Senin, 29 Maret 2021 23:04

Dua Kepala Daerah Hingga Pemain PSM Makassar Gabung Nasdem

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Foto: Rakyatku.com/Syukur Nutu
Foto: Rakyatku.com/Syukur Nutu

Nama lain yang ikut dikukuhkan, diantaranya istri Wali Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail serta Iqbal Djalil alias Ije yang merupakan mantan anggota DPRD Makassar dari PKS.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dua kepala daerah di Sulsel gabung Nasdem. Ada nama Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana, dan Wakil Bupati Barru Aska Mappe. Bersama puluhan tokoh lainnya, keduanya dikukuhkan dalam Rakorwil Nasdem Sulsel, Senin (29/3/2021).

Rakorwil Nasdem Sulsel dibuka secara langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Ahmad Ali. Hadir juga elite DPP Nasdem yang juga Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo. Ikut mendampingi, Ketua DPD Nasdem Sulsel yang juga legisator DPR RI, Rusdi Masse.

Nama lain yang ikut dikukuhkan, diantaranya istri Wali Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail serta Iqbal Djalil alias Ije yang merupakan mantan anggota DPRD Makassar dari PKS. Serta Jufri Pabe, mantan anggota DPRD Makassar dari partai Hanura.

Termasuk pemain PSM Makassar, Abdul Rahman, dan Andi Oddang, mantan pemain Juku Eja, julukan PSM Makassar.

Baca Juga : Mantan Sekda Sulsel Abdul Latief Tutup Usia, DPW Nasdem Sulsel Ikut Berduka

"Malam hari ini, dari lintas profesi dengan bangga berduyun-duyun memilih dan bergabung di rumah restorasi. Ini menjadi kekuatan bagi kita semua. Hari ini DPW NasDem Sulsel kembali mempertontonkan hal-hal yang baik. Berbagai tokoh berbondong-bondong masuk di rumah besar restorasi Partai NasDem," kata Ahmad Ali.

 

Ketua Fraksi NasDem DPR RI tersebut, meyakinkan bahwa di partai NasDem tidak ada perbedaan antara kader lama dan baru, semua sama. Ahmad Ali mengingatkan agar kekuatan ini harus dikelola secara baik. Kepada kader baru, dia menjelaskan bahwa tak ada klasifikasi antar sesama kader. Semua posisinya sama.

Baca Juga : Fatmawati Rusdi Bekali Peserta Rakorwil NasDem Sulsel Soal Pendanaan Partai

"Yang membedakan adalah kemampuan dalam mengabdikan diri ke masyarakat. Di Partai NasDem tidak ada klaster kader baik lama maupun baru. Tidak ada lagi kader kelas satu, kelas dua. Yang membedakan ialah apa yang kamu berikan ke Nasdem untuk kepentingan masyarakat. Selamat kepada kader baru, ini adalah rumah pergerakan," sebutnya.

Penulis : Syukur
#NasDem Sulsel