Kamis, 19 November 2020 13:33

Mantap Pilih ADAMA', Pemilih Milenial: Selama Ini Kami Termakan Hoaks

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pasangan nomor urut 1 Pilkada Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma).
Pasangan nomor urut 1 Pilkada Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma).

"Ternyata selama ini kita telah salah menilai. Waktu umur kita masih kecil, ternyata Bapak Danny Pomanto sudah sukses membangun Makassar. Kami tumbuh besar dalam tujuh tahun terakhir berkat salah satu program Bapak Danny Pomanto, seperti jagai anak ta'."

RAKYATKU.COM - Para pemilih milenial atau anak muda di Kota Makassar jumlahnya makin bertambah memberi dukungan dan siap memenangkan pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma).

Sebagian dari mereka adalah pendukung dari pasangan calon lainnya. Selebihnya adalah anak muda yang belum menjatuhkan pilihannya ke siapapun selama ini. Termasuk komunitas Generasi Milenial Makassar (GMM).

"Kami Generasi Milenial Makassar for ADAMA' menyatakan dukungan ke pasangan Danny-Fatma. Kami siap memenangkan dan menyosialisasikan semboyan satu bukti lebih baik dari seribu janji," tegas Koordinator GMM For ADAMA', Fadlan Jaya, Kamis (19/11/2020).

Baca Juga : 

Salah satu yang jadi alasan mereka mengalihkan dukungan ke paslon nomor urut 1 karena kinerja. Danny-Fatma dianggap pasangan paling ideal dan sudah memberi bukti nyata.

Danny dengan pengalaman dan inovasinya selama menjabat sebagai Wali Kota Makassar periode 2014-2019 silam. Sementara Fatma menjadi representasi atau perwakilan kaum perempuan dalam kontestasi lima tahunan itu.

Menurut Fadlan, beberapa rekannya telah melakukan crosscheck terlebih dahulu, mencari siapa kandidat terbaik untuk memimpin Kota Makassar selama lima tahun ke depan. Hasilnya, jatuh kepada pasangan Danny-Fatma.

 

"Kami generasi milenial sempat gelisah dan berpikir bagaimana caranya menentukan pilihan pada kandidat yang punya pengalaman dan kinerja yang baik. Kami lalu mencari tahu semua kebenarannya. Ternyata Danny-Fatma punya program khusus bagi kami (generasi milenial), yaitu smart milenial. Ini menandakan bahwa Danny-Fatma adalah calon pemimpin yang ideal sebab mampu merangkum semua kalangan termasuk anak-anak muda," beber Fadlan.

Keputusan untuk mengalihkan dukungan tersebut, katanya, juga diperkuat oleh informasi dari berbagai media massa mengenai kinerja Danny-Fatma. Para orang tua di lingkungan mereka telah menceritakan bagaimana kesuksesan Danny saat memimpin Kota Makassar.

"Ternyata selama ini kita telah salah menilai. Waktu umur kita masih kecil, ternyata Bapak Danny Pomanto sudah sukses membangun Makassar. Kami tumbuh besar dalam tujuh tahun terakhir berkat salah satu program Bapak Danny Pomanto, seperti jagai anak ta'," ujar Fadlan.

Menurutnya, keputusan untuk mengalihkan dukungan tersebut sudah bulat. Bahkan, GMM for ADAMA' telah menyiapkan acara deklarasi dukungan dalam waktu dekat ini. Waktunya menunggu struktur kepengurusan mereka rampung.

"Tunggu dalam beberapa hari kedepan kita akan deklarasi, sekaligus kita akan merekrut para milenial yang belum menentukan sikap. Sambil kita memantapkan struktur," demikian Fadlan.

Sebelumnya, ada beberapa komunitas milenial yang terlebih dahulu mendeklarasikan dukungannya. Seperti Generasi Milenial ADAMA’, Milenial ADAMA’, dan beberapa komunitas lainnya.

Koordinator Milenial ADAMA’, Abd. Muis mengatakan, semenjak komunitasnya mengarahkan dukungan, pihaknya intens menyosialisasikan program-program Danny-Fatma. Terutama yang terkait milenial. Mulai tentang beasiswa, skill training gratis, hingga program lainnya yang pro-milenial.

#danny pomanto menangis #Pilkada Makassar 2020