Senin, 22 Februari 2021 11:02

Pendukung Prabowo pada 2019 Cenderung Tidak Percaya Vaksin, Gerindra Anggap Aneh

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Habiburokhman, Wakil Ketua Umum Gerindra. (Foto: Law Justice)
Habiburokhman, Wakil Ketua Umum Gerindra. (Foto: Law Justice)

Partai Gerindra menilai, hasil survei itu aneh karena mengaitkan dukungan politik masa lalu dengan kondisi saat ini.

RAKYATKU.COM - Pendukung Prabowo Subianto cenderung tidak percaya dengan vaksin COVID-19. Demikian hasil survei Indikator Politik Indonesia.

Partai Gerindra menilai, hasil survei itu aneh karena mengaitkan dukungan politik masa lalu dengan kondisi saat ini.

"Saya nggak ngerti arah survei ini ke mana, agak aneh saja mengaitkan peta dukungan politik masa lampau dengan persoalan vaksin masa kini. Kalaupun hasil survei seperti itu, saya pikir hanya kebetulan," kata Habiburokhman, Wakil Ketua Umum Gerindra, dikutip dari Detik, Senin (22/2/2021).

Baca Juga : 

Menurutnya, adanya masyarakat yang tidak percaya vaksin COVID-19 bukan hanya terjadi di Indonesia. Oleh karena itu, kata dia, hampir semua pemimpin dunia mengajukan diri sebagai penerima vaksin pertama di negara masing-masing.

"Tugas kita bersama untuk meyakinkan masyarakat soal pentingnya vaksin, dan hasilnya sudah mulai nampak karena resistensi terhadap vaksin terus berkurang," tuturnya.

 

Habiburokhman meminta agar masyarakat, termasuk pendukung Prabowo untuk bersedia divaksinasi. "Ya, sejak awal saya sendiri mengajukan sebagai orang pertama yang divaksin, walau belum dikabulkan. Namun, saya terus menyerukan kepada masyarakat agar bersedia divaksin," katanya.

 

Sumber: Detik

#Vaksin Covid-19 #Prabowo Subianto