Rabu, 10 November 2021 21:02

Jadi Irup Upacara Hari Pahlawan 10 November, Wawali Makassar Ajak Kalahkan Kemiskinan dan Kebodohan

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Jadi Irup Upacara Hari Pahlawan 10 November, Wawali Makassar Ajak Kalahkan Kemiskinan dan Kebodohan

Masyarakat Indonesia punya potensi besar dalam mengalahkan kemiskinan dan kebodohan, karena Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah dan letak geografis yang sangat strategis.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR -- Pemerintah Kota Makassar menggelar upacara Hari Pahlawan 10 November di halaman balai kota Makassar, Rabu (10/11/2021).

Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi bertindak selaku inspektur upacara. Dihadiri sekretaris daerah Kota Makassar, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Makassar, kepala OPD, berserta camat se-Kota Makassar.

Dalam sambutan seragam menteri sosial Republik Indonesia, Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meneladani perjuangan rakyat, merebut Kota Surabaya dari tangan penjajah.

Baca Juga : Optimalkan Setoran Pajak, Bapenda Makassar Kumpulkan Pengusaha Restoran dan Rumah Makan

"Perjuangan rakyat Surabaya, patut kita contoh, karena dengan satu tekad gigih berjuang dan pantang menyerah tanpa mengenal perbedaan serta tidak pernah peduli keterbatasan ataupun halangan para pejuang kita dengan gagah berani walaupun dengan persenjataan seadanya, mengusir penjajah," ucapnya.

Sesuai dengan Tema Hari Pahlawan tahun ini yakni "Pahlawanku Inspirasiku" Fatma meminta di masa sekarang ini, untuk menginspirasi semangat tekad, dan keyakinan mengalahkan musuh bersama, yakni kemiskinan dan kebodohan.

 

"Masyarakat Indonesia punya potensi besar dalam mengalahkan kemiskinan dan kebodohan, karena Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah dan letak geografis yang sangat strategis, sehingga hanya perlu mengelolanya dengan kerja keras, inovasi kreativitas tinggi, serta kewirausahaan yang pantang menyerah," tuturnya.

Baca Juga : Mendagri Sebut Danny Pomanto Wali Kota Pertama Survey Kekebalan Tubuh Terhadap Virus Covid-19

Kata Fatma memasuki bonus demografi yaitu periode dimana angka dependency rasio mencapai angka minimal, akan terdapat banyak tenaga kerja produktif untuk melawan kemiskinan dan kebodohan, di sisi lain juga terdapat kecenderungan berkurangnya lapangan kerja.

Sponsored by MGID

"Dengan semangat wirausaha yang sesungguhnya, pasti kita bisa dan ini patut menjadi cambuk untuk meneguhkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia," tuturnya.

 

Penulis : Usman Pala
#hari pahlawan #pemkot makassar