RAKYATKU.COM,PAREPARE--Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Tenaga Kerja kembali menuntaskan pelaksanaan Pelatihan Parepare Keren (Parepare Kecamatan Entrepreneurship Center) Tahap II Tahun 2026.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Dengan selesainya pelatihan tahap kedua tersebut, target pelaksanaan Program Parepare Keren tahun ini sebanyak 250 peserta berhasil direalisasikan sesuai perencanaan.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Parepare, La Ode Arwah Rahman, mengatakan pelatihan Tahap II berlangsung selama tiga hari dan diikuti oleh 124 peserta.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Baca Juga : Parepare Raih Terbaik I Pengelolaan Sampah, Dapat Insentif Fiskal Rp2 Miliar
Sebelumnya, pada Tahap I yang dilaksanakan pada pertengahan Juli lalu, sebanyak 126 peserta telah mengikuti pelatihan, sehingga total peserta tahun 2026 mencapai 250 orang.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
"Alhamdulillah, target pelaksanaan Pelatihan Parepare Keren Tahun 2026 dapat tercapai sesuai rencana. Seluruh peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari masyarakat yang diusulkan oleh 22 kelurahan se-Kota Parepare, mahasiswa khususnya dari komunitas dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) bidang kewirausahaan, organisasi kepemudaan, alumni pelatihan kerja, pencari kerja yang berminat membangun usaha mandiri, pelaku usaha mikro pemula, hingga unsur masyarakat lainnya yang memiliki minat menjadi wirausahawan," ujarnya.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Menurut La Ode, berbeda dengan tahun sebelumnya, pelaksanaan Parepare Keren Tahun 2026 didesain lebih komprehensif. Selain memperoleh materi mengenai kewirausahaan, peserta juga mendapatkan suplementasi materi untuk melengkapi pengetahuan sekaligus memperbesar peluang keberhasilan dalam membangun usaha.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Baca Juga : Tudang Laongruma di Bacukiki, Tasming Hamid Tekankan Pentingnya Musyawarah Petani
Suplementasi tersebut meliputi pemanfaatan Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah) sebagai peluang pemasaran produk UMKM, pembekalan mengenai sertifikasi halal bekerja sama dengan Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal Provinsi Sulawesi Selatan, serta pendampingan pembuatan akun SIAPKerja Kementerian Ketenagakerjaan agar peserta dapat mengakses berbagai layanan pemerintah, termasuk pelatihan lanjutan, sertifikasi kompetensi, informasi lowongan kerja, dan program pemberdayaan usaha.
"Harapan kami, peserta tidak hanya memahami bagaimana memulai usaha, tetapi juga mengetahui berbagai fasilitas pemerintah yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usahanya," jelasnya.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Tidak hanya berhenti pada pelatihan kewirausahaan, Dinas Tenaga Kerja Kota Parepare juga telah melakukan pemetaan kebutuhan pelatihan kompetensi teknis bagi alumni Parepare Keren Tahap I sebagai tindak lanjut pembinaan.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Program tersebut direncanakan akan dilaksanakan melalui kerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Pangkep, BPVP Bantaeng, dan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar, sebagai implementasi dari nota kesepahaman yang telah ditandatangani Wali Kota Parepare bersama ketiga balai tersebut.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Berdasarkan hasil pemetaan minat peserta, terdapat 11 bidang pelatihan yang diusulkan, yakni Desain Grafis, Menjahit Pakaian dengan Mesin, Pembuatan Olahan Ikan (Abon), Pembuatan Roti dan Kue (Pastry), Barista, Las, Servis Sepeda Motor Injeksi, Servis Handphone, Smart Creative/Digital Content Marketing, Tata Rias Kecantikan, dan Pembuatan Makanan Beku (Frozen Food).
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
La Ode berharap usulan tersebut dapat memperoleh persetujuan dari Kementerian Ketenagakerjaan sehingga alumni Parepare Keren dapat melanjutkan pembinaan melalui pelatihan kompetensi teknis sesuai bidang usaha yang diminati.
Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen
Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi
"Program Parepare Keren kami desain bukan sekadar pelatihan selama tiga hari. Setelah peserta dibangun pola pikir kewirausahaannya, mereka akan terus didampingi melalui pelatihan kompetensi teknis, perluasan akses pasar, legalitas usaha, hingga pemanfaatan berbagai program pemerintah. Dengan pola pembinaan yang berkelanjutan ini, kami berharap semakin banyak pengusaha baru yang lahir dan berkembang di Kota Parepare," pungkasnya.(*)
