Jumat, 12 Februari 2021 10:03

Jangan Terlalu Senang Ada Vaksin COVID-19, Vaksinasi Bisa Makan Waktu Bertahun-Tahun

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Negara-negara yang telah memulai program vaksinasi tidak akan mendapat keuntungan dari program ini sampai imunisasi di negara-negara lain ditingkatkan.

RAKYATKU.COM - Vaksin COVID-19 memang telah ada, berbagai macam merek, dan sudah terdistribusi ke berbagai belahan dunia. Namun, seorang pakar penyakit menular asal Australia memperingatkan bahwa vaksinasi kepada masyarakat di seluruh dunia dapat memakan waktu bertahun-tahun.


Dalam pidatonya di hadapan organisasi National Press Club (NPC), Sanjaya Senanayake, dokter penyakit menular sekaligus lektor kepala di fakultas kedokteran Australian National University, mengatakan hanya 10 persen warga di 70 negara termiskin di dunia yang akan menerima vaksin pada akhir 2021.

Dia memperingatkan, negara-negara yang telah memulai program vaksinasi tidak akan mendapat keuntungan dari program ini sampai imunisasi di negara-negara lain ditingkatkan.

Baca Juga : Koordinator Posko Covid-19 Barru: Banyak Data Vaksin 2 Warga Drop Out

"Pada tingkat vaksinasi saat ini, dapat diperkirakan bahwa kita tidak akan mencapai cakupan vaksinasi global sebesar 75 persen selama sekitar enam tahun," kata Senanayake, Rabu (10/2/2021).

"Bukan satu atau dua tahun, melainkan enam," ujarnya menekankan.

"Jika kita melanjutkan vaksinasi COVID-19 global ini, sementara di belahan dunia yang lain tingkat penularan masih tidak terkendali, kita hanya akan melihat kemunculan galur-galur yang mematikan, yang mungkin akan berdampak lebih jauh terhadap efikasi vaksin," tuturnya.

Baca Juga : Capaian Vaksinasi Dosis Dua Rendah, Kemenkes: Masyarakat Merasa Tak Perlu Dapat Perlindungan

Sumber: Xinhua, Antara

#Vaksin Covid-19 #vaksinasi covid-19