Rabu, 05 Mei 2021 14:39

Ramai-ramai Warga Tinggalkan Makassar Sebelum Larangan Mudik Berlaku

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ramai-ramai Warga Tinggalkan Makassar Sebelum Larangan Mudik Berlaku

Warga sudah mulai tinggalkan Makassar jelang berlakunya larangan mudik. Kepadatan penumpang terlihat di Terminal Daya.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Penumpang terus berdatangan di Terminal Regional Daya Makassar, untuk mudik atau pulang kampung lebih awal. Hal tersebut dilakukan pasca adanya aturan larangan mudik yang ditetapkan pemerintah mulai hari ini (6/5/2021).

Salah satu penumpang bus yang akan ke Palopo, mengaku memilih untuk mudik lebih awal sebelum berlakunya larangan mudik tersebut.

"Mau ke Palopo, mudik memang. Kebetulan diliburkan lebih awal sama bos jadi hari ini bisa mudik sebelum ditutup jalan, " kata Nia kepada Rakyatku di terminal Daya, Rabu (5/5/2021).

Baca Juga : Pakar: Penyekatan Mudik Tak Efektif, Hanya Formalitas

Nasrun, penumpang lainnya, juga mudik lebih awal, meskipun belum diliburkan di tempat kerjanya namun dia minta jatah cutinya agar bisa mudik lebih awal.

"Kalau saya setelah dapat THR langsung minta jatah cuti lebih awal. Istriku di sana sudah menelepon minta mudik cepat sebelum ada pelarangan mudik," kata Nasrun, penumpang bus ke Luwu Timur.

 

Lonjakan penumpang terus akan tejadi di terminal Regional Daya Makassar menjelang berlakunya larangan mudik tersebut.

Baca Juga : ASN Parepare yang Tambah Libur Diancam Sanksi, Diminta Share Location Tiap Pagi

"Untuk hari ini mungkin estimasinya akan terjadi lonjakan itu sekitar 15 persen, jadi mulai pagi ini sampai sebentar malam mungkin sekitar 2000-2.500 orang," Kata Kepala Terminal Regional Daya, Muhsin R Radja.

Penulis : Usman Pala
#asn dilarang mudik #larangan mudik