Jumat, 22 Januari 2021 17:39

KPU Makassar Pastikan Penetapan Wali Kota Terpilih Utamakan Protokol Kesehatan

Trio Rimbawan
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Gambar lembaran undangan acara penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih oleh KPU Makassar.
Gambar lembaran undangan acara penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih oleh KPU Makassar.

Karena pandemi Covid19. KPU Makassar akan laksanakan penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih dengan menerapkan Protokol Kesehatan serta membatasi jumlah orang yang hadir.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar telah menentukan jadwal penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih hasil Pilkada serentak 202

Rencananya, penetapan itu akan dilaksanakan di Hotel Claro Makassar, Sabtu (23/01/2021) pukul 09.00 WITA. Undangan pun telah didistribusikan KPU Makassar.

Seluruh pasangan calon yang ikut berkontestasi ikut diundang. Meski diketahui hasil Pilwalkot Makassar lalu, dimenangkan paslon Moh Ramdhan “Danny” Pomanto-Fatmawati Rusdi.

Baca Juga : Komisioner KPU: Pilkada Tanpa Konflik dan Gugatan Tanda Warga Makassar Terbukti Sudah Dewasa Berpolitik

Menurut Komisioner KPU Makassar, Gunawan Mashar, giat penetapan itu tetap mematuhi Protokol Kesehatan. Mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Dengan begitu, jumlah undangan dibatasi untuk menghadiri proses penyerahan SK penetapan tersebut.

 

“Untuk acara penetapan paslon terpilih, yang kami undang Bawaslu Makassar, Forkopimda, paslon, partai pengusul. Tiap paslon diberi id 10,” tutur Gunawan dalam keterangan resminya, Jumat (22/01/2021) tadi.

Baca Juga : Sebulan, 239 Calon Pemilih Meninggal Dunia di Makassar

Jumlah itu sudah masuk paslon, pimpinan partai pengusul (ketua dan sekretaris), ditambah LO.

Sponsored by MGID

Bahkan jumlah yang masuk lebih kita perkecil kagi. Semoga dipatuhi demi kesehatan dan keselamatan kita bersama,” pinta dia menambahkan.

KPU Makassar diketahui telah memastikan jika Pilkada Makassar tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Menyusul terbitnya daftar perkara sengketa Pemilu yang teregistrasi di MK.

Baca Juga : OPD Belum "Move On" dan Tak Bekerja Maksimal Selesaikan RPJMD, Danny: Saya Bisa Non Jobkan

 

Sponsored by advertnative
 
#Penetapan Wali Kota Terpilih #kpu makassar #danny-fatma