Selasa, 25 Agustus 2020 14:31

15 Orang Tewas dalam Bom Bunuh Diri di Pulau Jolo Filipina

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Saat polisi sedang memeriksa lokasi, seorang perempuan yang membawa bom mencoba menerobos garis polisi lalu meledakkan dirinya serta menewaskan sejumlah orang di sekitarnya.

RAKYATKU.COM - Dua ledakan bom termasuk satu bom bunuh diri terjadi di Pulau Jolo, Filipina Selatan. Lima belas orang tewas dilaporkan tewas.

"Kami mengecam keras ledakan yang terjadi di Jolo," kata Harry Roque, juru bicara Presiden Filipina, dilansir Channel News Asia, Selasa (25/8/2020).

 

Sumber di militer menginformasikan bahwa kedua bom meledak dalam rentang satu jam di kota yang menjadi basis kelompok Abu Sayyaf itu.

Baca Juga : Kapolri Instruksikan Usut Tuntas Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar

Kelompok ini mencoba memisahkan wilayah dari kekuasaan Manila dan mendirikan pemerintahan berbasis Islam.

Pejabat militer mengatakan bom pertama meledak pada siang hari ketika sebuah bom rakitan yang dipasang di sebuah sepeda motor meledak.

Motor itu terparkir di dekat dua truk militer sehingga menewaskan sejumlah tentara dan warga sipil.

Baca Juga : Korban Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar, 10 Orang Polisi dan 1 Warga Sipil

Saat polisi sedang memeriksa lokasi, seorang perempuan yang membawa bom mencoba menerobos garis polisi lalu meledakkan dirinya serta menewaskan sejumlah orang di sekitarnya.

Sponsored by MGID

Delapan tentara dan enam warga sipil tewas dalam serangan ini. Selain itu, 27 petugas keamanan dan 48 warga sipil terluka.

Reuters melansir belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas insiden ini.

Baca Juga : Mantan Presiden Filipina Fidel Valdez Ramos Meninggal di Usia 94 Tahun

Sumber: Reuters

#Bom Bunuh Diri #Filipina