000 orang dengan total perjalanan sejauh lebih dari 75 ribu kilometer. Dari penggunaan sepanjang itu, kontribusi pengurangan emisi CO2 diperkirakan mencapai 7,8 ton.

Melihat respons yang besar dan positif tersebut, pada 2022 ini Toyota merencanakan untuk memperluas program EV Smart Mobility ke kawasan destinasi wisata yang lainnya, yaitu di wiilayah Toba, Sumatra Utara.

Baca Juga : Beli Unit Toyota di MaRI Sekarang, Dapatkan Nomor Pelat Kendaraan Limited Edition

Kijang Innova EV Concept dan Multi Pathway

Kehadiran Kijang Innova EV Concept adalah bagian upaya Toyota untuk menegaskan komitmen memberikan kontribusi terbaik kepada industri otomotif nasional serta mendukung kebijakan Pemerintah dalam mempercepat pengembangan kendaraan berbasis listrik. Mobil ini adalah kendaraan berbasis Toyota Kijang Innova yang sepenuhnya menggunakan tenaga listrik.

Kehadiran mobil ini sekaligus menjadi bukti kuat bahwa Indonesia mempunyai peluang besar untuk membangun ekosistem industri kendaraan listrik dengan menggunakan basis brand nasional. Meski belum memasuki tahap komersial, Kijang Innova EV Concept telah melalui tahap quality and safety assurance dan standar Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Baca Juga : Kalla Toyota Undi Paket Umrah di Gathering Online

"Hingga saat ini, tujuan memperkenalkan Kijang Innova EV Concept adalah untuk studi dan meningkatkan popularitas kendaraan listrik di tengah masyarakat. Kijang Innova EV Concept sebagai simbol komitmen Toyota terhadap ekosistem utama kendaraan listrik, dengan memanfaatkan pendekatan model lokal dan kendaraan listrik guna mengetahui kebutuhan mobilitas yang paling sesuai bagi masyarakat Indonesia,” kata Henry.

Kehadiran Innova BEV juga akan menjadi bukti kuat keseriusan Toyota memasyarakatkan kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Hal ini sebagai bagian dari strategi pengembangan kendaraan listrik yang dilakukan Toyota yang selalu mengedepankan pendekatan multipath way. Pendekatan yang tidak memfokuskan pengembangan kendaraan pada segmen atau teknologi tertentu. Ini sejalan dengan visi dan semangat Toyota untuk menghadirkan solusi mobilitas untuk setiap lapisan pelanggan.

"Kebutuhan pelanggan itu sangat beragam, baik dari sisi daya beli, penggunaan atau utility kendaraan, termasuk karakteristik dan ketersediaan infrastruktur. Oleh karena itu, Toyota selalu berupaya menawarkan pilihan yang luas kepada pelanggan, termasuk dalam kendaraan elektrifikasi. Toyota tidak fokus pada pengembang satu teknologi saja," ucap Henry.

Baca Juga : Sambut Kemerdekaan, PT Bumi Karsa Tanam 1000 Pohon Mangrove

Sejak awal 1990-an, Toyota secara global telah memberi perhatian yang besar terhadap pengembangan kendaraan listrik dengan menggunakan berbagai teknologi. Mulai dari teknologi HEV, PHEV, BEV, sampai Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) yang menggunakan bahan bakar hidrogen.

Sejak kehadiran generasi pertama Toyota Prius di Jepang pada 1997, Toyota telah mengimplementasi teknologi hybrid di berbagai model yang dipasarkan. Sejak 2014, Toyota juga telah memproduksi secara massal kendaraan Toyota Mirai yang menggunakan teknologi FCEV dan ini merupakan mobil pertama di dunia yang menggunakan bahan bakar Hydrogen.

Hingga saat ini, secara global Toyota telah menjual total lebih dari 20 juta unit kendaraan elektrifikasinya dan mengurangi emisi CO2 hingga lebih dari 140 juta ton dalam 20 tahun. (*)

#Toyota Astra Motor #Kalla Toyota #Kalla Group