Rabu, 28 Oktober 2020 20:06

30 Petugas Dikerahkan untuk Evakuasi Pria Gemuk Menggunakan Crane

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi Pria Obesitas Yang Mengurung Diri Lebih Dari 5 Tahun Di Kamar Apartemennya (Foto: Sourced/via Daily Star)
Ilustrasi Pria Obesitas Yang Mengurung Diri Lebih Dari 5 Tahun Di Kamar Apartemennya (Foto: Sourced/via Daily Star)

Tubuhnya yang mengalami obesitas tidak bisa bergerak dan hanya bisa tertahan di tempat tidurnya. Pria berusia 30 tahun bernama Jason Holton asal dari Camberley di Surrey itu memiliki berat badan sekitar 317 kilogram.

RAKYATKU.COM - Pria paling gemuk di Inggris ini terpaksa harus dikeluarkan dari apartemennya oleh pemadam kebakaran menggunakan crane melalui jendela.

Tubuhnya yang mengalami obesitas tidak bisa bergerak dan hanya bisa tertahan di tempat tidurnya. Pria berusia 30 tahun bernama Jason Holton asal dari Camberley di Surrey itu memiliki berat badan sekitar 317 kilogram.

Ia membutuhkan perawatan medis segera setelah bertahun-tahun kecanduan makanan berkalori tinggi setiap harinya.

Baca Juga : 

Jason kecanduan makanan takeaway sejak tahun 2014. Secara teratur ia mengeluarkan uang 30 poundsterling atau setara Rp572 ribu per hari untuk memesan kebab, chow mien, dan keripik dari takeaway favoritnya dikutip dari dream.co.id.

Karena mengalami perubahan berat badan yang drastis, Jason menjadi sangat tertekan hingga akhirnya ia menyerah pada keadaan dirinya.

Tubuhnya tidak bisa digerakkan sedikitpun dari tempat tidur. Akan tetapi Jason tidak menyerah, akhirnya ia memutuskan untuk menelpon layanan gawat darurat untuk meminta bantuan rumah sakit.

 

Sebanyak 30 petugas layanan darurat dikerahkan untuk mengevakuasi Jason keluar dari apartemennya. Evakuasi tersebut melibatkan alat berat yang memakan waktu selama dua jam. Insinyur pun juga diterjunkan untuk membantu proses evakuasi.

Jason dengan tubuhnya yang terlampau gemuk akhirnya berhasil dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Jason mengidap lymphoedema di selangkangan dan kakinya. Ini adalah suatu kondisi yang menyebabkan retensi air dan pembengkakan.

Masih di ranjang rumah sakit Jason mengatakan, “ saya telah memakan makanan berkalori tinggi, sampai saya tiba-tiba tidak bisa bergerak satu inci pun. Tapi saya senang tinggal di apartemen tanpa meminta bantuan.”

Awalnya Jason berniat untuk membiarkan tubuhnya tergeletak di tempat tidur dan putus asa. Sebab ia merasa sudah tidak ada lagi harapan di dalam hidupnya.

“ Aku meninggalkan diriku untuk mati dan menunggu hatiku menyerah. Saya merasa tidak ada yang tersisa dalam hidup saya,” ungkap Jason hampir putus asa.

Diketahui, Jason telah terperangkap di dalam apartemennya selama bertahun-tahun lamanya. Selama itu pula ia kecanduan makanan takeaway dan mengonsumsi cokelat, keripik, sandwich dan makanan berkalori lainnya.

Ia sudah terperangkap di apartemennya itu selama lebih dari lima tahun. Karea tubuhnya yang sudah mengalami obesitas, petugas layanan darurat pun menggunakan derek dan crane untuk mengeluarkannya melalui jendela.

Ada seorang ibu paruh baya, Leisa, di rumah Jason yang bertugas mengurus anaknya. Leisa mengatakan dirinya takut kehilangan Jason.

“ Saya takut padanya dan juga takut kehilangan dia. Dokter mengatakan ia tidak akan mampu bertahan selama lima tahun lagi. Sebab ia akan mengalami serangan jantung,” ungka Leisa.

Jason juga mengaku saat dirinya dikeluarkan melalui jendela, ia bisa merasakan udara segar untuk pertama kalinya setelah hampir enam tahun terperangkap di dalam kamar.

#viral #Unik #aneh