Minggu, 13 Juni 2021 09:58

Berkat Google Earth, Pria yang Hilang 20 Tahun Lalu Ditemukan Tinggal Tulang di Dalam Mobil

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Lokasi penemuan mayat William Moldt | goods.is
Lokasi penemuan mayat William Moldt | goods.is

Seorang pria yang hilang 20 tahun lalu, akhirnya ditemukan berkat Google Earth.

RAKYATKU.COM - Seorang pria di Florida, amerika serikat" href="https://rakyatku.com/tag/amerika-serikat">Amerika Serikat, bernama William Moldt, hilang pada November 1997. Kini pria tersebut akhirnya penemuan mayat" href="https://rakyatku.com/tag/penemuan-mayat">ditemukan, berkat Google Earth.

Saat itu, polisi mulai melakukan pencarian sejak dinyatakan hilang. Tapi tidak kunjung membuahkan hasil. Sehingga kasus tersebut pun dibekukan.

Namun kini, setelah hilang lebih dari 20 tahun, misteri hilangnya Moldt itu agaknya telah terpecahkan.

Baca Juga : Rusia Tuduh AS Terlibat Langsung dalam Perang di Ukraina

Menariknya, kasus ini bukan terpecahkan oleh penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian maupun pihak keluarga, tapi misteri itu terpecahkan berkat Google Earth.

Kasus tersebut terpecahkan, berawal dari penemuan manajer pengembangan sebuah perumahan bernama The Grand Isles melalui Google Earth. Penemuan itu ialah citra dari sebuah mobil yang tampak tenggelam di area perumahan tersebut.

 

Melihat hal tersebut, manajer pengembangan perumahan The Grand Isles pun segera melapor kepada pihak kepolisian. Tidak menunggu lama, pihak kepolisian pun langsung bergerak untuk menyelidiki laporan tersebut.

Baca Juga : Danny Pomanto Bertemu Diaspora Muslim Indonesia di Washington DC

Setelah mendapat titik tenggelamnya mobil tersebut, polisi pun langsung melakukan proses pengangkatan mobil. Saat mobil sudah terangkat, ditemukan kerangka di dalam mobil.

Sponsored by MGID

Kerangka itu pun segera diidentifikasi. Hasilnya sangat mengejutkan, ternyata kerangka tersebut adalah kerangka Moldt yang hilang sejak 1997 dan saat itu berusia 40 tahun.

Ketika Moldt menghilang, perumahan tersebut memang masih dalam proses pembangunan. Kemungkinan saat itu, Moldt dan mobilnya terperosok ke dalam kolam perumahan.

Baca Juga : Korea Utara Tuduh AS Lakukan Terorisme Biologi

Pihak kepolisian pun menjelaskan, kondisi mobil yang diangkat tersebut mulai hancur dan hal itu menunjukkan bahwa mobil tersebut telah berada di dalam air dalam waktu yang lama.

Sebenarnya citra mobil Moldt telah muncul sejak tahun 2007 di Google Earth namun sepertinya tidak ada yang menyadari hal tersebut. Baru saat ini ketika seorang manajer menyadarinya akhirnya Moldt ditemukan.

#google earth #penemuan mayat #Amerika Serikat