Selasa, 10 Maret 2026 12:22

Wajo Terima Alokasi IJD Tertinggi di Sulsel, Wabup Apresiasi Perjuangan Andi Iwan Darmawan Aras

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Wajo Terima Alokasi IJD Tertinggi di Sulsel, Wabup Apresiasi Perjuangan Andi Iwan Darmawan Aras

Usulan tersebut diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan di berbagai wilayah Kabupaten Wajo, sehingga mampu menunjang konektivitas, mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

RAKYATKU.COM, WAJO — Kabupaten Wajo menjadi daerah dengan alokasi anggaran tertinggi dalam program Inpres Jalan Daerah (IJD) di Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2025. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp165 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, saat menghadiri kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama di kediaman Wakil Bupati Wajo di Jalan Nusa Indah, Sengkang, Senin (9/3) malam.

Menurut legislator dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia tersebut, alokasi anggaran untuk Wajo merupakan yang terbesar dibandingkan kabupaten lain di Sulawesi Selatan.

Baca Juga : BKPSDM Wajo Jelaskan Status Mutasi Dua ASN yang Tersangkut Perkara Hukum

“Tidak ada satu pun kabupaten di Sulawesi Selatan yang anggarannya sampai di atas Rp100 miliar. Untuk Kabupaten Wajo, kita berhasil mendapatkan Rp165 miliar,” kata AIA.

Selain itu, Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan itu menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan berbagai usulan pembangunan dari Pemerintah Kabupaten Wajo agar dapat direalisasikan di tingkat pemerintah pusat maupun kementerian terkait.

Ia menjelaskan, untuk tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Wajo kembali mengusulkan sejumlah ruas jalan yang dinilai layak mendapatkan intervensi anggaran melalui program Inpres Jalan Daerah yang bersumber dari APBN.

Baca Juga : Lantikan 364 Pejabat Bernuansa Adat, Bupati Wajo Tekankan Nilai Yassiwajori dalam Pelayanan Publik

“Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Wajo sudah mengusulkan beberapa ruas jalan yang kira-kira bisa diintervensi lagi oleh APBN. Tentunya kami selaku wakil masyarakat Kabupaten Wajo akan berusaha mengoptimalkan agar usulan tersebut bisa mendapatkan alokasi anggaran pada 2026 ini,” ujarnya.

AIA menambahkan, program IJD pada dasarnya bergantung pada perencanaan dan usulan dari pemerintah kabupaten. Selanjutnya, usulan tersebut diperjuangkan di tingkat kementerian agar dapat masuk dalam program pembangunan nasional.

“Masalah usulan IJD dan program lainnya memang harus direncanakan oleh pemerintah kabupaten. Nanti kami yang menyampaikan dan memperjuangkannya di kementerian agar bisa dieksekusi. Kami akan berusaha semaksimal mungkin, mudah-mudahan bisa terealisasi pada 2026. Jika belum, akan kembali diupayakan pada 2027,” katanya.

Baca Juga : Agregator Nasional Jajaki Kerja Sama Ekspor, Wabup Wajo: Momentum UMKM Naik Kelas ke Pasar Global

Sementara itu, Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi serta dukungan yang diberikan Andi Iwan Darmawan Aras dalam mendorong pembangunan infrastruktur di Kabupaten Wajo.

Ia mengungkapkan, pada tahun 2025 terdapat empat ruas jalan di Kabupaten Wajo yang mendapatkan pembangunan melalui program Inpres Jalan Daerah dengan total anggaran Rp165 miliar.

“Tahun 2025 ini ada empat ruas jalan melalui Inpres Jalan Daerah dengan total anggaran Rp165 miliar. Tahun 2026 ini kembali kami usulkan anggaran pembangunan jalan sekitar Rp200 miliar,” ujar Baso Rahmanuddin.

Baca Juga : Buka Puasa Bersama Gubernur Sulsel, Andi Rosman: Momentum Perkuat Sinergi Antar Daerah

Usulan tersebut diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan di berbagai wilayah Kabupaten Wajo, sehingga mampu menunjang konektivitas, mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Penulis : Abd Rasyid. MS
#Andi Iwan Aras #pemkab wajo