Rabu, 14 April 2021 08:01

PKB Makassar Tegas Tolak Muktamar Luar Biasa

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
PKB Makassar Tegas Tolak Muktamar Luar Biasa

PKB Kota Makassar menolak Muktamar Luar Biasa (MLB).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) diterpa isu Muktamar Luar Biasa (MLB). Namun nampaknya MLB tidak didukung oleh semua kader PKB.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Makassar, Fauzi Andi Wawo. Ia menegaskan Muktamar yang dilaksanakan di Bali sudah sesuai dengan AD/ART partai.

"Tidak mungkin dilaksanakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) jika terjadi pelanggaran AD/ART," kata Fauzi Andi Wawo.

Baca Juga : Terkait Isu Muktamar Luar Biasa, Pengamat: Elite PKB Harus Meminimalkan Konflik Internal

Olehnya itu Fauzi Andi Wawo menambahkan DPC PKB Makassar dengan tegas menolak MLB tersebut. Ia juga mengaku tidak mengenal dan tidak pernah ada komunikasi dengan pihak-pihak yang ingin menggelar MLB tersebut.

"Kami menolak dan menentang KLB, dan kami tidak pernah ada komunikasi dengan pihak-pihak yang menginginkan dilaksanakan KLB," tambahnya.

 

Fauzi Andi Wawo yang saat ini menjabat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel mengatakan, tidak ada kesalahan dalam pemilihan ketua DPC atau pun DPW. Hal ini kata dia karena pemilihan ketua DPC di kabupaten/kota tidak serta merta dilakukan atas dasar suka atau tidak suka dari DPP PKB.

Baca Juga : Jelang Muscab PKB Makassar, Fauzi Andi Wawo: Kedepankan Musyawarah Mufakat

"Tahapan pemilihan Ketua DPC atau DPW cukup panjang dan ketat. Tiga bulan sebelum Musyawarah dilakukan, ada tim dari DPP turun melakukan monitoring dan menyortir kader yang berpotensi didorong menjadi calon ketua DPC atau DPW," lanjutnya.

"Nama-nama yang berpotensi jadi calon ketua DPC/DPW selanjutnya akan dibahas dalam pra Muscab atau pra Muswil. Jika calon ketua bermasalah tentu akan dipersoalkan saat pembahasan di Pra Muscab atau Pra Muswil," terangnya.

Selain itu, lanjut Fauzi Andi Wawo, dietiap DPC/DPW ada aplikasi yang diisi setiap bulan menyangkut kinerja DPC/DPW. Ini akan menjadi sakan satu poin penilaian, termasuk hasil monitoring oleh DPP.

Baca Juga : PKB Usung Dilan, Azhar Arsyad: Makassar Tak Butuh Pemimpin Pengkhianat

"Jadi tidak serta merta. Semua ada tahapan dan prosedunya," katanya.

Penulis : Syukur
#pkb makassar