RAKYATKU.COM - Jendela kaca itu menjadi saksi cinta petugas medis pada pasien Covid-19. Di situ pula, pesan mengharukan dituliskan seorang pria yang sembuh dari virus mematikan itu.
Pesan menyentuh di jendela kaca ruang isolasi itu ditujukan kepada staf medis yang merawatnya. Ketika dia berada di ruang ICU. Selama belasan hari.
Selama tinggal di Klinik Cleveland, staf menggunakan jendela kaca untuk berkomunikasi dengan pria yang tidak disebutkan identitasnya itu. Itu untuk menghindari risiko kontaminasi Covid-19.
Ketika tiba saatnya untuk meninggalkan rumah sakit, pria itu menggunakan jendela yang sama untuk menyatakan rasa terima kasihnya.
"Jendela ini telah menjadi jendela paling berjasa dalam hidup saya," katanya seperti dikutip dari Fox News.
"Pada hari-hari ketika aku melihatmu bekerja keras untuk membuatku dan orang lain tetap hidup. Kami tidak bisa berterima kasih atas waktu yang kamu curahkan kepada kami," tulisnya.
"Meskipun aku mungkin tidak akan pernah mendapatkan kesempatan untuk menuangkan cinta dan dukungan yang sama kepadamu, aku ingin Anda tahu bahwa saya pikir Anda semua adalah bintang," lanjutnya.
Pasien mengatakan dia melihat beberapa staf menjalani malam-malam yang berat. Kadang mereka sangat bersemangat. Namun, pada malam lainnya tidak kuat menahan lelah yang amat sangat.
Tetapi petugas medis tersebut tetap menunjukkan kepedulian tinggi selama masa perawatan.
"Hari ini saya meninggalkan ICU ini sebagai orang yang berubah. Semoga menjadi lebih baik. Bukan hanya karena jasa Anda atas arahan dan bimbingan Tuhan, tetapi bahwa ada orang-orang yang luar biasa yang mendedikasikan dirinya untuk merawat dan memberi perhatian orang lain. Tuhan memberkati kalian masing-masing," lanjutnya.
Pesan tersebut dibagikan di halaman Instagram Cleveland Clinic. Dalam waktu kurang dari 24 jam disukai hampir 9.000 orang.
