Selasa, 26 Januari 2021 19:14

Disdikbud Parepare Manfaatkan TV Lokal Fasilitasi Siswa Belajar Daring

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Arifuddin Idris, Plt Kadisdikbud Kota Parepare.
Arifuddin Idris, Plt Kadisdikbud Kota Parepare.

Mengatasi kejenuhan peserta didik belajar di rumah, ini adalah satu solusi. Menggunakan metode-metode inovatif yang membuat mereka merasa nyaman dan senang belajar daring.

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)
Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menapaki kemungkinan memanfaatkan siaran televisi lokal sebagai salah satu solusi pembelajaran daring.

"Ini persoalan tingkat kejenuhan anak belajar di rumah. Inilah sehingga salah satu solusi untuk menjawab itu adalah guru harus menggunakan metode-metode inovatif yang membuat anak merasa nyaman dan senang belajar daring," kata Arifuddin Idris, Plt Kadisdikbud Kota Parepare, Selasa (26/1/2021).

"Maka ini perlu evaluasi. Kita sudah bekerja sama dengan TV Peduli untuk mencoba membuat jadwal penayangan materi-materi pembelajaran, tapi itu kan terbatas. Terbatas dari sisi waktu, walupun sebenarnya sudah berkembang, sudah ada kemajuan terkait kompetensi guru dalam membuat video pembelajaran. Yang sesuai dengan materi ajarnya masing-masing. Tapi, itu tidak mungkin semua materi pelajaran terangkum di waktu yang sempit yang sudah terjadwal di TV Peduli. Jadi kami menganggap bantuan TV Peduli besar, tapi bukan pokok," bebernya.

Baca Juga : 

Selain itu, untuk peserta didik yang terkendala dengan sarana dan prasana, seperti tidak memiliki ponsel yang layak digunakan belajar daring, tidak perlu khawatir.

Itu karena Disdikbud Parepare akan melakukan pembelajaran secara luring dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19.

"Namun, yang tidak memiliki sarana pendukung tidak masalah seperti tidak ada HP yang layak atau tidak memiliki HP. Kami lakukan kemarin proses luring di luar jaringan dengan tetap berprinsip untuk mencegah penyebaran COVID. Kami buatkan sistem modul," kata Arifuddin.

 

"Jadi guru mengantarkan siswanya ke rumah memberi pemahaman kepada orang tua. Jadi itu di kerja per tiga hari. Ini sudah berjalan, cuma kami belum melakukan evaluasi karena kemarin saya coba melakukan namun terkendala jaringan," tutupnya.

Penulis : Hasrul Nawir
#Disdikbud Parepare #Pemkot Parepare