Minggu, 09 Januari 2022 08:26

Kasus Omicron di Indonesia Terus Bertambah, Kebanyakan Sudah Vaksinasi Lengkap

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi.
Ilustrasi.

"Secara kumulatif kasus paling banyak berasal dari Turki dan Arab Saudi. Kemudian, kebanyakan kasus konfirmasi Omicron adalah mereka yang sudah lengkap vaksinasi COVID-19," kata Widyawati.

RAKYATKU.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan total konfirmasi virus Corona varian Omicron mencapai 333 orang hingga Sabtu (8/1/2022).

Berdasarkan lokasi, 97 persen kasus didominasi pelaku perjalanan luar negeri dan ada di Provinsi DKI Jakarta. "Pemerintah mencatat penambahan kasus sebanyak 199 orang sehingga total konfirmasi Omicron sebanyak 333 orang," ujar Widyawati, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, lewat keterangan tertulisnya.

Widya mengatakan, tambahan kasus baru ini terdiri atas 230 orang di antaranya pelaku perjalanan internasional.

Baca Juga : Kementerian Kesehatan: 18 Kasus Dugaan Hepatitis Akut di 7 Provinsi

Secara keseluruhan dari awal kasus Omicron pada Desember 2021 hingga akhir pekan ini, kasus transmisi lokal berjumlah 23 orang dan kasus dari pelaku perjalanan luar negeri berjumlah 295 orang.

"Secara kumulatif kasus paling banyak berasal dari Turki dan Arab Saudi. Kemudian, kebanyakan kasus konfirmasi Omicron adalah mereka yang sudah lengkap vaksinasi COVID-19," jelasnya.

Saat ini 99 persen kasus Omicron yang diisolasi memiliki gejala ringan bahkan tanpa gejala. Lalu, 4,3 persen kasus memiliki komorbid, seperti diabetes melitus dan hipertensi. Sementara, satu persen kasus membutuhkan terapi oksigen.

Baca Juga : Hampir 100 Persen Warga Indonesia "Kebal" COVID-19

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19, dr. Siti Nadia Tarmidzi, mengatakan bahwa Kemenkes merekomendasikan perawatan berupa perubahan tatalaksana pada pasien asimtomatik dan gejala ringan, seperti penambahan obat molnupiravir dan paxlovid. (*)

#Varian Omicron #Kementerian Kesehatan