Kamis, 10 Juni 2021 10:18

Sadar Setelah Koma 24 Jam, Pria Skotlandia Ini Tiba-tiba Berbicara Pakai Bahasa Melayu

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Foto: dailymail.co.uk
Foto: dailymail.co.uk

Seorang pria asal Skotlandia bernama Fraser Watt, mengalami koma dan berada dalam kondisi antara hidup dan mati. Saat Fraser sadar, dia tiba-tiba berbicara bahasa Melayu.

RAKYATKU.COM - Seorang pria asal Skotlandia bernama Fraser Watt, mengalami koma dan berada dalam kondisi antara hidup dan mati. Saat Fraser sadar, dia tiba-tiba berbicara bahasa Melayu. Bahasa yang banyak digunakan di daerah Asia Tenggara.

Kejadiannya bermula pada tahun 1983. Saat itu, pria yang masih berusia 24 tahun tersebut mengalami kecelakaan mobil parah. Namun berhasil diselamatkan tepat waktu oleh petugas.

Jadi, selama 24 jam, dia masih tetap hidup, tapi belum memperoleh kesadaran.

Baca Juga : Ajaib, Wanita Ini Melahirkan saat Lagi Koma di Rumah Sakit

Para dokter yang menanganinya pun terkejut karena Fraser tiba-tiba berbicara bahasa Melayu. Mereka lalu memanggil orang yang bisa menerjemahkan ucapan Fraser. Untungnya, sang ibu bisa berbahasa Melayu dengan lancar.

Usut punya usut, ternyata dulu Fraser pernah tinggal di Malaysia ketika kecil dan cukup fasih berbahasa Melayu Malaysia ketika itu.

 

Tapi, dia hanya memakai bahasa Malaysia itu ketika kecil, dan setelah kembali ke Skotlandia, Fraser tidak pernah memakai bahasa tersebut selama 19 tahun. Setelah sadar dari koma, Fraser masih memakai bahasa Melayu hingga akhirnya kemampuan bahasa Inggrisnya kembali.

Baca Juga : Sehidup Semati, Remaja Ini Bunuh Diri setelah Sahabatnya Meninggal Akibat Kecelakaan

"Semua orang kaget ketika aku berbicara bahasa Malaysia, kayaknya hal ini karena aku waktu kecil memang fasih berbahasa Malaysia, tapi aku telah tidak lagi bicara dengan bahasa Melayu selama 19 tahun sebelum kecelakaan itu terjadi," ucapnya.

Fraser sendiri berada di Malaysia ketika kecil, tepatnya di daerah Borneo, karena mengikuti pekerjaan ayahnya yang seorang teknik sipil. Jadi, kemampuan berbahasa Melayu ini tidak diperoleh Fraser secara mendadak, tapi karena dia memang menguasainya sejak kecil.

Mungkin saja tabrakan itu menyebabkan trauma di otaknya sehingga dia hanya bisa mengakses bahasa Melayu dan tak bisa berbahasa Inggris.

#kecelakaan #koma #Bahasa Melayu